Home / Peristiwa

Senin, 13 September 2021 - 21:54 WIB

1.000 Santri Apik Kaliwungu Divaksin

Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Apik Kaliwugu. (Foto: Diskominfo Kendal)

Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Apik Kaliwugu. (Foto: Diskominfo Kendal)

NYATANYA.COM, Kendal – Sebanyak 1.000 orang santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Apik Kaliwungu telah divaksin dosis 1, Senin (13/9/2021).

Apresiasi disampaikan Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada Pimpinan Pondok Pesantren Apik Kaliwugu dan para santri yang sudah mendukung dan menyukseskan program vaksinasi. Bupati juga berpesan kepada para santri walaupun sudah divaksin, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Disampaikan, selain di pondok pesantren, pelaksanaan vaksinasi juga terus dilakukan di tempat lain. Hal itu dilakukan untuk mencapai target vaksinasi di Kabupaten Kendal.

Baca juga   Untuk Kedua Kalinya, Pemkab Sleman Raih ‘Anugerah KPAI 2021’

Terkait mekanisme pendaftaran, bupati menyampaikan, di Kendal ada tiga pendaftaran, yaitu pendaftaran melalui online, melalui pemerintah desa, dan melalui tempat seperti pondok pesantren.

“Diharapkan dengan adanya tiga konsep pendaftaran vaksinasi seperti ini, pelaksanaan vaksinasi ke depan bisa lebih cepat lagi, dan harapannya vaksin sekarang sudah lebih banyak didatangkan di Kabupaten Kendal, sehingga penyerapannya harus lebih ditingkatkan agar bisa lebih maksimal,” kata bupati saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Apik Kaliwungu.

Ketua Yayasan Ponpes Apik Kaliwungu, Fadlullah Turmudzi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal, Kepala Dinas terkait, dan para tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini.

Baca juga   Alhamdulillah, Bantuan Terus Mengalir untuk Penanganan Pandemi di Jateng

“Dengan adanya vaksinasi ini, tentunya apa yang menjadi kebutuhan para santri untuk menunjang kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Santri Ponpes Apik asal Dusun Brayu Desa Singorojo Rofiq, merasa sangat senang karena sudah divaksin.

“Alhamdulillah, barusan sudah divaksin, saya sudah tidak merasa was-was lagi terhadap virus Covid-19, namun saya akan tetap menaati protokol kesehatan,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat melakukan monitoring pelaksanaan PPKM Darurat di Kecamatan Gubug. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Masyarakat Grobogan Jangan Putus Asa, Ada Apa?
Para pedagang di pasar Batang ini juga mengikuti upacara bendera. (Foto:Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Wujud Nasionalisme, Pedagang Pasar Ini Gelar Upacara Bendera
PLT Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Di Temanggung 3 Formasi CPNS Ini Tanpa Peminat
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo saat kunjungan kerja di Surakarta. (Foto: Humas Surakarta)

Peristiwa

Kembangkan Pertanian Korporasi, Mentan Bantu Alsintan untuk Kota Surakarta
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengunjungi pasar pagi Ir Soekarno, memantau pelaksanaan protokol kesehatan. (Foto: Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Pasar Ir Soekarno Jadi Percontohan Prokes, Pasar Lain Menyusul

Peristiwa

DIY Segera Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi Khusus Budaya dan Seni
Kegiatan vaksinasi di wilayah Kapanewon Wates, Kulonprogo, mendapat sambutan positif dari masyarakat. (Foto: Humas Pemkab Kulonprogo)

Peristiwa

Target 1.000 Orang/hari, Vaksinasi Kulonprogo Rampung Oktober
Ketua Dekranasda Jateng Atikoh Ganjar Pranowo. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ayo Borong Produk UMKM Jateng di Pameran “Online” Rumah Kriya Asri