Home / Peristiwa

Senin, 14 Maret 2022 - 13:48 WIB

Aksi Bersih Sungai Kali Kuning Blendangan Berbah Sleman

Komunitas Kali Kuning Blendangan mengadakan kegiatan bersih-bersih Sungai Kali Kuning (kalkun) pada hari Minggu (13/3/2022).  (Foto:MC Sleman)

Komunitas Kali Kuning Blendangan mengadakan kegiatan bersih-bersih Sungai Kali Kuning (kalkun) pada hari Minggu (13/3/2022). (Foto:MC Sleman)

NYATANYA.COM, Sleman – Komunitas Kali Kuning Blendangan mengadakan kegiatan bersih-bersih Sungai Kali Kuning (kalkun) pada hari Minggu (13/3/2022).

Lokasi kegiatan bersih Sungai Kali Kuning mengambil tempat di Padukuhan Blendangan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, DIY. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 7.30-11.00 WIB ini melibatkan berbagai komunitas, sepert Komunitas Kali Kuning Blendangan, Komunitas Sungai Lali Opak, TRB Berbah, Relawan Tegaltirto, dan Forum Linkungan Hidup Berbah.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan warga masyarakat padukuhan Blendangan, Tegaltirto dengan total 70 peserta yang terlibat.

Panewu Berbah Rohmiyanto, AP memberikan apresiasi aksi bersih-bersih sungai yang melibatkan warga dan komunitas peduli sungai di Berbah. Harapannya kepedulian warga menjadikan sungai bersih dari sampah dan tanaman pengganggu di aliran sungai.

Baca juga   Geger Mie Gacoan Gejayan, Benarkah Tak Bawa Motor Ditarik Uang Parkir?

”Dengan sungai yang bersih, air mengalir lancar dari hulu sampai hilir,” ujar Rohmiyanto.

Sementara itu, Irianto Wibowo yang merupakan Tokoh Komunitas Sungai Sleman mengatakan bahwa aksi bersih sungai kali ini juga merupakan program Prokasih dari DLH Kabupaten Sleman, yaitu aksi serentak bersih sungai di 10 titik. Perkiraan total warga dan relawan yang terlibat aksi sekitar 500 orang.

“Untuk aksi bersih bersih kali kuning sendiri dilaksanan di 4 titik lokasi, mulai dari hulu di Grogolan Umbulmartani Ngemplak, Kali Kuning Sempu wedomartani, di Kali Kuning Blendangan Tegaltirto, dan di Dawukan Sendangtirto yang merupakan bagian Kali Kuning paling selatan wilayah Kabupaten Sleman,” jelas Irianto.

Baca juga   Buntut Kerusuhan Suporter, 5 Orang Ditahan dengan Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara

Menurut Irianto, menjaga dan merawat aliran sungai adalah tanggung jawab semua pihak baik warga yang tinggal di pinggiran sungai, pemerintah, komunitas peduli sungai, media massa, dan pengusaha.

Komunikasi aktif dari semua pihak terkait dengan pemanfaatan sungai harus terus dilakukan melalui edukasi yang terus menerus dengan berbagai sistem dan skema

“Dengan dilakukan aksi bersih sungai harapannya ekosistem biota sungai akan terjaga dan sungai akan tetap menjadi menjadi penyangga kehidupan,” pungkas Irianto.

(N1)

Share :

Baca Juga

Paguyuban pendorong gerobak Malioboro, Senin (7/2/2022) melakukan audiensi dengan Pemkot Yogyakarta terkait nasib mereka pasca relokasi PKL ke Teras Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pendorong Gerobak Malioboro Nganggur Pasca Relokasi PKL, Begini Langkah Pemkot Yogya
Kuasa hukum saksi korban Agung Nugroho SH, M.Sc dan rekan. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Sidang Tempati Rumah Tanpa Hak, Saksi Korban Bersikukuh Tak Beri Izin, Terdakwa Membantah 
Vihara Buddha Prabha di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Vihara Budha Prabha Gondomanan Akan Dijadikan Percontohan Rumah Ibadah Ramah Anak
Kepala BTP Jabagteng, Putu Sumarjaya menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan penguatan struktur drainase underpass Makamhaji guna mencegah kerusakan berulang. (Foto: Kemenhub)

Peristiwa

Berkali-kali Rusak, DJKA Perkuat Struktur Drainase Underpass Makamhaji
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meninjau percepatan vaksinasi. Pihaknya mengejar 143 ribu sasaran untuk memenuhi target pencapaian vaksinasi 70%. (Foto:Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

Pemkab Sukoharjo Targetkan Vaksinasi Capai 70% dalam Tiga Hari
Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada Konferensi Pers dengan awak media di Dumai, Riau, Senin (14/2/2022). (Foto:KKP/InfoPublik)

Peristiwa

KKP Pastikan Proses Hukum Penambangan Pasir Laut di Pulau Rupat Riau
Seekor Harimau Sumatera ditangkap tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, setelah membuat resah sebagian masyarakat Aceh Selatan. Foto: BKSDA

Peristiwa

Harimau Sumatera Ditangkap di Aceh, Kerap Mangsa Hewan Ternak dan Keselamatan Warga
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. (Foto: Kemendikbudristek)

Peristiwa

Menteri Nadiem Raih Penghargaan People of The Year 2021