Home / Peristiwa

Selasa, 12 Oktober 2021 - 23:44 WIB

365 Perajin UKM di Borobudur Dilatih Jualan Online

Sebanyak 365 usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Magelang, mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Koperasi UKM dan Dekranas. (Foto: Diskominfo Jateng)

Sebanyak 365 usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Magelang, mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Koperasi UKM dan Dekranas. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Magelang – Sebanyak 365 usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Magelang, mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Koperasi UKM dan Dekranas. Agenda itu, bertujuan meningkatkan kemampuan dan literasi digital, agar sektor tersebut dapat menjawab tantangan di tengah pandemi Covid-19.

Pelatihan tersebut meliputi manajemen e-commerse, manajemen ekspor, digitalisasi produk, teknik fotografi, optimalisasi sosial media, hingga menjangkau modal melalui perbankan.

Kepala Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Suzana Teten Masduki, secara resmi membuka gelaran itu, di Balkondes Ngadiharjo, Borobudur, Selasa (12/10/2021).

Ia menyebut, pada pelatihan kali ini fokus pada UKM wastra (kain nusantara). Namun demikian, beberapa pelaku usaha di luar wastra seperti pengelola penginapan skala kecil pun ikut serta.

Produk UKM asal Jateng memiliki kualitas unggul. Namun, dari sisi pengemasan perlu ditingkatkan.

Baca juga   Kodim 0705/Magelang dan PWI Tingkatkan Sinergi Komunikasi

“UKM di Jateng dari sisi pembinaan, akses modal dan teknikal produk sudah tinggi. Tinggal pengemasannya saja supaya sale able mempunyai daya jual tinggi,” ungkapnya.

Suzana menambahkan, agar para pelaku UKM di Jawa Tengah akrab dengan teknologi. Karena, kini hampir setiap lini kehidupan manusia lekat dengan gawai.

“Nah dengan memegang handphone, sudah layaknya memegang dunia. Dunia di tangan kita,” imbuhnya.

Adapun, Borobudur dipilih karena menjadi destinasi unggulan super prioritas. Sehingga, selain Candi Borobudur sebagai ikon wisata, masyarakat pelaku wisata pun perlu disiapkan.

Ke depan, agenda seperti ini akan terus digalakkan sesuai dengan kebutuhan daerah dan pelaku UKM. Selain di Borobudur, pelatihan ini juga digelar di Labuan bajo, Danau Toba, Mandalika, dan Likupang.

Baca juga   Siapkan 1.500 Tangki Air Bersih, Boyolali Antisipasi Kekeringan

Ketua Dekrasnada Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah Dekranas. Pelatihan itu dinilainya sebagai langkah ikut membangun kawasan wisata berkesinambungan.

“Diibaratkan magnet Candi Borobudur itu sebagai matahari. Lalu desa-desa di sekitarnya adalah lilin-lilin yang mengelilinginya. Jangan sampai mataharinya saja yang jadi tujuan. Pelaku usaha kriya jangan jadi penonton saja. Materi pelatihan ini sudah bisa menjawab agar mereka bisa naik kelas,” ungkapnya.

Atikoh menambahkan, dijadikannya Borobudur sebagai destinasi superprioritas harus dilihat sebagai peluang. Ia berharap agar antarstake holder saling mendukung perkembangan wisata di sekitar candi.

“Pelaku UKM harapannya jadi aktor, dan bisa menangkap peluang. Perlu ada sinergitas dari pemangku kepentingan, agar UKM naik kelas dan tidak hanya jadi penonton,” pungkas Atikoh. (*)

Share :

Baca Juga

Terminal Tipe A Kota Pekalongan terpantau sepi penumpang. (Foto: Diskominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Sepi Penumpang, Operasional Terminal Pekalongan Tetap Berjalan
Ilustrasi perempuan Jawa. (Foto: MC Prov Jatim)

Peristiwa

Antropolog Unair: Anak Perempuan dalam Budaya Jawa Memang Harus Wani Ditata
Pegiat seni di Pemalang mendapat bansos dari Pemerintah Kabupaten. (Foto: Diskominfo Pemalang)

Peristiwa

Pegiat Seni di Pemalang Peroleh Paket Bansos
Polres Magelang salurkan paket sembako kepada msyarakat terdampak Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan 4.500 Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
Peti jenazah produksi mantan aktivis mahasiswa UGM. (Foto:nyatanya.com/@anang_batas)

Peristiwa

Prihatin Melonjaknya Kasus Corona, Mantan Aktivis Gelanggang Mahasiswa UGM Patungan Bikin Peti Jenazah
Garap produksi Purworejo memiliki kandungan NaCl di atas 50 persen. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Purworejo Kembangkan Produksi Garam Mengandung NaCl Tinggi
Pelaku pertembakauan Temanggung terima vaksin. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Jelang Panen, 1.114 Petani dan Pedagang Tembakau Sudah Divaksin
Kelompok Wanita Tani Purwotani panen hasil tanam hidroponik. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Kelompok Wanita Tani Purwotani Panen Hidroponik