Home / Peristiwa

Minggu, 15 Agustus 2021 - 08:31 WIB

1.300 Anak di Salatiga Ikuti Vaksinasi GPIB

Pelaksanaan vaksinasi anak program Vaksinasi untuk Negeri dalam rangka menyambut HUT ke-76 RI yang digelar GPIB Salatiga. (Foto: Diskominfo Jateng)

Pelaksanaan vaksinasi anak program Vaksinasi untuk Negeri dalam rangka menyambut HUT ke-76 RI yang digelar GPIB Salatiga. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Salatiga – Sebanyak 1.300 anak usia 12 hingga 17 tahun di Kota Salatiga mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, dalam program Vaksinasi untuk Negeri dalam rangka menyambut HUT ke-76 RI, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Tamansari Salatiga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga. Vaksinasi digelar di Gedung Dinas Perkebunan (Disbun) Jalan Hasanudin, Ngawen, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Ketua IV GPIB Kota Salatiga, Ferdy Rondonuwu mengungkapkan, kegiatan vaksinasi tersebut tidak hanya melayani warga GPIB, namun juga masyarakat dari seluruh golongan maupun agama yang ada di Salatiga.

Disebutkan, tercatat 1.200 anak yang telah terdaftar melalui online maupun langsung hadir di Sekretariat GPIB. Meski demikian, yang hadir dan mendapatkan kartu antrean pada saat vaksinasi sebanyak 1.300 anak.

Baca juga   Pemkab Wonosobo Gencar Lakukan Edukasi Prokes Kepada Masyarakat

“Mereka datang dengan sangat antusias dan semua senang bisa divaksin. Dengan vaksinasi ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran tatap muka, karena mereka sudah lama sekolah dengan cara pembelajaran jarak jauh,” terang Ferdy

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengapresiasi terselenggaranya Vaksinasi untuk Negeri, dengan sasaran utama anak-anak usia 12-17 tahun tersebut. Menurutnya, kegiatan serbuan vaksin dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI tersebut, merupakan bentuk gotong royong dan sinergitas masyarakat dengan pemerintah.

Wali Kota menyebut, pada kesempatan tersebut terdapat 2.500 orang warga Salatiga yang mengikuti vaksinasi, dengan 1.300 orang di antaranya adalah anak-anak atau pelajar. Berikutnya akan dilakukan lagi serbuan vaksin untuk anak-anak di kota Salatiga, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga   Jangan Sembarangan Gelar PTM, Ini Aturannya di Jawa Tengah

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Salatiga, saya menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara, dalam hal ini GPIB Kota Salatiga, yang telah bekerja sama dengan DKK untuk menyelenggarakan Vaksinasi untuk Negeri. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa terbentuk herd immunity bagi masyarakat Salatiga,” tandas wali kota.

Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah, mengatakan, target sasaran vaksinasi pada kegiatan tersebut adalah anak-anak usia 12 tahun ke atas. Dengan besarnya animo warga untuk mendapatkan vaksin, ia yakin seluruh masyarakat Kota Salatiga akan mendapatkan vaksin sebelum akhir 2021. (*)

Share :

Baca Juga

Sasaran vaksinasi ibu hamil di Klaten sebanyak 4.200-an orang yang usia kandungannya diatas 12 minggu sampai sekitar 33 minggu. (Foto:Humas Klaten)

Peristiwa

Ibu Hamil di Klaten Mulai Divaksin Covid-19
Bupati Bantul saat meninjau Kelompok Ternak Pandan Mulyo. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Masuk Sektor Unggulan, Ternak Sapi Jadi Perhatian Bupati
Pembagian ubarampe gunungan sebagai ganti upacara Garebeg digelar terbatas dan bertahap. (Foto:nyatanya.com/kratonjogja.id)

Peristiwa

Tetap Patuhi Prokes, Pembagian Ubarampe Gunungan Garebeg Besar Digelar Terbatas
Ganjar Pranowo berdialog petugas polisi saat bersepeda memantau mobilitas warganya. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pranowo Ajak ASN Banyak Jajan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam sebuah kesempatan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Semarang)

Peristiwa

Hendrar Prihadi: Jangan Timbulkan Kerumunan pada Penyembelihan Hewan Kurban
Kegiatan vaksinasi di SMA Kolese De Britto. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Sambut Tahun Ajaran Baru, SMA Kolese De Britto Vaksin 1.000 Siswa dan Keluarganya
Heroe Poerwadi resmi menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Wawali Yogya Jabat Ketua Umum MES DIY
Musik dan Badut persembahan mahasiswa UIN Walisongo jadi hiburan pasien Covid-19 yang jalani isolasi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

UIN Walisongo Hibur Warga Isolasi dengan Musik dan Badut