Home / News

Minggu, 15 Agustus 2021 - 21:31 WIB

Ajak Masyarakat Saling Menguatkan, Ganjar: “Diobong Ora Kobong Disiram Ora Teles”

Ibarat pepatah Jawa, ‘diobong ora kobong, disiram ora teles’. Bahwa seberat apapun cobaan hidup, kita harus kuat dan tangguh menghadapinya. Demikian Ganjar Pranowo menyemangati warga Jawa Tengah.  (Foto:HumasJateng)

Ibarat pepatah Jawa, ‘diobong ora kobong, disiram ora teles’. Bahwa seberat apapun cobaan hidup, kita harus kuat dan tangguh menghadapinya. Demikian Ganjar Pranowo menyemangati warga Jawa Tengah. (Foto:HumasJateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Provinsi Jawa Tengah dilakukan secara terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, di halaman Kantor Gubernur Jateng, Minggu (15/8/2021).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat untuk saling menguatkan di masa pandemi Covid-19 ini.

Pada kesempatan tersebut, Ganjar mengobarkan semangat untuk kuat melawan pandemi. Dia mengingatkan, masa-masa berat seperti ini juga pernah dilewati nenek moyang tanpa menyerah. Menurut dia, nenek moyang telah memberi contoh dengan keterbatasannya menolak kalah dari wabah.

“Semua bergerak dan berusaha, berikhtiar sekuat-kuatnya, sebisa-bisanya. Ibarat pepatah Jawa, ‘diobong ora kobong, disiram ora teles’. Bahwa seberat apapun cobaan hidup, kita harus kuat dan tangguh menghadapinya,” ujar Ganjar.

Dia juga mengingatkan perlunya kesadaran peran dari masing-masing individu. Misalnya, sebagai aparatur sipil negara harus melayani, maka beri pelayanan terbaik pada masyarakat dengan ikhlas dan tidak mengeluh.

Baca juga   55 RT di DIY Masih Merah, Sri Sultan: Kepatuhan Prokes Kunci Strategis Perangi Covid-19

Selain itu, Ganjar meminta agar seluruh pihak saling menguatkan, mulai dari hal yang terkecil. Misalnya saling mengingatkan untuk disiplin menjaga prokes atau mau divaksin. Dalam hal ini Ganjar telah membuat gerakan Eling lan Ngelingke.

Contoh lain tindakan saling menguatkan yakni dengan menyisihkan rezeki untuk jajan atau berbelanja di warung tetangga. Di kalangan ASN, gerakan tersebut telah dilakukan.

“Ini mungkin kecil bagi kita, tapi bagi warga manfaatnya sangat besar,” ujar Ganjar.

Kesadaran untuk saling menguatkan juga perlu dilakukan antaraparatur di setiap instansi dan semua level. Hal ini yang mendasari dimulainya Rembug Desa. Yakni sebuah ikhtiar kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan para kepala desa.

Baca juga   Warga Positif Covid-19 Dijemput untuk Jalani Isoter

“Karena kita sadar para kades dan perangkatnya, adalah perwira yang ada di garis depan perlawanan pandemi,” ujarnya.

Dalam keadaan ini, Ganjar meminta kepada seluruh pihak agar tidak saling menjatuhkan atau berpangku tangan. Semua harus sadar akan tanggung jawabnya.

“Saat ini kita sedang berjuang untuk kemanusiaan, bukan untuk pamer jabatan apalagi membanggakan kekuasaan. Jika kesadaran peran ini benar-benar tumbuh ing manah panjenengan, Insyaallah, kita semua akan jadi generasi tangguh,” tegas Ganjar.

Di usia ke-71 tahun ini, lanjutnya, diharapkan jadi momen tepat untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kemampuan untuk mewujudkan Jawa Tengah Tangguh. “Ayo, siapkan diri kita, siapkan pikiran, jiwa dan raga kita untuk memasuki era baru. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan kekuatan,” tegas Ganjar.  (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com/istimewa)

News

Kasus Corona Melonjak, Pemda DIY Tambah Pasokan Oksigen
Ilustrasi vaksin Moderna. (Foto: istimewa)

News

Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Nakes Jateng Dimulai Minggu Ini

News

Pagi Tadi, Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Pemda DIY Realokasi Belanja Rp418,35 M untuk Tangani Covid-19
Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar Polres Magelang sudah tembus 19 Ribu orang. (Foto:humas/beritamagelang)

News

Vaksinasi Merdeka Candi Tembus 19 Ribu Orang
Super Blood Moon aman dilihat dengan mata telanjang. Foto: nyatanya.com/istimewa

News

Super Blood Moon 26 Mei, BMKG Imbau Warga Pesisir Yogya Waspada Air Pasang
Rekaman awan panas guguran Merapi tanggal 5 Agustus 2021 pukul 08.05 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 5 Kali Semburkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jateng untuk percepatan vaksinasi dengan mengoperasikan "Vaccine Mobile". (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Baru 30 Persen, 8,7 Juta Orang di Jateng Telah Divaksin