Home / Wisata

Selasa, 27 Desember 2022 - 12:01 WIB

7 Objek Wisata di Soloraya yang Wajib Dikunjungi saat Libur Nataru, dari Wisata Alam sampai Sejarah

The Heritage Palace. Foto: ist/Via M_ogi122, Mustaqimahjati

The Heritage Palace. Foto: ist/Via M_ogi122, Mustaqimahjati

NYATANYA.COM, Surakarta – Kalau kamu sedang bingung memilih tempat wisata menarik untuk dikunjungi selagi menikmati liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Soloraya, kami punya referensinya.

Mulai dari wisata alam sampai sejarah yang pasti asyik buat healing dan tentu saja Instagramable.

Berikut ini 7 objek wisata di Soloraya yang wajib kamu kunjungi, dari wisata alam sampai sejarah:

Wahana 3D Trick Art Museum di The Heritage Palace. Foto: wisataheritagesolo.com

1. The Heritage Palace

Mungkin kamu tak menyangka ada tempat ”se-Eropa” ini di Solo, sebuah kota yang begitu identik dengan tradisi Jawa.

Ya, tempat itu bernama The Heritage Palace. Tempat ini awalnya merupakan pabrik gula peninggalan Belkamu dari tahun 1892 yang direvitalisasi menjadi tempat wisata keluarga sejak 2018 lalu.

Kalau kamu hobi selfie pasti bakalan terpuaskan di sini, pasalnya hampir setiap sudut tempat yang kental dengan nuansa Eropa klasik ini sangat Instagrammable dan berkesan seolah-olah bukan di Indonesia.

Tak cuma disuguhi bangunan ikonik ala-ala Eropa, di The Heritage Palace juga menyediakan sejumlah wahana yang Instagramable di area dalam bangunan ini, yakni Museum Transportasi dan 3D Trick Art Museum.

Untuk bisa mengakses tempat menarik ini, khusus 23 Desember 2022 – 3 Januari 2023, tiket masuknya dibandrol Rp35 ribu, khusus area outdoor (taman dan gedung cagar budaya).

Sedangkan untuk bisa mengakses semua wahana yang ada. Area Outdoor dan indoor (museum), kamu cukup membayar Rp65 ribu saja.

The Heritage Palace berlokasi di Jalan Permata Raya Dukuh Tegal Mulyo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

The Heritage Palace buka mulai pukul 08.30 sampai 16.30 WIB.

De Tjolomadoe. Foto: Via Jihanfrh_ ,TripCanvas

2. De Tjolomadoe

Satu lagi tempat ikonik bergaya kolonial di Soloraya adalah De Tjolomadoe, bangunan bekas pabrik gula warisan Hindia Belanda yang cukup kondang di Instagram.

Di bawah pengelolaan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko ini, di setiap sudutnya memang sangat Instagramable.

Jadi, kalau butuh stok foto untuk diunggah ke media sosial, tempat ini cocok banget untuk kamu.

Mesin-mesin besar yang digunakan untuk memproduksi gula di pabrik ini pada masa lalu, masih bisa kamu temukan di sini.

Mesin-mesin tersebut sengaja dipertahankan agar pengunjung tetap bisa merasakan suasana pabrik yang sesungguhnya.

Tak hanya berfungsi sebagai museum interaktif yang edukatif tentang sejarah perkebunan gula di tanah air, di De Tjolomadoe kamu juga bisa menjumpai berbagai spot foto keren.

Mulai dari ruang duduk untuk bersantai, hingga sebuah ruang khusus yang dalam keadaan gelap akan memendarkan warna-warni neon ala adegan di film Avatar.

Baca juga   Bank BPD DIY Launching QRIS, Tiket Masuk Destinasi Wisata Diskon 50%

Setelah lelah berkeliling, kamu bisa bersantai sambil meneguk secangkir kopi di Tjolo Coffee ataupun di Besali Café yang cukup luas dan nyaman dengan gaya kolonial.

De Tjolomadoe berada di Jalan Adi Sucipto No.1, Paulan Wetan, Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Untuk menikmati segala kelebihan yang diunggulkan De Tjolomadoe, kamu cukup membeli tiket masuk sebesar Rp25.000 saja.

Gardu Pandang Bukit Batur. Foto: Via Miklenoy/indonesia.tripcanvas.co

3. Gardu Pandang Bukit Batur

Kalau kamu ingin merasakan sejuknya alam pegunungan sekaligus ingin melihat panorama keindahan Gunung Merbabu dan Gunung Sindoro sekaligus Kota Boyolali, Gardu Pandang Bukit Batur bisa jadi pilihan apik.

Tak sekadar indah, keelokannya memang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Gardu Pandang Bukit Batur berada di puncak Suroteleng.

Hawa dingin dan kabut tipis di sekitarnya pun menambah keeksotisan tempat ini.

Di gardu dengan dua menara bambu yang terhubung oleh jembatan tali ini, kamu tak hanya disuguhi pemkampungan alam pegunungan yang luar biasa indahnya, tapi juga kesempatan menyaksikan sunrise yang memukau.

Gardu Pandang Bukit Batur terletak di Dusun Suroteleng, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali ini tak memasang tiket masuk alias gratis.

Bukit Gancik di Boyolali. Foto: Wahyu_setyoko/indonesia.tripcanvas.co

4. Bukit Gancik

Jika di Gardu Pandang Bukit Batur kamu disuguhi pemandangan lereng pegunungan Merbabu dan Sindoro, tidak demikian dengan apa yang bisa disaksikan di Bukit Gancik yang berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut ini.

Berada di kaki Gunung Merbabu, Bukit Gancik menyajikan pemandangan Gunung Merapi, yang terkenal kokoh dan garang bila sudah waktunya aktif.

Jalan menuju Bukit Gancik sayangnya masih kurang terawat. Jadi harap berhati-hati kalau kamu pergi ke sini mengendarai motor.

Tapi, jika ingin lebih praktis kamu bisa menggunakan ojek dengan biaya Rp10.000, sedangkan untuk tiket masuknya hanya Rp5.000/motor.

Bukit Gancik berlokasi di Dukuh Selo Nduwur, Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Bukit Cumbri Wonogiri. Foto: Tj_marz/indonesia.tripcanvas.co

5. Bukit Cumbri

Nah, jika kamu ingin merasakan sensasi berada di negeri di atas awan? Melipir saja ke Bukit Cumbri dan nikmati langsung pengalamannya.

Berada di ketinggian 638 mdpl, Bukit Cumbri menawarkan pemandangan alam Wonogiri dari atas.

Yang menjadikannya spesial adalah ketika gugusan awan ikut menjadi background, yang membingkai pemandangan sehingga tambah epik!

Namun untuk sampai ke spot terbaik untuk mendapatkan sensasi tersebut tidaklah mudah. Dibutuhkan trekking kurang lebih satu jam perjalanan dengan rute menanjak yang cukup curam.

Baca juga   Kena 'Tuthuk' di Malioboro, Wisatawan Silakan Lapor ke Posko Aduan yang Dibentuk Pemkot

Setelah sampai pada spot yang dituju, kerja keras kamu bakal terbayarkan karena akan ada pemandangan alam yang indah dan lanskap yang luar biasa untuk dinikmati.

Bukit Cumbri berada sekitar 40 kilometer arah timur Kota Wonogiri. Tepatnya di Desa Kepyar, Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

Tak ada tiket masuk untuk menikmatinya, kamu cukup membayar uang parkir kendaraan Rp5.000 untuk roda dua dan Rp10.000 untuk mobil.

Candi Ceto. Foto: nativelindonesia.com

6. Candi Ceto

Hanya butuh waktu satu jam berkendara dari Kota Solo, kamu sudah bisa sampai di gerbang indah menuju langit ke tujuh.

Sekilas, gapura ini mirip dengan Pura Lempuyangan yang berada di Pulau Dewata. Namun nyatanya, ini adalah gapura Candi Ceto yang lokasinya berada di Tawangmangu.

Banyak turis berfoto di gapura ini dengan latar belakang berhiaskan langit biru dengan awan putih.

Jadi, enggak salah kan kalau gapura ini disebut gerbang menuju langit ke tujuh?

Tapi kalau kamu ingin mendapatkan foto yang lebih eksotis, coba saja datang saat senja menjelang.

Warna langit yang dihiasi semburat warna jingga dari mentari yang tenggelam akan menambah kesan magis pada foto kamu.

Perjalanan kamu ke sini, pastinya enggak cuma sampai di gapura saja. Bangunan utama Candi Ceto juga tak kalah menarik kok.

Bebatuan yang disusun berundak, memiliki filosofinya tersendiri. Dan kamu bisa menikmati keindahan warisan kerajaan beragama Hindu ini sambil menghirup udara sejuk khas pegunungan.

Candi Ceto Ceto, berada di wilayah RT.01/RW.03, Cetho, Gumeng, Jenawi, Kabupaten Karanganyar.

Jam operasionalnya mulai 07.00 – 17.00 dengan tiket masuk Rp7.000 saja.

Tretes Taman Tani menawarkan pesona bunga. Foto: Puput_anugrah22

7. Tretes Taman Tani

Bagi kamu para pecinta bunga pasti senang berada Tretes Taman Tani (yang punya nama hits Triple-T). Bayangkan, kamu akan dikelilingi bunga-bunga berwarna-warni yang indah.

Kalau datang saat hari cerah, selain disuguhkan aneka bunga, kamu juga bisa melihat Gunung Merapi yang tinggi menjulang.

Untuk menikmati pemandangan di sini, tersedia juga gazebo yang bisa digunakan untuk duduk-duduk santai.

Untuk mendapatkan pemandangan bunga-bunga yang mekar sempurna sebaiknya datanglah di akhir tahun atau saat musim penghujan mulai tiba, karena saat musim kemarau bunga-bunga di sini cenderung layu.

Jadi so pasti sangat cocok untuk dikunjungi saat liburan Nataru saat ini. Apalagi tiket masuknya cuma Rp5.000.

Untuk menikmati keindahannya, monggo kita menuju Desa Gebyog, Samiran, Selo, Dusun I, Samiran, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

(*/N1)

Sumber: Dari berbagai sumber

Share :

Baca Juga

Indah Juanita, Direktur Utama BOB (kedua dari kiri) dan Direktur Damri, Setia N Milatia Moemin usai bertemu di kantor BOB. Foto: nyatanya.com/Instagram Borobudur

Wisata

DAMRI Dukung Aksesibilitas Pengembangan Destinasi Super Prioritas Borobudur

Wisata

Gandeng Komunitas, Keraton Yogya Sosialisasi Kawasan Sumbu Filosofi pada Generasi Muda
Rapat Koordinasi bersama Mitra operator seluler dan penyelenggara menara telekomunikasi (tower provider) di Yogyakarta, pada Rabu (13/7/2022). Foto: AYH/Humas Kominfo

Wisata

Operator Seluler Diajak Dukung Wajah Baru Kawasan Borobudur
Taman Pintar Virtual Guide dan Taman Pintar 360 Derajat jadi layanan baru bagi wisatawan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wisata

Apa Itu Taman Pintar Virtual Guide dan 360 Derajat yang Baru Diluncurkan?
Tradisi Mangenta dari Kalimantan Tengah pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) berhasil tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori peserta terbanyak. Foto: MC.Isen Mulang

Wisata

Pecahkan Rekor MURI, Ini Tradisi Mangenta yang Harus Dijaga Kelestraiannya
Gibran Rakabuming Raka mencoba mobil listrik wisata bantuan dari Yayasan Tahir Foundation di komplek Balaikota Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Wisata

Asikkk, Solo Kini Punya Mobil Listrik Wisata Lur
Kabupaten Semarang Carnival 2022 digelar di Lokawisata Bukit Cinta, Banyubiru, Selasa (22/3/2022). (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Wisata

Kabupaten Semarang Carnival 2022 Tandai Kebangkitan Pariwisata
Foto: Dok. Birkom Kemenparekraf

Wisata

Wacana Tiket Terusan Wisatawan di TN Komodo Rp3.750.000 Masih Tahap Pembahasan