Home / Peristiwa

Kamis, 30 Juni 2022 - 09:52 WIB

4 Ustaz Diduga Cabuli 11 Santriwati di Depok

Ilustrasi: nyatanya.com

Ilustrasi: nyatanya.com

NYATANYA.COM, Depok – Sejumlah santriwati menjadi korban pencabulan dan pemerkosaan saat menimba ilmu di Pondok Pesantren Istana Yatim Riyadul Jannah, Depok, Jawa Barat.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Tercatat, ada empat oknum ustaz dan satu orang kakak kelas sebagai terlapor. Pihak pelapor menjalani pemeriksaan perdana, Rabu (29/6/2022).

Penasihat hukum pelapor, Megawati, menerangkan insiden ini diketahui oleh kliennya usai mendengar cerita dari salah seorang korban. Pengakuanya, korban dan teman-teman suka mendapatkan tindakan-tindakan cabul.

“Korban dipanggil ke sebuah ruangan dan murid-murid lainnya itu, dilakukannya jadi satu ruangan itu hanya 5 santriwati tapi dicampur kelasnya ada yang kelas 2 ada yang kelas 3 ada yang kelas 4. Jadi setiap malam mereka datang ke kamar itu dan dibekap dan dilakukan itu (pelecehan). Ada yang di kamar mandi ada yang di ruangan kosong,” kata Megawati di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022) sebagaimana dikutip dari liputan6.com.

Baca juga   Gempabumi M 6,7 Guncang Banten, Sejumlah Rumah Warga di Pandeglang Rusak

Megawati menerangkan, beberapa korban pernah melaporkan kejadian ke pihak pondok pesantren, kepala santriwati. Namun, bukannya mereka bersimpati malah mendapat ancaman.

“Katanya ‘Jangan kasih tau sama ibu kamu ya, kasian nanti ibu kamu malah kepikiran’. Jadi dari ancaman itu anak-anak tidak berani lapor ke orangtuanya,” ujar dia.

Menurut Megawati, 11 santriwati menjadi korban pelecehan. Namun, hanya 5 orang, yang berani bicara. Sementara itu, tiga orang korban telah memberikan kesaksian di hadapan penyidik.

Baca juga   Setelah Ngebor 120 Meter, Warga Alasmalang Blora Dapatkan Air Bersih

“Jadi dari 3 korban itu saya kumpulkan bukti-bukti dan saya mendengarkan kronologinya itu seperti apa dan saya sudah merekam rekaman wawancara saya dengan korban ternyata memang kalau di kami itu udah ada unsur untuk pelecehan, pencabulan dan pemerkosaan itu menurut kami,” ujar dia.

Megawati menyebut, pelaku pencabulan dan pemerkosaan berjumlah 5 orang terdiri dari 4 ustad dan satu kakak kelas mereka yang di bawah umur.

Sementara aksi pencabulan dan pemerkosaan telah berlangsung satu tahun terakhir.

“Dan parahnya lagi seminggu setelah mau dijemput sama orang tuanya, kemarin malamnya itu masih dilecehkan,” terang dia.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Bupati Purworejo, Agus Bastian. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Tiadakan Salat Idul Adha di Lapangan dan Masjid
Selain mengamankan pelaku, dan sejumlah senjata tajam, banner bertuliskan WKC ukuran 2×2 meter juga disita petugas. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Meresahkan! Polres Kulon Progo Tangkap Anggota Geng Wates Kota Crew
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen saat mengecek pemenuhan kebutuhan donor plasma di PMI Banyumas. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Bergejala Covid Tapi Tidak Tes, Jadi Kendala Donor Plasma Konvalesen
Tagana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan diksusi bersama komunitas di Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan pada Kamis (10/2/2022) di aula Kalurahan Kepuharjo dan dihadiri oleh komunitas perempuan Kepuharjo. (Foto: MC Sleman)

Peristiwa

Tagana DIY Gandeng Perempuan untuk Siaga Bencana
Prodi DKV FSRD ISI Surakarta dengan menerima kunjungan Arthaty Mulatsih, ST., M.Si. selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Pemkot Surakarta pada Senin, 18 Juli 2022. Foto: Dok.ISI Surakarta

Peristiwa

Kunjungi DKV ISI Surakarta, DLH Surakarta Ajak Kolaborasi Sosialisasi Penanganan Sampah
Produk UMKM Magelang kini dengan mudah bisa dibeli di Indomaret. (Foto:Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Produk UMKM Magelang Kini Dijual di Indomaret
Kejagung kembali menyita dan mengamankan barang bukti dalam kasus korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tahun 2013-2019. (Foto: dok. Puspenkum)

Peristiwa

Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi LPEI Senilai Rp2 Triliun
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab. Wonosobo)

Peristiwa

Guru dan Tenaga Kependidikan Wonosobo Terima Vaksinasi Tahap 2