Home / Panggung

Senin, 8 November 2021 - 21:08 WIB

Angklung Mendunia 2021 Pecahkan Rekor MURI

Angklung Mendunia 2021 yang dilaksanakan secara online dan offline mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara. (Foto: Puspen TNI)

Angklung Mendunia 2021 yang dilaksanakan secara online dan offline mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara. (Foto: Puspen TNI)

NYATANYA.COM, Jakarta – Ibu Negara Republik Indonesia Hj. Iriana Joko Widodo mengatakan masyarakat harus bangga pada kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia yaitu alat musik angklung yang mendunia.

“Kita harus bangga pada kekayaan budaya yang kita miliki, salah satu angklung alat musik sederhana berbahan bambu yang mampu menghasilkan suara indah yang disukai masyarakat Indonesia dan telah memikat hati warga dunia,” kata Hj. Iriana Joko Widodo secara virtual pada acara Angklung Mendunia 2021 yang dipusatkan di Museum Satria Mandala, Pusjarah TNI, Jakarta Selatan, Senin (8/11/2021).

Peringatan hari angklung sedunia setiap 16 November harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kecintaan dan kepedulian kepada angklung.

“Memainkan kembali angklung di berbagai acara di Indonesia juga di berbagai belahan dunia dan melestarikan dengan membuatnya semakin mendunia,” katanya.

Ibu Iriana Joko Widodo berharap keindahan alunan suara angklung membuat Indonesia semakin dikenal di seluruh dunia. “Semoga kebudayaan Indonesia semakin lestari, berkembang dan semakin maju,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Angklung merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai karya agung warisan budaya lisan dan nonbendawi manusia.

Baca juga   Penyemprotan Eco Enzyme Secara Massal di Klaten Pecahan Rekor MURI

Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa budaya Indonesia memang tidak ada habisnya, negara Indonesia memiliki banyak budaya termasuk alat musik daerah. Salah satunya yaitu alat musik tradisional angklung yang merupakan alat musik daerah yang populer sejak dahulu.

“Kita semua merasa bangga ketika sepuluh tahun yang lalu tepatnya 16 November 2010 UNESCO mengakui angklung sebagai warisan budaya dunia tak benda dari indonesia,” ungkapnya.

Diakuinya Angklung sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO menjadi sebuah catatan sejarah karena dengan adanya pengakuan internasional tersebut, semua merasa bangga dan tidak merasa kehilangan sebuah karya warisan seni bangsa Indonesia.

Menurutnya, di balik kebanggaan Angklung sebagai warisan kebudayaan dunia tak benda, saat ini kemajuan dan perkembangan angklung tidak diimbangi oleh kaum muda itu sendiri.

“Minimnya regenerasi para seniman angklung menjadikan jumlah mereka makin lama makin sedikit dan didominasi oleh kaum tua,” ujarnya.

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa terus berkarya dan menjaga pelestarian karya bangsa Indonesia karena budaya merupakan sebuah citra dan identitas sebuah bangsa.

Baca juga   Digelar Dua hari, 40 Peserta Ikuti Workshop Sastra Jawa "Nggugah Greget Gumregahe Sastra Ing Bantul"

“Banggalah memiliki sebuah seni dan budaya yang beraneka ragam dan telah mendunia seperti Angklung,” tuturnya.

Acara Angklung Mendunia 2021 dibuka secara langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara virtual dan diikuti oleh 10.000 peserta dari seluruh Indonesia dan 50 negara di lima benua.

Angklung Mendunia 2021 yang dilaksanakan secara online dan offline juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena telah memecahkan Rekor sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara.

Penyerahan Rekor Muri diberikan secara langsung oleh Awan Rahargo mewakili Jaya Suprana kepada Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Hetty Andhika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny Vero Yudho Margono dan Ketum PIA Ardhya Garini Ny Inong Fadjar Prasetyo.

Dalam acara Angklung mendunia juga dilaksanakan dialog interaktif yang menghadirkan beberapa tokoh seperti Prof. Ismunandar (Ambasador/wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO) dan Taufik Udjo (Saung Angklung Udjo).

Selain itu Pagelaran Angklung Mendunia juga mendapat apresiasi dari Nadiem Makarim (Mendikbud Ristek), Johnny G Plate (Menkominfo) dan Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Foto: Instagram @tasyarosmalaofficial

Panggung

So Sweet, Pedangdut Tasya Rosmala Dilamar Artis FTV Saat Ultah
Tari Bedhayan Bocah Bajang, karya terbaru Wiwohatmo. Foto: Agoes Jumianto

Panggung

Melihat Karya Seni Rupa dalam Pentas Tari ‘Bedhayan Bocah Bajang’ Garapan Bimo Wiwohatmo
Foto: Kominfo Klaten

Panggung

Lestarikan Seni Tradisional, 12 Sekolah di Klaten Ikuti Festival Ketoprak Pelajar 2022
Inul Daratista. (Foto: Instagram @inul.d)

Panggung

Curhat Inul Daratista ke Menko Luhut, Minta Jam Operasional Karaoke Kembali Sampai 12.00 Malam
Perupa Agus Merapi menyelesaikan lukisan pandemi di koper kuno. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Panggung

Agus Merapi Lahirkan Lukisan Mistisistme di Atas Koper Kuno

Panggung

Pekan Film Carnival V20, Ajang Kreasi Nilai-nilai Budaya Indonesia
Komunitas Kapal Cinta pameran di Studio Kalahan. Foto: Its

Panggung

Komunitas Kapal Cinta Pameran Karya Seni Rupa di Studio Kalahan, Usung Tajuk ‘Berbunyi’
Tjongpick kembali hadir lewat lagu baru berjudul Ngatidjem. (Foto: dokumentasi)

Panggung

TKW Masih Jadi Isu Menarik, Kelompok Musik Tjongpick Rilis Lagu Ngatidjem