Home / News

Sabtu, 5 November 2022 - 05:47 WIB

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Ganjar: Jangan Sepelekan, Pakai Masker dan Segera Booster

Ganjar Pranowo. Foto: Humas Jateng

Ganjar Pranowo. Foto: Humas Jateng

NYATANYA.COM, Semarang – Kasus harian Covid-19 mengalami peningkatan usai munculnya varian baru Omicron XBB. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat tidak menyepelekan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Ganjar, seusai mengikuti Rakor perkembangan pandemi Covid-19 dan rencana penghentian PPKM level, secara daring yang dipimpin Menko Marves, Jumat (4/11/2022).

“Pertama yang penting kita tetep pruden, kita nggak boleh sepelekan. Meskipun banyak informasi yang masuk bahwa varian ini tidak berbahaya,” tegas Ganjar.

Ganjar tak menampik faktanya saat ini kasus harian bertambah. Bahkan angka kematian dan BOR-nya juga bertambah.

“Kami cek sekali lagi harus hati-hati, banyak di antara mereka yang komorbid. Jadi penyebabnya sebenarnya yang mana, komorbidnya atau ini (varian baru),” katanya dikutip dari portal resmi Pemprov Jateng.

Baca juga   Bertemu Wapres AS, Presiden Jokowi Sampaikan Empat Cara Atasi Fenomena Pandemi

Ganjar juga sepakat mengikuti keputusan Menko Marinves dengan melanjutkan PPKM. Sejalan, edukasi dan sosialisasi dilakukan agar masyarakat tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

“Kuncinya hanya dua, satu pakai masker, dua segera booster. Masker booster itu kita jadikan satu paket, membangun kesadaran diri,” tegasnya.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, stok vaksin booster saat ini tercukupi. Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang merespon cepat permintaan dari Jawa Tengah.

“Nanti kita dari dinas akan melakukan percepatan, tapi seluruh rumah sakit jangan ambil risiko. Semua mesti siaga,” ujarnya.

Baca juga   Super Hero Beri Bantuan dan Hibur Anak-anak yang Isoman

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yunita Dyah Suminar, melaporkan kepada Ganjar, saat ini stok vaksin booster tersedia 267.930 dosis dan didistribusi ke 35 kabupaten kota.

“Meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang kita mau, tapi itu dihabisin dulu udah bagus. Tinggal kita ngeliat daerah-daerah yang memang masih rendah, maka kita tugaskan dengan kekuatan yang ada, dan selama ini udah punya pengalaman, genjot aja,” tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah per Kamis 3 November 200 terdapat 577 kasus. Rinciannya, jumlah dirawat 381 kasus, sembuh 184 kasus, dan yang meninggal 12 kasus.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

BPBD Kabupaten Wonosobo bersama warga membantu proses evakuasi tanah sawah yang longsor hingga mengakibatkan terputusnya saluran irigasi. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

News

Tak Ada Korban Jiwa, Sawah Setinggi 250 Meter Longsor di Wonosobo
Foto: Ist

News

DBD di Kabupaten Demak Mencapai 140 Kasus, Tertinggi di Kecamatan Mranggen
Foto: ANTARA

News

PPKM Diperpanjang sampai 5 September 2022, Seluruh Daerah Berada di Level 1
Foto: Diskominfo Jateng

News

Cegah Kasus Laka Pemalang Terulang, Ganjar Turun Matikan Api Pembakaran Rumput di Tepi Tol
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga, Imam Sutomo, saat bertemu dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi, Kamis (1/9/2022). Foto: Diskominfo

News

Muhammadiyah Segera Bangun Rumah Sakit di Salatiga, Ini Lokasinya
Foto: BMKG

News

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Bupati Banjarnegara Ditangkap KPK, Ganjar Bakal Temui Wabup
Awan panas guguran Merapi, Senin (28/6/2021) pukul 17.10 WIB dilihat dari pos Babadan. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi, Sehari 5 Kali Luncurkan Awan Panas