Home / Peristiwa

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 02:26 WIB

60 Lokasi di Bantul Dapat Program Padat Karya Infrastruktur

Bupati Bantul H. Abdul halim Muslih mencanangkan program kegiatan padat karya infrastruktur Tahun Anggaran 2021 di Pedukuhan Bungsing, Guwosari, Pajangan. (Foto: Humas Bantul

Bupati Bantul H. Abdul halim Muslih mencanangkan program kegiatan padat karya infrastruktur Tahun Anggaran 2021 di Pedukuhan Bungsing, Guwosari, Pajangan. (Foto: Humas Bantul

NYATANYA.COM, Bantul – Bupati Bantul H. Abdul halim Muslih mencanangkan program kegiatan padat karya infrastruktur Tahun Anggaran 2021 di Pedukuhan Bungsing, Guwosari, Pajangan, Bantul, Rabu (4/8/2021).

Pembangunan infrastruktur ini dilakukan secara serentak di 60 lokasi yang tersebar di kapanewon dan kalurahan di Kabupaten Bantul. Rencana pelaksanaan program padat karya infrastruktur Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY akan berlangsung selama 18 hari kerja mulai 4-26 Agustus 2021.

Jumlah tenaga kerja yang terserap dalam proyek ini berjumlah 52 orang per lokasi dengan total 3.120 tenaga kerja. Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Aris Suharyanto, menjelaskan maksud pelaksanaan program padat karya ini adalah, terbentuknya persamaan persepsi dalam pelaksanaan padat karya infrastruktur Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan terlaksananya padat karya infrastruktur BKK secara tertib dan efisien.

Baca juga   Tembakau 18.519 Hektare Temanggung Siap Dipanen

Dalam laporannya, Aris Suharyanto menjelaskan pula empat tujuan program padat karya infrastruktur. Pertama adalah untuk menekan angka pengangguran, setengah penganggur dan masyarakat miskin, kedua, memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong, ketiga, meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pusat pelayanan sosial dasar yaitu pendidikan, kesehatan, pasar dan lain-lain, dan yang terakhir meningkatkan kualitas dan kuantitas pengembangan masyarakat ke arah yang lebih baik dan menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam sambutan arahannya mengatakan, program padat karya infrastruktur ini menilai setidaknya terdapat dua manfaat dari pembangunan proyek ini.

Pertama, tersedianya infrastruktur pedesaan yang memadai dan tersedianya kesempatan kerja bagi kelompok kerja yang beranggotakan masyarakat Bantul. Kedepannya, Bupati berharap, agar pola kerja ini bisa dikembangkan dari, oleh dan untuk masyarakat, sehingga program padat karya memiliki multi manfaat.

Baca juga   Polres Magelang Salurkan 4.500 Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

“Program padat karya memiliki manfaat yang sangat besar. Setidaknya ada dua. Pertama, tersedianya infrastruktur pedesaan yang memadai dalam wujud jalan cor block. Yang kedua memberikan kesempatan bekerja pada proyek padat karya ini. Apalagi di tengah pandemi kita membutuhkan banyak proyek yang bisa menyerap tenaga kerja untuk peningkatan kesejahteraan, ” terang Bupati.

Pemkab Bantul berkomitmen untuk terus menambah anggaran padat karya infrastruktur ini agar seluruh wilayah di Kabupaten Bantul memiliki infrastruktur yang baik.

“Anggaran pembangunan berasal dari APBD Bantul, APBD DIY, APBN dan APBKal. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat distribusi dalam kegiatan pengembagan ekonomi di wilayah masing-masing,” tambah Bupati Bantul. (*)

Share :

Baca Juga

Vaksinasi Merdeka Candi yang diselenggarakan Polres Boyolali di Kecamatan Nogosari. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Vaksinasi Moderna Sasar 2.800 Masyarakat Nogosari
Vaksinasi massal yang digelar Polres Batang bekerjasama dengan TNI, Pemkab, dan Kejaksaan Negeri Batang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Batang)

Peristiwa

11 Ribu Vaksin untuk Puskesmas Batang Didistribusikan
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Kejari Pekalongan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 di Kejari Pekalongan Lampaui Target
Kegiatan vaksinasi di kampung untuk menyisir warga di lingkungan paling bawah yang belum mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 Mulai Blusukan Masuk Kampung
Ilustrasi pembuatan vaksin Astrazeneca ternyata melibatkan anak Indonesia. (nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Kita Bangga! Dua Anak Bangsa Terlibat Pembuatan Vaksin Aztrazeneca
Di lokasi ini operasi penyekatan dilakukan setiap hari. (Foto:nyatanya.com/Dishub Kulonprogo)

Peristiwa

Penyekatan di Perbatasan Kulon Progo, Puluhan Kendaraan Diminta Putar Balik
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meninjau pelaksanaan vaksinasi sekaligus meluncurkan program 'Kota Jogja Merdeka Vaksin'. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Bangun Herd Immunity, Pemkot Yogya Luncurkan Gerakan ‘Jogja Merdeka Vaksin’
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyerahkan bantuan ponsel tersebut kepada anak-anak di Mako Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan Bantuan Ponsel untuk Anak Yatim Piatu Covid-19