Home / Panggung

Jumat, 23 September 2022 - 15:55 WIB

100 Karya Hasil OTS 30 Seniman Dipamerkan di Joglo Kademangan Widarakandhang

Suasana pembukaan Pameran dan Bazar Lukisan. Foto: Istimewa

Suasana pembukaan Pameran dan Bazar Lukisan. Foto: Istimewa

NYATANYA.COM, Bantul – kurang 100 karya dari 30 seniman yang tergabung dalam komunitas On The Spot (OTS) dipamerkan dalam ajang Pameran dan Bazar Lukisan hasil OTS di Joglo Kademangan Widarakandhang, Sowangsan, Karangtalun, Imogiri, Bantul mulai 22 hingga 30 September 2022.

Dijelaskan ketua pameran Yan Santana, pameran ini merupakan hasil dari kegiatan OTS di sejumlah tempat seperti Klaten, Joglo Plawang dan Kampung literasi Pakem yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Selain itu lanjutnya, ada juga sejumlah karya yang merupakan hasil karya dari seniman di studionya masing-masing. Sehingga dalam pameran ini sangat beragam karya baik genre, tema bahkan ukuran lukisannya.

Suasana pembukaan Pameran dan Bazar Lukisan. Foto: Istimewa

“Ini karya teman-teman ketika melakukan on the spot di sejumlah tempat dan juga ada karya studio sehingga tampak beragam baik dari genrenya pun tema yang diusung serta ukuran,” urai Yan Santana, Kamis (22/9/2022) di sela pembukaan.

Pameran yang dibuka oleh Kasie Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Bantul Herry Mayong ini, diharapakan dapat menjadi ajang bagi para seniman di Bantul bagian Timur.

Baca juga   Pentas Jathilan Yogya Kembali Bergairah, Ini 20 Jadwal untuk Hari Ini dan Besok Lur

Hal ini mengingat Imogiri merupakan bagian dari pusat keramaian masa Mataram Islam yang memiliki sejarah panjang serta berbagai kawasan wisata yang banyak dikunjungi para pelancong dalam dan luar negeri.

“Keberadaan Joglo Kademangan Widarakandhang ini dapat menjadi salah satu daya tarik berkesenian bagi para seniman di kawasan Bantul timur melihat lokasinya sangat strategis bagi pengembangan wisata,” ucap Herry.

Sementara itu Pengelola Joglo Kademangan Widarakandhang Mujiono atau yang akrab disapa Mujichino, mengungkapkan kegiatan semacam ini akan mendapatkan prioritas dalam setiap jadwalnya di Joglo Kademangan Widarakandhang.

Menurut Mujichino, keberadaan Joglo Widarakandhang sengaja di dedikasikan bagi semua kegiatan kesenian yang ada di kawasan Bantul bagian Timur.

“Joglo ini kita dedikasikan untuk semua kegiatan budaya dan kesenian bagi masyarakat dan seniman untuk unjuk karya dan berkesenian,” ucap Mujichino.

Baca juga   Digelar Daring, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program

Lebih lanjut menurut dia, joglo ini adalah milik seseorang yang mempunyai kepedulian besar terhadap perkembangan seni dan budaya.
Karena melihat potensi seni budaya yang demikian besar di kawasan Imogiri, namun belum ada tempat yang representatif untuk mendukung kegiatan seni dan budaya yang demikian banyak itu, maka joglo Kademangan Widarakandhang kemudian diberikan pengelolaannya untuk dimanfaatkan.

“Aku hanya mengelola serta melaksanakan pesan agar joglo ini dapat dimanfaatkan bagi kegiatan seni budaya dan acara pameran seperti ini,” tandas Mujichino.

Ke depan begitu menurut Mujichino, joglo akan dikembangkan sebagai wahana bagi kegiatan kesenian dan budaya serta berbagai aktivitas lainnya.

Sepanjang pemanfaatannya untuk mengembangkan seni budaya serta sosial kemasyarakatan pihak pengelola akan memberikan dukungan.

Kegiatan Pameran dan Bursa Lukisan ini sekaligus menandai berkiprahnya kembali Joglo Kademangan Widarakandhang yang memiliki historis panjang ini.

(*/N3)

Share :

Baca Juga

Nugie dan Endah Sharaswati rilis single 'Sakit Rindu' milik sang maestro campursari Manthous. (Foto: Istimewa)

Panggung

Duet Endah Sharaswati dan Nugie, Ganda Campuran yang ‘Sakit Rindu’
The Backdoor Hours rilis album perdana Melodrama Magic. (Foto: Istimewa)

Panggung

The Backdoor Hours Rilis Album Pertamanya ‘Melodrama Magic’
The Finest Tree. (Foto: istimewa)

Panggung

Sins, Single Anyar The Finest Tree yang Menyoal Perihal Kebebasan
Ilustrasi. Foto: Ist

Panggung

Omah Wayang Diresmikan: Pakem Terjaga, Kreativitas dan Ruang Dialog Makin Terbuka
Denny Caknan dan Happy Asmara. Foto: nyatanya.com/IG happy_asmara77

Panggung

Lagu ‘Akhire Pisahan’ Jadi Penanda Happy Asmara Putus dengan Denny Caknan
Parade Gangsa yang digelar di Plaza Monumen Satu Maret, Senin (27/11/2023). Foto: Agoes Jumianto

Panggung

Parade Gangsa Sukses Digelar Hangatkan Malam di Kota Yogya, Jadi Hiburan Warga dan Wisatawan
Salah satu karya dalam pameran World Press Photo 2023 yang digelar di Pendhapa Art Space, 1 sampai 23 Oktober 2023. (Foto: Dok.World Press Photo 2023)

Panggung

Pameran World Press Photo Digelar Pendhapa Art Space Jogja, 1 – 23 Oktober 2023
(Foto: Kemendikbudristek)

Panggung

Pandemi, Pekan Kebudayaan Nasional 2021 Kembali Digelar Daring