Home / News

Rabu, 1 September 2021 - 22:55 WIB

90% Pelaku Wisata di DIY Sudah Divaksin

Vaksinasi pelaku wisata di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

Vaksinasi pelaku wisata di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemda DIY untuk pelaku pariwisata dan lingkungannya telah masuk pada gelaran angka ke-25. Dari rangkaian kegiatan tersebut, 90 % atau 32.000 pelaku wisata di DIY sudah tervaksinasi.

Pada angka ke-25 vaksinasi diberikan pada pelaku wisata dan lingkungan sekitar destinasi wisata di Kulonprogo, Selasa (31/8/2021). Bertempat di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo, vaksinasi digelar dengan target 1.000 peserta dan ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, Bupati Kulonprogo Sutejo dan Wabub Kulonprogo, Fajar Gegana.

Namun, karena antusiasme masyarakat sekitar dan para pelaku wisata di daerah tersebut, vaksinasi mampu melebihi target yaitu 1.200 peserta.

“Saya sudah menghitung ini sudah yang ke-25, jadi seriesnya sudah 25, tentu ini merupakan satu aktivitas untuk mempersiapkan pariwisata Yogya atau Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk menjadi wisata yang aman, yang sehat baik itu oleh pelaku pariwisata di Yogya itu sendiri maupun kepada para wisatawan yang akan datang, mereka akan percaya diri kalau pelaku wisata di DIY, sudah tervaksinasi,” jelas Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo.

Singgih mengungkapkan dari gelaran vaksinasi kepada para pelaku dan masyarkat di sekitar destinasi wisata ini akan mampu mendukung percepatan vaksinasi.

Baca juga   1.100 Ibu Hamil Jadi Sasaran Vaksin Pemkot Yogya

“Saya berharap dengan vaksinasi tersebut bisa menjadikan target 75-80 persen penduduk DIY sudah tervaksin, bisa segera tercapai, sehingga wisata bisa dibuka kembali dan roda perekonomian segera pulih,” ujar Singgih.

Kegiatan vaksin Wisata DIY ini selain bertujuan untuk mendukung percepatan vaksinasi juga untuk menyiapkan pariwisata agar siap dikunjungi saat sudah dibuka kelak. Dalam pembukaan destinasi wisata sendiri ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu verifikasi ulang destinasi wisata dan usaha jasa wisata.

“Persiapan aktivasi wisata meliputi penyiapan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau yang dikenal dengan CHSE dan prokes wisata. Selain itu, vaksinasi juga menjadi hal penting lainnya,” jelas Singgih.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo mengungkapkan vaksinasi massal ini bukan hanya dikhususkan untuk pelaku wisata dan masyarakat sekitar saja, namun juga bisa diikuti oleh siapa saja yang berkenan dan membutuhkan.

Penyelenggaraan vaksinasi ini adalah bentuk perhatian, kepedulian dan tanggung jawab Pemda DIY kepada seluruh masyarkat termasuk warga Kulonprogo. Oleh karena itu, Sutedjo menghimbau masyarakat untuk ikut serta mengkampanyekan vaksinasi pada lingkungan sekitar.

Baca juga   Vaksinasi Merdeka Candi Tembus 31 Ribu Orang

“Mari semua ikut mendorong dan mengajak yang lain untuk mau dan bersedia ikut vaksin di berbagai tempat. Di setiap Puskesmas pun setiap hari melayani vaksinasi, juga banyak kegiatan vaksinasi massal seperti hari ini di beberapa tempat juga bisa diikuti. Mari kita manfaatkan pelayanan vaksin gratis ini. Ini adalah itikat dari pemerintah untuk membantu menjaga kesehatan Bapak/Ibu semuanya,” ungkap Sutedjo.

Fajar Gegana, Wakil Bupati Kulonprogo menambahkan, vaksinasi untuk pelaku wisata ini memang menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan pembukaan destinasi wisata apabila sudah diizinkan. Walaupun saat ini PPKM DIY masih pada level 4 dan belum ada izin pembukaan destinasi wisata, namun Fajar menjelaskan apabila nanti sudah ada pelonggaran, destinasi wisata siap langsung beroperasi.

“Saat ini capaian vaksinasi di Kulonprogo sudah 52%, dengan hari ini mungkin bisa bertambah jadi 53% atau 54%. Untuk ketersediaan vaksin masih terus ada. Kami bekerjasama dengan TNI Polri juga untuk vaksiansi. Kami juga sangat mengapresiasi TNI POLRI pada kegiatan ini karena mereka tidak berhenti berperan aktif. Kami juga terus-menerus melibatkan pihak-pihak swasta maupun organisasi untuk melakukan vaksinasi,” tutup Fajar. (*)

Share :

Baca Juga

Penampakan Gunung Merapi pagi tadi pukul 06:46 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

BPPTKG Ubah Rekomendasi Daerah Bahaya Erupsi Gunung Merapi
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Ingat! Mulai 1 Juni 2021 Transaksi di ATM Link Tak Lagi Gratis
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima bantuan berupa 500 ton Liquid Oxygen dari Tanoto Foundation.(Foto:nyatanya.com/BNPB)

News

Pemerintah Terima Bantuan 500 Ton Oksigen Cair dari Tanoto Foundation
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 1.808 Orang
Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten

News

Kasus Corona Terus Melonjak, Klaten Siapkan Isolasi Terpusat di Tiap Kecamatan
Ribuan pelajar di Kabupaten Magelang disasar vaksinasi Covid-19 yang digelar Badan Intelijen Negara. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

9.000 Pelajar dan Santri Magelang Jadi Sasaran Vaksinasi BIN
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Meledak, Hari Ini Yogya Tambah 791 Kasus Positif Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan, Purwanti SKM, M.Kes. (Foto: Humas Karanganyar)

News

Pemkab Karanganyar Fasilitasi Vaksinasi Bagi CASN