Home / News

Rabu, 30 Juni 2021 - 23:37 WIB

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Sampai Malam Ini Sudah 11 Kali Muntahkan Awan Panas Guguran

Penampakan Gunung Merapi pukul 16.44 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

Penampakan Gunung Merapi pukul 16.44 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gunung Merapi, Rabu (30/6/2021) menunjukkan aktivitas terbanyak sejak pagi hingga malam hari ini. Setidaknya tercatat Merapi 11 kali muntahkan awan panas guguran dan lava pijar, sejak aktivitas pertama pukul 05.01 WIB dan disusul pukul 05.29 WIB pagi tadi.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mencatat awan panas guguran pada pukul 10.32 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 38 mm dan durasi 108 detik. Visual Gunung Merapi berkabut, sementara estimasi jarak luncur 1.200 m ke arah barat daya.

Penampakan Gunung Merapi pukul 17.41 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

Awan panas guguran kembali terjadi pada pukul 15.13 WIB. Dimana tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 83 detik, jarak luncur 1.000 m ke arah tenggara. Dan pukul 16.41 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 91 detik. Jarak luncur 1.000 m ke arah tenggara, angin ke barat. Disusul pada pukul 16.59 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 82 detik. Jarak luncur 900 m ke arah tenggara.

Baca juga   90% Pelaku Wisata di DIY Sudah Divaksin

BPPTKG kembali mencatat Awan panas guguran Gunung Merapi pada pukul 17.40 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 20 mm dan durasi 128 detik. Jarak luncur 1.300 m ke arah barat daya. Disusul pada pukul 17.48 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 87 detik. Jarak luncur 1.000 m ke arah tenggara, dan pukul 17.57 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 28 mm dan durasi 81 detik. Jarak luncur 1.000 m ke arah tenggara.

Baca juga   Meski Kasus Covid-19 Mulai Turun, 3 Daerah di DIY Ini Masih Butuh Perhatian
Penampakan Gunung Merapi pukul 19.50 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

Awan panas guguran kembali terlihat pada pukul 18.42 WIB. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 144 detik. Jarak luncur 1.500 m ke arah tenggara, dan pukul 19.50 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 50 mm dan durasi 86 detik. Jarak luncur 900 m ke arah tenggara.

Meski terjadi peningkatan aktivitas pada hari ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi di Siaga Level 3, yang sudah diterapkan sejak 5 November 2020. (N1)

Share :

Baca Juga

Gerai Vaksin Presisi Mapolres Magelang telah melayani sebanyak 43.605 orang. (Foto: humas/beritamagelang)

News

Vaksinasi Covid-19 Polres Magelang Tembus 43 Ribu Orang
Suasana Pembelajaran Tatap Muka di SD N 9 Boyolali, momen yang dirindukan. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

News

Guru Harus Datang Lebih Awal, PTM Menjawab Kerinduan Siswa Masuk Sekolah
Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kementerian Pertanian siapkan lahan seluas 300 hektare sebagai lumbung pangan hortikultura. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Antisipasi Anjloknya Harga Cabai, Temanggung Siapkan Lumbung Pangan Hortikultura
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Sembuh Covid-19 DIY Kembali Bertambah 2.311 Orang
RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

News

33 Pasien Meninggal, Krisis Oksigen di RSUP Dr Sardjito Sudah Teratasi
Ganjar Pranowo meninjau sentra vaksinasi yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Mi dan Bakso (Papmiso) Indonesia di Mal Tentrem Semarang. (Foto: Humas Jateng)

News

Ganjar Apresiasi Papmiso, Gerakkan Pedagang Mi dan Bakso untuk Vaksin
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

338 Pasien Covid-19 di Magelang Sembuh, Terbanyak dari Mertoyudan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Magelang Terus Berkurang