Home / Peristiwa

Senin, 29 Agustus 2022 - 22:57 WIB

3 Mahasiswa UIN Surakarta Jadi Tersangka Pengeroyokan, Motifnya Dendam

Ilustrasi: nyatanya.com

Ilustrasi: nyatanya.com

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Tiga Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said, Surakarta ditetapkan menjadi tersangka kasus pengeroyokan.

Ketiga pelaku masing-masing berninisial SA (21), ZA (22) dan MJ (21) diduga melakukan tindak kekerasan secara bersama-sama terhadap AFS yang juga tercatat sebagai mahasiswa UIN Surakarta.

Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta mengatakan penganiayaan terjadi pada Rabu (24/8/2022) sekira pukul 12.30 WIB. Pihaknya melakukan penangkapan pada Jumat, (26/8/2022) usai menerima laporan dari korban.

Kapolsek menyampaikan, pengeroyokan bermotif dendam, lantaran pacar salah satu pelaku dilecehkan.

“Motifnya dendam karena pacarnya mengaku telah dilecehkan,” terang Kapolsek dalam jumpa pers, Senin (29/8/2022).

Terkait kronologi kejadian, diungkaplan Kapolsek, pada hari Rabu (24/8), korban berinisial AFS datang ke UIN untuk melihat penutupan kegiatan ospek di lingkungan kampus. Di tempat tersebut, korban bertemu dengan pacar tersangka, SA yakni ADP.

Baca juga   Satpol PP Kota Yogya Salurkan Bantuan Beras kepada Pedagang

“AFS kemudian berniat untuk meminta maaf kepada ADP namun tidak dijawab,” lanjut AKP Mulyanta.

Korban pun kemudian kembali meminta maaf melalui pesan via Instagram. ADP pun membalas dan meminta AFS untuk datang ke kampus.

Sesampainya di kampus AFS tidak bertemu ADP tetapi bertemu dengan SA yang merupakan pacar ADP.

“Karena tidak ketemu, AFS diminta membuat video klarifikasi permintaan maaf terhadap tindak pelecehan yang ia lakukan. Setelah itu, korban dilarang pulang oleh pelaku dan diajak ke belakang,” katanya.

Saat itulah tindak pengeroyokan terjadi bersama rekan-rekannya yakni ZA dan MJ hingga korban dirawat di rumah sakit.

Baca juga   Memalukan! Munas HIPMI di Solo Diwarnai Adu Jotos, Ini Dugaan Penyebabnya

Disinggung terkait dengan tindak pelecehan seksual yang dialami oleh ADP, Kapolsek mengaku belum bisa mengkonfirmasi kejadian tersebut mengingat belum ditemukannya bukti.

“Katanya pelecehan dilakukan pada 2018. Itu bukan ranah saya karena belum ada bukti yang kuat,” katanya.

Kasus penganiayaan terungkap setelah, pada Kamis (25/8/2022) malam ratusan orang berpakaian serba hitam mendatangi kampus UIN Surakarta di Kartasura. Mereka mencari keberadaan ketiga pelaku. Aksi tersebut pun sempat viral di media sosial.

Ketiga mahasiswa pelaku pengeroyokan kini mendekam di sel tahanan Polsek Kartasura. Mereka terancam pasal 170 KUHP dan atau pasal 351 ayat 1 KUHP.

“Kita jerat pasal 170 KUHP dan atau pasal 351 ayat 1 KUHP, ancaman hukumannya 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkas Mulyanta. (*)

Share :

Baca Juga

Prosesi Hastungkara dan Birat Sengkala tandai Hari Jadi Wonosobo ke-196 tahun. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Prosesi Hastungkara dan Birat Sengkala di Hari Jadi Wonosobo ke-196 Tahun
Pasien Covid-19 dan melakukan isolasi GOR Gelarsena dilatih senam pernafasan. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Pasien Isoman GOR Klaten Dilatih Senam Pernafasan
Risma mengunjungi keluarga korban KKB di Jalan Gubeng Masjid, Surabaya, Senin (7/3/2022). (Foto: selalu.id)

Peristiwa

Mensos Risma Kunjungi Keluarga Korban Kerusuhan Papua di Surabaya
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Kementerian Agama (Kemenag), Zainut Tauhid Sa’adi, menghadiri upacara Tawur Agung Kesanga yang menjadi rangkaian dari perayaan Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Caka 1944 di Candi Prambanan, Rabu (2/3/2022). (Foto: Biro Humas Kemenag)

Peristiwa

Tawur Agung Kesanga Nyepi, Wamenag: Jadikan Agama Sumber Inspirasi
Rapat internal Prodi DKV ISI Surakarta untuk menyempurnakan CPL dan RPS. Foto: Ist

Peristiwa

Sempurnakan CPL dan RPS, Prodi DKV ISI Surakarta Adakan Rapat Internal Lengkapi Kurikulum
Rumah Abdul Rochim ini bakal direnovasi berkat bantuan dari BAZNAS Bantul. (Foto: Humas Kab.Bantul)

Peristiwa

BAZNAS Bantul Serahkan Bantuan Bedah Rumah Keluarga Abdul Rochim
Ilustrasi, vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun di Temanggung disambut baik para orang tua dan pihak sekolah. Sejak dimulai vaksinasi pada tanggal 14 Desember 2021 , tidak ada pihak orang tua, maupun guru yang melakukan penolakan. (Foto: MC.Temanggung)

Peristiwa

Temanggung Kebut Vaksinasi Dosis Pertama untuk Anak Usia 6 – 11 Tahun
Sebanyak 54 kapal nelayan di Cilacap, Jawa Tengah ludes terbakar. (Foto: Dok.KKP)

Peristiwa

54 Kapal Nelayan di Cilacap Terbakar, 547 Awak Kapal Terdampak