Home / Wisata

Selasa, 17 Agustus 2021 - 23:49 WIB

17 Agustus, Puluhan Pendaki Lakukan Tradisi Naik Gunung Sumbing

Para pendaki lokal bersiap menuju ke puncak gunung Sumbing dari basecamp Butuh Kaliangkrik. (Foto: Humas/beritamagelang)

Para pendaki lokal bersiap menuju ke puncak gunung Sumbing dari basecamp Butuh Kaliangkrik. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Puluhan pendaki melakukan tradisi naik gunung Sumbing pada 17 Agustus 2021. Namun, karena masih dalam masa PPKM, jumlah pendaki dibatasi hanya dari warga lokal saja.

“Ada sekitar 50 pendaki yang naik 16 Agustus malam dan tanggal 17 Agustus ini. Namun kami tetap membatasi jumlah yang naik,” ujar Lilik Setyawan, pengelola basecamp Butuh Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Selasa (17/8/2021).

Menurut Lilik, sudah menjadi tradisi, momen 17 Agustus adalah harinya para pendaki untuk mendaki gunung dan melaksanakan upacara bendera di puncak.

Baca juga   Ganjar Minta Wisata Karimunjawa Diujicobakan Terbatas

“Namun karena ada larangan dari pemerintah maka kami juga belum membolehkan upacara di puncak gunung,” katanya.

Di masa PPKM saat ini, pihaknya tidak bisa sepenuhnya melarang. Karena sebagian besar adalah warga lokal atau lereng Gunung Sumbing sendiri.

Bagi warga lokal, sudah menjadikan momen 17 Agustus adalah kegiatan rutin tiap tahunnya seperti Malam Tahun Baru Masehi atau Tahun Baru Islam (Suro).

Baca juga   Sepak Takraw Jateng Optimis Raih Emas di PON Papua

“Maka kami izinkan atau perbolehkan dengan beberapa syarat,” imbuhnya.

Para pendaki yang naik wajib membawa surat keterangan sehat dari puskesmas atau klinik sebagai bukti jaminan bahwa yang bersangkutan atau pendaki benar-benar sehat.

Kemudian semua wajib membawa turun bekas bungkus logistik yang berpotensi menjadi sampah.

“Jadi bawanya apa, maka turun harus sesuai. Jangan sampai mereka membuang sampah terutama plastik di gunung,” paparnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tak hanya rapat kerja dan rapat pleno nasional. B2W juga gowes bareng di sekitar kawasan wisata Borobudur. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

Komunitas Bike To Work Gowes Bareng di Borobudur
Acara Penandatanganan KSP TMII. (Foto:nyatanya.com/media_twc)

Wisata

PT TWC Akan Kelola TMII Menjadi Indonesia Opera
Komunitas VW Cabrio menjajal jelajah wisata lokal di Desa Nglobo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Ayo Wayahe Dolan Nglobo” yang sedang digalakkan. (Foto: Dokumentasi Sedulur Art)

Wisata

Komunitas VW Cabrio Jelajah Wisata “Ayo Wayahe Dolan Nglobo”
Para pelaku dan pegiat pariwisata saat mencoba sepeda elektrik dan scooter, dengan latar belakang Candi Pawon. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

Sepeda Elektrik dan Scooter Ramaikan Wisata Malam Candi Borobudur
Menunya dari dulu sampai sekarang tak berubah. Ini salah satu yang membuat khas di warung makan 'Nasi Merah Pari Gogo' Semanu. (Foto: Agoes Jumianto)

Wisata

Nasi Merah Pari Gogo, Warung Makan Legendaris Langganan Pejabat
Pemberian penghargaan kepada para juara pemilihan duta wisata Kabupaten Kendal Sinang dan Sinok 2021. (Foto: Diskominfo Kendal)

Wisata

Sinok dan Sinang 2021 Didorong Terlibat dalam Pembangunan di Kendal
Watu Dodol berada ditengah ruas jalan yang menghubungkan Situbondo-Banyuwangi dan terletak 5 kilometer sebelum Pelabuhan Ketapang. (Foto: zainuri arifin)

Wisata

Pesona Watu Dodol yang Menyimpan Cerita Mistis
Simulasi pembukaan kembali objek wisata Kemit Forest. (Foto: Kominfo Cilacap)

Wisata

PPKM Level 3, Kemit Forest Gelar Simulasi Wisata