Home / Peristiwa

Sabtu, 7 Mei 2022 - 13:00 WIB

54 Kapal Nelayan di Cilacap Terbakar, 547 Awak Kapal Terdampak

Sebanyak 54 kapal nelayan di Cilacap, Jawa Tengah ludes terbakar. (Foto: Dok.KKP)

Sebanyak 54 kapal nelayan di Cilacap, Jawa Tengah ludes terbakar. (Foto: Dok.KKP)

NYATANYA.COM, Cilacap – Sebanyak 54 kapal perikanan di Cilacap, Jawa Tengah ludes terbakar. Penyebab kebakaran berawal dari adanya ledakan pada KM Pas Mantap 02 milik Edy Saputra yang sedang melaksanakan perbaikan dan pencucian dinamo kapal.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak terkait insiden kebakaran kapal perikanan di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan identifikasi di lapangan, hingga Jumat (6/5/2022), tercatat jumlah kapal perikanan yang terbakar mencapai 54 unit.

“Pak Menteri ketika mendapatkan laporan ini langsung memerintahkan jajaran terkait untuk membantu para ABK dan nelayan yang terkena dampak dari musibah ini. Tim dari KKP diminta all out untuk membantu para korban,” kata Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Doni Ismanto, dalam keteranganya, Jumat (6/5/2022).

Ditambahkannya, Menteri Trenggono juga meminta adanya evaluasi dan pengawasan ketat operasional di pelabuhan perikanan agar peristiwa sama tak terulang di masa depan.

Sementara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zaini Hanafi, juga turut menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran kapal yang terjadi.

Dari total jumlah kapal yang terbakar, 41 unit tercatat aktif dan memiliki awak kapal perikanan. Sementara 13 unit kapal sisanya belum memiliki awak kapal perikanan.

Baca juga   Dua KRI Evakuasi Penumpang KM Mutiara Timur yang Terbakar di Perairan Karangasem Bali

“Dari informasi yang dihimpun tim di lapangan, 13 kapal yang belum ada awak kapalnya itu ada 2 kapal milik Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, 10 unit kapal baru dan 1 kapal wisata,” jelasnya.

Sebanyak 547 orang awak kapal perikanan terdampak dari insiden terbakarnya kapal perikanan yang terjadi di Dermaga Wijayapura/Batere, Cilacap. Sementara 1 orang awak kapal perikanan mengalami luka bakar dan tengah dalam perawatan di RSUD Cilacap.

Pemadaman kebakaran kapal perikanan telah berhasil dilakukan oleh berbagai pihak termasuk tim Damkar Pemda, Damkar pelindo, Pertamina RU IV Cilacap, BPBD Cilacap, Basarnas Cilacap, Aparat TNI, Polri, UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas dan Pemerintah Daerah setempat serta masyarakat nelayan.

Saat ini evakuasi bangkai kapal tengah dilakukan oleh para pemilik kapal beserta DPC HNSI Kabupaten Cilacap yang juga memerlukan dukungan berbagai pihak.

Penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Tim Inafis dan Labfor Polda Jawa Tengah. Namun, dari informasi yang diterima di lapangan, kebakaran diduga berawal dari adanya ledakan pada KM. Pas Mantap 02 milik Edy Saputra yang pada saat itu sedang melaksanakan perbaikan dan pencucian dinamo kapal.

Baca juga   Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji untuk Masyarakat Tetap Aman

“Kami terus mengimbau agar perbaikan kapal tidak dilakukan di kolam labuh. Pengawasan akan terus kami tingkatkan di pelabuhan perikanan yang untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari,” ujar Zaini.

Tim di lapangan juga sudah mendata ABK yang terdampak kebakaran kapal tersebut dan akan memberikan bantuan untuk dapat meringankan beban para ABK tersebut.

Ke depannya para ABK ini dapat disalurkan untuk bekerja pada kapal-kapal perikanan yg akan beroperasi dengan skema kebijakan penangkapan ikan terukur.

Lebih lanjut, Zaini juga mengatakan bahwa perbaikan dan pengembangan pelabuhan perikanan di Cilacap akan terus dikembangkan. Mengingat penambahan unit kapal perikanan juga terjadi setiap tahunnya.

“Kolam pelabuhan perikanan di unit pelaksana teknis (UPT) Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap memang sudah penuh, sehingga ada kapal yang tambat di tempat lain. Kita akan segera fasilitasi ini dengan melibatkan berbagai pihak,” ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan KKP akan mengembangkan PPS Cilacap menjadi eco fishing port (pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan) yang menjadi salah satu program prioritas KKP.

Pendanaannya dilakukan melalui pinjaman dan/atau hibah luar negeri (PHLN) yang difasilitasi oleh the Agence Française de Développement (AFD).

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Tim SAR Gabungan TNI Angkatan Laut (TNI AL) hingga hari ketiga pasca tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 pada Senin (30/5/2022), kembali berhasil mengevakuasi 10 korban. Foto: Dispenal

Peristiwa

Tim SAR TNI AL Kembali Evakuasi 10 Korban KM Ladang Pertiwi 02
Polda DIY menetapkan 41 orang sebagai tersangka yang berhasil ditangkap dalam Operasi bersandi Curat Progo 2022. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Operasi Curat Progo 2022, Polda DIY Tetapkan 41 Tersangka dari 39 Kasus
Hujan dengan intensitas tinggi serta aliran drainase yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) longsor dan merusak tiga unit rumah. Foto: BPBD Kabupaten Bogor

Peristiwa

Curah Hujan Tinggi, Kabupaten Bogor Dilanda Bencana Hidrometeorologi Basah
Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming kepada warga masyarakat terdampak Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Bank Indonesia Surakarta Serahkan Bantuan 2.000 Paket Sembako dan Vitamin
Hakim di Pengadilan Negeri Semarang Kelas IA Khusus, Kadarwoko mengaku, tanahnya akan terimbas proyek tol Yogyakarta-Bawen. Ia menyatakan ikhlas dan berharap agar ganti kerugian yang diberikan sesuai dengan harapannya dan warga. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Tanahnya Dilewati Tol Yogyakarta-Bawen, Hakim Tipikor Ini Ikhlas
Petani di Kembanglimus Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang melakukan okulasi tanaman jeruk untuk meningkatkan kualitas. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Tingkatkan Kualitas Pertanian Eduwisata, Petani Borobudur Okulasi Tanaman Jeruk Non Biji
Vaksinasi dosis pertama ini menyasar 450 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Bantul. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

Peristiwa

Pemkab Bantul Gelar Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas
Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Kecamatan Watumalang. Foto: Diskominfo Kab Wonosobo

Peristiwa

Wujudkan Desa STBM, Kecamatan Watumalang Wonosobo Deklarasikan ODF