Home / Peristiwa

Senin, 24 Januari 2022 - 21:19 WIB

Angin Kencang Ngamuk di Sragen, 34 Rumah Rusak dan Puluhan Pohon Tumbang

Petugas BPBD Kabupaten Sragen bersama tim gabungan melakukan pemotongan batang pohon tumbang di salah satu ruas jalan usai diterjang angin kencang pada Minggu (23/1). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

Petugas BPBD Kabupaten Sragen bersama tim gabungan melakukan pemotongan batang pohon tumbang di salah satu ruas jalan usai diterjang angin kencang pada Minggu (23/1). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

NYATANYA.COM, Sragen – Angin kencang ngamuk di wilayah Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (23/1/2022) pukul 17.15 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen melaporkan, sebanyak 34 unit rumah mengalami rusak ringan. Selain itu, tercatat terdapat 27 pohon tumbang diakibatkan kejadian ini.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. mengatakan, peristiwa ini terjadi setelah hujan disertai angin kencang yang berdampak di tiga kecamatan.

Baca juga   Puluhan Ribu Warga Terdampak, Banjir Ketapang Sejak Oktober Belum Surut

“Ketiga titik lokasi bencana tersebut berada di Desa Pelem Gadung di Kecamatan Karang Malang, Desa Ngarum di Kecamatan Ngrampal, dan Desa Wonotolo di Kecamatan Gondang,” jelas Muhari dalam keterangan resminya, Senin (24/1/2022).

BPBD Kabupaten Sragen segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan cepat dan data sementara tercatat 34 KK terdampak atas kejadian ini. Hingga kini, Untuk jaringan komunikasi saat ini tidak terganggu dan kondisi dilapangan sudah mulai kondusif.

Baca juga   BOR RS Banjarnegara Tinggi, Ini Pesan Ganjar

Menyikapi prakiraan BMKG mengenai puncak musim hujan masih berpotensi terjadi hingga Februari, BNPB mengingatkan masyarakat dan pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota maupun yang lebih kecil Kecamatan/Desa untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya hidrometeorologi.

“Masyarakat dapat melihat potensi bahaya dan risiko di sekitar melalui aplikasi inaRISK atau pun informasi cuaca dari sumber terpercaya,” pungkas Muhari.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Lumba-lumba sudah menjadi salah satu mamalia laut yang dilindungi dalam dokumen Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Mamalia Laut periode 2018 – 2022, sehingga segala bentuk eksploitasi terhadap mamalia laut yang dilindungi sangat dilarang. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Peristiwa

Viral Lumba-lumba Terjaring Nelayan Pacitan, KKP Larang Eksploitasi Mamalia Laut
Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba menyerahkan bantuan PPKM Darurat pada para wartawan. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Polres Magelang Serahkan Bantuan PPKM Darurat untuk Wartawan
Tokoh budaya sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabar Narimo memberikan sebilah keris kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Tokoh Budaya Solo Beri Ganjar Sebilah Keris Luk 9 Buatan Tahun 1480, Gratifikasi?
Panen bawang merah program food estate di Kabupaten Temanggung yang dilakukan Kamis (20/1/2022) mencapai 15,7 ton per hektare, meningkat sekitar 3,2 ton per hektare. (Foto:MC.TMG)

Peristiwa

Hasil Panen Bawang Merah Program Food Estate Capai 15,7 Ton Per Hektare
Setelah tujuh hari tak membuahkan hasil, tim SAR Gabungan menghentikan pencarian bocah terseret ombak di Pantai Congot, Kabupaten Kulon Progo. Foto: Dok.Basarnas

Peristiwa

Hari Kedua Korban Terseret Ombak Pantai Congot Belum Ditemukan
Penandatanganan deklarasi bersama pelaksanaan PPKM Darurat di Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Wonogiri)

Peristiwa

Tak Ada Toleransi, Pelanggar PPKM Darurat Bakal Ditindak Tegas
Webinar bersama Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Dorong Radio Daerah Terus Bertahan, Ganjar: Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi
Foto: ANTARA

Peristiwa

LP Semarang Gagalkan Penyelundupan Pil Koplo yang Dicampur dalam Makanan