Home / Peristiwa

Selasa, 20 Juli 2021 - 15:49 WIB

Antisipasi Pelaku Pengancaman Kabur, Kuasa Hukum Jamil Desak Polisi Tangkap Terlapor

Krisna Septian SH Kuasa Hukum Jamil berharap pelaku segera ditangkap.  (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Krisna Septian SH Kuasa Hukum Jamil berharap pelaku segera ditangkap. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

NYATANYA.COM, Kulonprogo – Krisna Septian SH  Tim Kuasa Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Nyi Ageng Serang, Wates, Kulonprogo yang mendampingi  pelapor Jamil Rozi (41) korban tindakan pengancaman pembunuhan yang dilakukan oleh terlapor bernama Susanto, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal serta memantau jalannya proses hukum atas laporan yang telah dibuat oleh kliennya kepada Polres Purworejo, Jumat (16/7/2021) pekan lalu.

“Membuat surat laporan disertai penyerahan bukti-bukti akurat terkait ancaman pembunuhan terhadap klien kami, yaitu saudara Jamil Rozi yang dilakukan oleh terlapor saudara Susanto sudah kami serahkan kepada aparat kepolisian Polres Purworejo. Harapan kami, aparat segera menindaklanjuti atas laporan ini sebagai bentuk perlindungan hukum kepada pelapor yang juga menjadi hak warga negara,” terang Krisna Septian kepada wartawan, Senin (19/7/2021) di Kantor LBH Nyi Ageng Serang, Wates, Kulonprogo.

Baca juga   MUI Jateng Ajak Umat Muslim Salat Idul Adha di Rumah, Ini Naskah Khotbahnya

Ditambahkannya, sebelum membuat laporan resmi, dirinya beserta pelapor terlebih dahulu melakukan audensi kepada Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito guna menyampaikan kronologis disertai kejadian tindak pengancaman yang diterima kliennya tersebut.

“Usai menerima arahan dari beliau bapak Kapolres Purworejo, kami pun langsung membuat laporan resmi sesuai anjuran Kapolres untuk segera dilakukan tindaklanjut proses hukumnya,” sambung Krisna SH.

Kuasa hukum pelapor berharap dan mendorong aparat penegak hukum untuk segera bertindak cepat dengan melakukan penangkapan dengan dasar bukti-bukti yang telah diserahkannya.

“Bukti yang kami berikan berupa rekaman video amatir dari handphone menjadi alat bukti kuat untuk menangkap terlapor. Dalam rekaman tersebut, terlapor mengeluarkan ancaman, sumpah serapah akan membunuh dan memenggal kepala klien kami dengan senjata tajam berukuran panjang,” harap Krisna Septian SH

Dilain sisi, dengan cepat dilakukan penangkapan terhadap terlapor juga  untuk mencegah serta mengantisipasi kaburnya terlapor menghindar dari kejaran penangkapan polisiserta jeratan hukum guna mempertanggungjawabkan tindakan melanggar hukum.

Baca juga   Halo Agus, Selamat Bulan Agus Nasional

Dijelaskan Krisna Septian SH, kejadian ancaman pembunuhan tersebut bermula saat pelapor jamil Rozi (41) warga Dusun Wareng RT 003/001 Kaliwader, Bener, Purworejo beserta masyarakat Wadas yang mayoritas mendukung proyek pemerintah atas pembangunan Bendungan Bener hendak mematok pekarangan rumahnya masing-masing dengan tujuan segera dilakukan pembebasan tanah oleh pemerintah.

Namun terlapor beserta sejumlah warga yang menolak Bendungan Bener justru mengancam hendak membunuh terlapor jika tetap memberikan dukungan terhadap proyek nasional tersebut.

“Ancaman dan intimidasi bukan sekali ini saja diterima warga pendukung Bendungan Bener, tapi sudah bertahun-tahun. Mengingat ancaman kali ini sudah mengancaman keselamatan jiwa, maka klien kami melaporkan dan meminta perlindungan Polres Purworejo,” tandasnya.  (N2)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Pleret. (Foto:nyatanya.com/Humas Bantul)

Peristiwa

Pemkab Bantul Buka Pendaftaran Online Vaksinasi Covid-19 di Seluruh Puskesmas
Pasar hewan Jelok Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

PPKM Darurat Berdampak, Penjualan Hewan Kurban Turun Hingga 50 Persen
Sabrina Kharisanti, Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Locals Unit Angkringan Jogja Citymewah, Berdayakan UMKM Kuliner di Yogya
Seorang pengendara yang terekam melanggar marka langsung mendapat peringatan dari ATCS voice yang dipasang Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dengan diminta mundur di belakang garis marka di simpang Sentul. (Foto:nyatanya.com/Dishub Kota Yogya)

Peristiwa

Awas! Langgar Marka Langsung Ditegur ATCS Voice
PHRI DIY sediakan 230 kamar untuk isolasi mandiri. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

PHRI Siapkan 230 Kamar Hotel untuk Isolasi Mandiri
(Ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Demak Gencarkan Vaksinasi Usia 12 hingga 18 Tahun
Bupati Hj. Etik Suryani meninjau serbuan vaksinasi yang digelar Kodim 0726/Sukoharjo. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

Kodim 0726/Sukoharjo Kembali Lakukan Serbuan Vaksinasi
nyatanya.com

Peristiwa

Di Harganas 2021 Blora Raih 2 Penghargaan