Home / Peristiwa

Kamis, 24 Juni 2021 - 08:02 WIB

Akses Jalan Masuk Objek Wisata Rawa Jombor Ditutup

Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Menindaklanjuti instruksi Bupati Klaten Nomor 3 tahun 2021 tentang percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Pemkab Klaten menutup seluruh objek wisata di wilayahnya.

Tak terkecuali Objek Wisata Rowo Jombor di Krakitan, Bayat, Klaten yang ditutup mulai Selasa sore (22/6/2021) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Petugas dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klaten dibantu Satpol PP, Dinas Perhubungan dan aparat TNI Polri menutup akses jalan masuk ke objek wisata Rawa Jombor dengan water barrier (pembatas jalan berwarna oranye) dan garis larangan melintas.

Kepala Disparbudpora Klaten, Sri Nugroho mengatakan pihaknya segera memberikan sosialisasi terkait instruksi tersebut kepada pelaku pariwisata, jika akan dilakukan penutupan seluruh objek wisata di Klaten.

Baca juga   “Sego Tiwul”, Aplikasi Layanan Pertanahan di Wonogiri

“Penutupan dilakukan di objek wisata, sekaligus segala aktivitas di dalamnya,” ungkapnya, ditemui di lokasi penutupan.

Penutupan Rawa Jombor diawali dengan pemasangan water barrier milik Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten pada akses jalan seputar Rawa Jombor. Selain itu, dipasang pula garis larangan melintas milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten.

“Belum ada batas waktu penutupan. Yang menjadi pertimbangan adalah situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 sesuai dengan Instruksi Bupati,” kata Sri Nugroho.

Baca juga   Ingat! Jangan ke Pasar Jika Sedang Sakit

Sementara itu, Kepala Satpol PP Klaten, Joko Hendrawan mengatakan, penutupan dilakukan untuk memastikan tidak ada kerumunan masyarakat, khususnya di lokasi wisata. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah munculnya klaster wisata, mengingat kondisi penularan Covid-19 di wilayah Klaten masih tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi Klaten, yang sudah masuk di zona merah penyebaran Covid-19. Diharapkan, melalui upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Klaten, kondisi Klaten menjadi stabil,” paparnya.

Dengan ditutupnya akses Rawa Jombor, mobilitas masyarakat yang tinggal di sekitarnya dialihkan ke jalur lainnya yang tidak mengarah ke area rawa.(*)

Share :

Baca Juga

Penanaman varietas padi Srimulyo oleh petani di Dusun Clapar, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Kembangkan Varietas Padi Srimulyo, Mahasiswa Turun ke Sawah
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming saat mengunjungi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Negara Kelas I Kota Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Warga Binaan Rutan Surakarta Terima Order Menjahit
Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya meninjau progres pembangunan sarana pelengkap terminal di lantai 2 berupa convention hall. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Tirtonadi Jadi Percontohan Nasional Revitalisasi Terminal Tipe A di Tanah Air
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid meninjau pelaksanaan vaksin pertama bagi pekerja sektor keuangan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Ribuan Pegawai Jasa Sektor Keuangan Antusias Divaksin
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

11 Warga Bandongan Sembuh Covid-19
Penandatanganan kerjasama Dekranasda Jateng dengan Bank Jateng yang mendukung pengadaan ruang pamer tersendiri di Yogyakarta Internasional Airport. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Angkat Produk UKM Kriya, Dekranasda Jateng Buka Ruang Pamer di YIA
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X secara simbolis menanam pohon pencanangan Agroforestry di Alas Pengkol Sriharjo Imogiri Bantul. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Hutan Tematik Agroforestry Dibangun di Kawasan Alas Pengkol
Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming menyerahkan bantuan konsentrator oksigen kepada Pemkab Karanganyar dan Pemkab Sukoharjo. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Soloraya Harus Kompak Lawan Pandemi, Gibran Serahkan Bantuan Konsentrator Oksigen