Home / Peristiwa

Senin, 12 September 2022 - 23:08 WIB

Anak Laporkan Ibu Kandung Sendiri Karena Masalah Ini, Polisi Lakukan Mediasi

Kombes. Pol. Hadi Wahyudi. Foto: Dok.Humas Polda Sumut/Tribratamews

Kombes. Pol. Hadi Wahyudi. Foto: Dok.Humas Polda Sumut/Tribratamews

NYATANYA.COM, Medan – Polda Sumut bakal memediasi kasus anak yang melaporkan ibu kandungnya atas dugaan tindak penganiayaan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes. Pol. Hadi Wahyudi, mengatakan laporan DRA sudah diproses Subdit IV Renakta Dit Reskrimum Polda Sumut.

“Saat ini proses laporan sedang berlangsung di Subdit Renakta dan tentu penyidik akan menggali dengan mengundang para pihak mendapatkan informasi dan keterangan-keterangan yang lain,” jelas Kabid Humas Polda Sumut dalam keterangan resminya dikutip, Senin (12/9/2022).

Kabid Humas Polda Sumut mengungkapkan, laporan DRA terhadap ibu kandungnya atas dugaan tindak penganiayaan, dan penyidik bakal mengedepankan mediasi.

Baca juga   Tidak Kooperatif, Polda Sumut Cekal Keluarga Bos Judi Online Apin BK

“Tentunya upaya-upaya kita untuk memberikan ruang kepada para pihak melakukan perdamaian dan penyelesaikan perkara secara kekeluargaan,” jelas Kabid Humas Polda Sumut.

“Apalagi ini yang dilaporkan ibu kandungnya sendiri pasti penyidik lebih hati-hati melakukan proses hukumnya,” tambah Kabid Humas Polda Sumut.

Sebelumnya, Erni warga Kecamatan Medan Timur dilaporkan anak kandungnya ke Polda Sumut atas dugaan kasus tindak penganiayaan.

Erni mengatakan, awalnya dirinya menuju rumah anaknya inisial DRA di Jalan Tuasan, Kecamatan Medan Tembung, untuk mengambil dokumen penting, Rabu (17/11/22).

Baca juga   Korea Bantu Surya Panel dan Water Purifier untuk 5 Kelurahan Ini

Namun, saat dirinya menanyakan dokumen itu sang anak tidak memberikannya malah menyekap di dalam rumah.

“Dengan spontan ibu merasa ketakutan lalu menghubungi beberapa kerabat memberitahu posisi sedang dikurung dan terancam,” jelasnya.

Erni menduga, dirinya dilaporkan anak kandungnya sebagai laporan tandingan yang dilakukan oleh suaminya. Dia mengaku pernah melaporkan suaminya anggota polisi dalam kasus KDRT.

“Sepanjang saya tau, dia tidak akan terima kalau ayahnya dilaporkan makanya dia membuat laporan tandingan. Sebab saya juga tidak paham hukum,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Rokok ilegal yang ditemukan di Pasar Simo. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Rokok Ilegal Marak di Boyolali, Aparat Belum Bertindak
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menandatangani perjanjian Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik antara Provinsi Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (1/12/2021) malam. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Harmonisasi Jawa-Sunda, Sri Sultan dan Ridwan Kamil Tandatangani Perjanjian Kerjasama
Rapat Koordinasi Daerah Dekranasda Jateng di Grhadhika Bhakti Praja, Rabu (8/12/2021). (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Angkat UMKM Kriya, Dekranasda Jateng Luncurkan “Drakor” dan Perkuat Kolaborasi
Warga RW 11 Kelurahan Ngampilan melakukan kegiatan Sambang Kampung untuk mengedukasi terkait protokol kesehatan dan pemberantasan sarang nyamuk. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Meski Kasus Turun Signifikan, Warga Diminta Waspada DBD
Proses pelepasan dan tebar ikan di bendungan. (foto: istimewa)

Peristiwa

Perum Jasa Tirta Tebar 25 Ribu Nila di Bendungan Delingan
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi melihat stand Gebyar UMKM Kemantren Ngampilan dan berdialog dengan para pelaku usaha. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Gebyar UMKM Ngampilan Fasilitasi Pelaku Usaha Agar Dikenal Luas
Ilustrasi. Foto: Ist

Peristiwa

Bocah Terkena Peluru Nyasar di Sleman Sudah Membaik, Begini Kata Kapolda DIY
Gambar (maket) rencana lokasi bekas penambangan batu andesit (quarry) bakal menjadi destinasi wisata menarik di Indonesia dan Jawa Tengah. (Foto: BBWS DIY)

Peristiwa

Ada Recovery di Bekas Penambangan Quarry, Wadas Jadi Destinasi Wisata Paling Memikat