Home / News

Jumat, 3 September 2021 - 13:12 WIB

Antisipasi Anjloknya Harga Cabai, Temanggung Siapkan Lumbung Pangan Hortikultura

Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kementerian Pertanian siapkan lahan seluas 300 hektare sebagai lumbung pangan hortikultura. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kementerian Pertanian siapkan lahan seluas 300 hektare sebagai lumbung pangan hortikultura. (Foto: Diskominfo Temanggung)

NYATANYA.COM, Temanggung – Lahan seluas 300 hektare dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kementerian Pertanian sebagai lumbung pangan hortikultura.

Lahan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Temanggung tersebut, akan ditanami cabai, bawang merah dan bawang putih. Pemkab Temanggung menggandeng pihak ketiga untuk menyerap hasil panen tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Djoko Budi Nuryanto mengatakan, cabai menjadi salah satu tanaman hortikultura yang tetap menjanjikan, sehingga banyak dibudayakan petani di Temanggung. Selain itu, ditanam pula bawang merah dan bawang putih.

“Harga cabai tinggi dan menguntungkan petani, tetapi terkadang anjlok yang membuat petani merugi. Ini menjadi sebuah tantangan bagaimana petani tetap untung di saat menanam cabai,” katanya, Jumat (3/9/2021).

Ditambahkan, di antara langkah yang ditempuh adalah bersama Direktorat Jenderal Hortikultura membuat semacam food estate dengan luasan 300 hektare yang berlokasi di Kecamatan Ngadirejo, Parakan dan Bansari, serta kecamatan-kecamatan yang selama ini menjadi sentra hortikultura.

Baca juga   TMMD Sengkuyung ke-115 TA.2022 Kodim 0706/Temanggung Resmi Dibuka

Di area itu, akan ditanam cabai, bawang merah dan bawang putih. Penanaman akan disesuaikan prediksi dengan panen secara masif berkurang, sehingga saat panen dapat diperoleh harga tinggi.

Sebagai perintisan, pihaknya sedang membuat kebun percontohan seluas 10 – 25 hektare. Komoditas yang ditanam adalah cabai dengan sistem di luar kebiasaan atau out session.

“Tantangan memang pemeliharaan tananaman harus ekstra,” imbuhnya.

Ia mengemukakan telah menggandeng pihak ketiga dari perusahaan makanan nasional untuk membeli hasil panen. Bahkan perusahaan itu juga berinvestasi dalam budidaya, sehingga beban petani lebih ringan.

“Petani lebih berkonsentrasi pada budidaya, sebab modal telah terbantu dan penjualan telah ada,” jelasnya.

Baca juga   Bupati Temanggung Tinjau Wilayah Terdampak Puting Beliung di Parakan

Joko Budi menambahkan, pada beberapa waktu lalu harga cabai mengalami fluktuasi dan itu di luar kebiasaan. Biasanya harga cabai naik menjelang lebaran, tetapi mulai awal Ramadan hingga Iduladha dan di bulan Muharam yang biasanya harga bagus justru turun.

“Kini harga cabai pada kisaran Rp6.000 per kilogram, sedangkan harga tomat seribu per buah,” katanya.

Turunnya harga cabai, disebabkan permintaan sedikit, karena penerapan PPKM, sehingga tidak banyak digelar hajatan yang biasanya banyak membutuhkan cabai.

Ketua Kelompok Tani Muda Sejahtera, Sarmadi mengatakan pihaknya mendukung program pemerintah itu. Yang diharapkan petani adalah mendapat harga tinggi dan keuntungan.

“Memang sulit dalam membudidaya, tetapi bila ada pembeli tentu petani mau menanamnya, apalagi telah ada pembelinya,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Peternak memberikan minuman jamu tradisional kepada sapi peliharaan di Peternakan Berkah Super Pedet (BSP) Farm, Desa Ciharalang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022). Antara Foto/ Adeng Bustomi

News

Sebagian Bangkit, Sebagian Lain Baru Terjangkit
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Kasus Sembuh dari Covid-19 Bertambah 33.733 Orang, Meninggal Tambah 248
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah Haerudin. Foto: Diskominfo Jateng

News

Jateng Terus Antisipasi Penyebaran Khilafatul Muslimin, Begini Kata Kepala Kesbangpol Haerudin
Di awal 2022, Indonesia mendapatkan tambahan pasokan vaksin Pfizer sebanyak 1.236.000 dosis. Vaksin ini merupakan donasi dari kerja sama yang dibangun antara negara Italia beserta dengan Covid-19 Vaccines Global Access (COVAX) Facility. (Foto: Amiriyandi/ InfoPublik)

News

Tambahan 1.236.000 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia
Warga mengamati kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Dampak guguran awan panas Gunung Semeru mengakibatkan sedikitnya puluhan rumah warga rusak dan diperkirakan belasan warga dinyatakan hilang. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa) Sumber: InfoPublik.id

News

Begini Kondisi Rumah Warga yang Tertimbun Abu Vulkanik Gunung Semeru
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyerahkan kenang-kenangan pada narasumber Indo Smart City Forum & Expo. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Walikota se-Indonesia Hadiri Indo Smart City Forum & Expo di Yogya
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Ini 3 Upaya Preventif Pemprov DIY Antisipasi Masuknya Omicron
PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2023. Foto: SPBU Pertamina

News

Per 1 April 2023 Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertadex Turun