Home / News

Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:14 WIB

1.110 Ibu Hamil Ikuti Vaksinasi Covid-19 di UGM

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyaksikan secara langsung proses vaksinasi bagi ibu hamil di Auditorium Grha Sabha Pramana. (Foto: Humas Pemda DIY)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyaksikan secara langsung proses vaksinasi bagi ibu hamil di Auditorium Grha Sabha Pramana. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pencanangan vaksin Covid-19 bagi ibu hamil ditandai dengan pemberian vaksin kepada dua orang ibu hamil dan dilanjutkan dengan vaksinasi kepada 1.110 ibu hamil yang telah mendaftar vaksin.

Kegiatan vaksinasi bagi ibu hamil ini dibuka oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, di Auditorium Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis (19/8/2021) pukul 08.30 WIB pagi tadi.

Pada kesempatan yang sama hadir pula Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyaksikan secara langsung proses vaksinasi bagi ibu hamil di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gubernur DIY menyampaikan ucapan terimakasih kepada ibu-ibu hamil peserta vaksin hari ini yang telah bersedia divaksin guna menjaga kesehatan dan meningkatkan imun bagi dirinya maupun anak yang dikandung.

Hal ini disampaikan oleh Sri Sultan disela-sela kegiatan saat meninjau langsung proses vaksinasi. Dan tak lupa, Sri Sultan mengingatkan kepada peserta vaksin agar selalu menerapkan 5M (Protokol kesehatan) setelah divaksin.

“Tapi jangan lupa, 5M harus diterapkan karena bagaimanapun ini baru vaksin pertama. Tapi paling sedikit sudah bisa tumbuh imunitas pada dirinya, sehingga kerentanan itu harapan saya makin berkurang, dengan kondisi sekarang yang relative lebih baik daripada minggu-minggu yang lalu” jelas Sri Sultan.

Sri Sultan juga berharap, agar ibu hamil peserta vaksin bisa menggunakan dan meluangkan waktunya supaya bisa menyelesaikan vaksin dosis kedua. Hal ini bertujuan agar kesehatan dan imun ibu hamil meningkat.

Baca juga   Vaksinasi Merdeka Candi Tembus 31 Ribu Orang

Sri Sultan berpendapat, hal yang terpenting dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 adalah bagaimana mempercepat vaksinasi. Hal ini sekiranya dikarenakan sudah tidak ada masalah menyangkut ketersediaan vaksin.

“Jadi tidak ada alasan untuk tidak bisa cepat diselesaikan. Klo ini bisa dihabiskan sampai akhir Agustus berarti Jogja ini sudah 78-80% sudah tervaksin,” ungkap Sri Sultan.

Serupa halnya dengan yang disampaikan oleh Gubernur DIY, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, juga menyampaikan bahwa kegiatan pencanangan vaksinasi bagi ibu hamil adalah program percepatan dalam penanganan Covid-19. Semoga kegiatan vaksinasi ini dapat menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi resiko dan penularan Covid-19 pada ibu hamil.

“Saya mewakili Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mengapresiasi dan berterimakasih kepada Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, beserta seluruh stakeholder yang terkait dalam kegiatan ini atas kontribusinya dalam memfasilitasi akses vaksinasi bagi ibu hamil di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang secara nasional pencanangannya dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo pada hari ini,” jelas Sri Paduka saat mewakili membacakan sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Pada kegiatan konferensi pers yang digelar di tempat yang sama pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil di Grha Sabha Pramana, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU ASEAN Eng., menjelaskan bahwa pemilihan UGM sebagai tempat vaksinasi bagi ibu hamil adalah karena UGM memiliki tempat yang luas. Disamping itu, ada banyak pelaksana dan UGM memiliki banyak mahasiswa yang siap membantu pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga   Ikuti Arahan Sultan HB X, Perusahaan Keuangan Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., SpOG(K)., PhD., menyampaikan bahwa Ibu hamil merupakan salah satu populasi yang paling rentan menderita infeksi Covid-19.

Terlebih setelah varian baru, varian Delta (India) masuk ke Indonesia. Vaksinasi merupakan salah satu upaya strategis selain upaya preventif standar berupa pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan secara benar.

Pemberian dosis pertama vaksinasi Covid-19 dimulai pada trisemester kedua kehamilan (14-28 minggu), dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin yang diberikan. Diharapkan ketika ibu hamil telah menerima vaksin maka sistem imun segera terbentuk, sehingga membantu tubuh dalam infeksi Covid-19.

Sehingga apabila terjadi infeksi maka akan mencegah terjadinya keparahan penyakit. Manfaat lain dari vaksinasi yaitu memberikan perlindungan kekebalan terhadap janin yang dikandungnya dari infeksi Covid-19 karena mendapatkan kekebalan adaptif yang diperoleh dari ibu yang telah menerima vaksinasi.

Diharapkan, upaya vaksinasi bagi ibu hamil dapat melindungi ibu hamil terhadap infeksi Covid-19 serta membantu terbentuknya kekebalan imunitas. (*)

Share :

Baca Juga

Gerhana Bulan total. Foto: nyatanya.com/istimewa

News

Catat, 26 Mei 2021 Terjadi Super Blood Moon
Kadarmanta Baskara Aji. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Selama PPKM Darurat, Pemda DIY Targetkan Penurunan Mobilitas Minimal 30%
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Terkonfirmasi Covid-19 di Magelang Tinggal 98 Orang
Bupati Kudus HM Hartopo, saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDIT Al-Islam Kudus. (Foto: Diskomindo Kudus)

News

Sekolah Harus Punya SOP Protokol Kesehatan
Karyawan RFB saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sesuai arahan Sri Sultan HB X. Foto: nyatanya.com/ts miko

News

Ikuti Arahan Sultan HB X, Perusahaan Keuangan Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau gerai vaksinasi keliling dan penyekatan PPKM Darurat di Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Polres Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 Warga Perbatasan
Sri Sultan meminta agar para penambang pasir yang menggunakan alat berat di sekitar lereng Gunung Merapi harus segera berhenti beroperasi. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Sri Sultan: Hentikan Penambangan Pasir di Lereng Gunung Merapi!
Ibarat pepatah Jawa, ‘diobong ora kobong, disiram ora teles’. Bahwa seberat apapun cobaan hidup, kita harus kuat dan tangguh menghadapinya. Demikian Ganjar Pranowo menyemangati warga Jawa Tengah. (Foto:HumasJateng)

News

Ajak Masyarakat Saling Menguatkan, Ganjar: “Diobong Ora Kobong Disiram Ora Teles”