Home / Peristiwa

Minggu, 9 Januari 2022 - 22:05 WIB

Angin Kencang di Luwi Rusak 30 Rumah Warga, 120 Jiwa Mengungsi

Rumah warga roboh akibat diamuk angin kencang yang melanda wilayah Desa Raja dan Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (8/1/2021). (Foto: BNPB)

Rumah warga roboh akibat diamuk angin kencang yang melanda wilayah Desa Raja dan Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (8/1/2021). (Foto: BNPB)

NYATANYA.COM, Luwu – Angin kencang di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (8/1/2021) memporakporandakan puluhan rumah warga.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, peristiwa yang berlangsung bersamaan dengan hujan lebat ini berdampak di dua desa, yaitu Desa Raja dan Lengkong, Kecamatan Bua.

“Angin kencang mengakibatkan sejumlah kerusakan rumah warga, dengan rincian rumah rusak berat 14 unit dan rusak ringan 16 unit,” kata Muhari dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Minggu (9/1/2022).

Baca juga   Ribuan Bidang Tanah di Desa Banjaran Tersertifikasi

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu menyebutkan tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat peristiwa ini.

Selain itu, sebanyak 120 jiwa mengungsi ke tempat kerabat terdekat. BPBD yang dibantu TNI, Polri dan unsur terkait lain memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak.

Melihat peringatan dini cuaca BMKG pada Minggu (9/1/2022), Provinsi Sulawesi Selatan masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi yang disertai petir atau kilat dan angin kencang.

Baca juga   Satu Rekening Satu Pelajar Bawa Pemkot Salatiga Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Nasional

Menyikapi potensi bahaya angin kencang, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga.

Masyarakat dapat mengantisipasi dampak maupun mengurangi risiko dengan pengecekan dan penguatan pada atap rumah, memangkas ranting-ranting pohon sehingga tidak mudah roboh dan mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga, khususnya menghadapi puncak musim hujan di Januari hingga Februari.

Apabila berada di luar ruangan, hindari berteduh atau berlindung di bawah pohon dan papan reklame saat angin kencang berlangsung.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Karyawan RFB saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sesuai arahan Sri Sultan HB X. Foto: nyatanya.com/ts miko

News

Ikuti Arahan Sultan HB X, Perusahaan Keuangan Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari
Annisa sempat terkejut saat mengetahui orang yang menanyainya adalah Gubernur Ganjar. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Rezeki Nomplok, Annisa Dapat Sepeda dari Ganjar
Petugas PMK berupaya memadamkan api. Foto: Ist/selalu.id

Peristiwa

Gara-gara Anak Main Korek Api, Rumah di Tambaksari Surabaya Terbakar
Saat mengecek banjir itu, lokasi pertama yang didatangi Ganjar adalah tempat pengungsian. Ia memastikan semua pengungsi tertangani dengan baik. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Banjir di Banyumas dan Kebumen, Ganjar Pastikan Pengungsi Tertangani
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengisi ceramah tarawih di Masjid UGM, Rabu (6/4/2022). Foto: Humas Jateng

Peristiwa

Ceramah Tarawih di Masjid UGM, Ganjar Bagikan Pengalaman Reformasi Birokrasi
Bupati Klaten, Sri Mulyani mengapresiasi pertanian hortikultura yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jabung, Kecamatan Gantiwarno. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Kembangkan Pertanian Hortikultura, Bupati Klaten Apresiasi Upaya BUMDes Jabung
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta melakukan monitoring dalam memilah limbah medis. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Limbah Medis Covid-19 Jadi Perhatian Khusus DLH Kota Yogya
Ganjar dengan sabar mendampingi Suparman yang takut suntik vaksin. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ada Buruh Takut Suntik Vaksin, Ganjar Langsung Dampingi