Home / Olga

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 12:30 WIB

Atlet DIY Indah Lupita Sari Sabet Medali Emas Jalan Cepat Putri

Indah Lupita Sari tampil gemilang pada debut pertamanya di PON XX Papua di nomor jalan cepat putri 20 Km, yang digelar di Kuala Kencana, Sabtu (9/10/2021) dengan catatan waktu 1:54:13 detik. (Foto: Humas PPM/Fernando Rahawarin)

Indah Lupita Sari tampil gemilang pada debut pertamanya di PON XX Papua di nomor jalan cepat putri 20 Km, yang digelar di Kuala Kencana, Sabtu (9/10/2021) dengan catatan waktu 1:54:13 detik. (Foto: Humas PPM/Fernando Rahawarin)

NYATANYA.COM, Mimika – Indah Lupita Sari atlet dari D.I Yogyakarta tampil gemilang pada debut pertamanya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di nomor jalan cepat putri 20 Kilometer, yang digelar di Kuala Kencana, Sabtu (9/10/2021) dengan catatan waktu 1:54:13 detik.

Pada urutan kedua diraih oleh Ari Indah Aprilia atlet dari Jawa Timur (Jatim) dengan catatan waktu 1:54:45 detik.

Sementara pada urutan ketiga disusul oleh Halida Ulfahbatlet Kalimantan Selatan dengan catatan waktu 1:55:14 detik.

Indah mengaku bahwa perjuangan yang ia lakoni tidak mudah. Akan tetapi dirinya sudah memberikan penampilan dengan maksimal.

Walaupun demikian, Indah belum mampu menorehkan waktu terbaiknya pada Pra PON yang dijalani pada 2019 lalu di Cibinong, Jawa Barat dengan catatan waktu 1:53 menit.

Sementara pada Jalan Cepat Putri 20 Km, rekor nasional masih dipegang Darwati dari D.I Yogyakarta, pada 29 Juni 2009 dengan catatan waktu 1:39:05 detik.

“Perjuangan di PON ini tidak gampang, karena semua lawan juga ingin tampil maksimal. Jadi saya juga harus bisa maksimal. Dan sebenarnya juga catatan waktunya bagus yang di Pra PON, 1 jam 53 menit, kalau ini kan 1 jam 54 menit,” ujarnya usai bertanding.

Baca juga   PON XX Papua Lahirkan Tujuh Rekor Baru

Menurut Indah, tantangan terberatnya adalah pada penguasaan teknik. Sedangkan untuk masalah cuaca tidak ada masalah baginya.

“Alhamdulillah kita sudah aklimatisasi (penyesuaian) selama seminggu ke belakang di sini, jadi Insyaallah aman-aman saja sampai saat ini,” katanya.

Meski persiapan yang tidak mudah selama pandemi, karena sulit mendapatkan tempat latihan yang aman. Namun ia bertekad sehingga mampu mengalungi medali emas.

“Percuma kalau pelatih berjuang tapi saya tidak berjuang. Jadi kita sama-sama berjuang, meski harus jauh ke tempat latihan yang cukup aman, karena sempat di tutup juga selama pandemi. Jadi kita capek di perjalanan. Karena begitu jauh tempat latihannya,” jelasnya.

Di PON XX ini, Indah sudah menampilkan penampilan dengan maksimal meski belum meraih waktu terbaiknya di Pra-PON, karenanya dia juga sempat mengalami cidera pada kaki kirinya.

Baca juga   Vaksinasi 'Drive Thru' Sasar 3.000 Orang

“Ya mungkin dulu terlalu memaksakan, jadi belum bisa kontrol emosi. Tapi sekarang Alhamdulillah bisa dapat medali emas di debut pertama saya,” ujarnya.

Indah berharap, ke depannya penampilannya menjadi lebih baik. “Persembahan emas, ya buat semuanya. Terima kasih juga kepada teman seperjuangan, pelatih, dan KONI DIY, dan juga pengurus yang telah mensupport saya,” imbuhnya.

Adapun urutan pada nomor jalan cepat putri 20 KM sebagai berikut:

  1. Indah Lupita Sari (D.I Yogyakarta) dengan waktu 1:54:13 detik.
  2. Ari Indah Aprilia (Jawa Timur) dengan waktu 1:54:45 detik.
  3. Halida Ulfah (Kalimantan Selatan) dengan waktu 1:55:14 detik.
  4. Violine Intan Puspita (Jambi) dengan waktu 2:00:24 detik.
  5. Sri Juliani (Kalimantan Barat) waktu 2:01:42 detik.
  6. Anjelina Eka Putri (Sumatera Barat) dengan waktu 2:04:17 detik.
  7. Salfia (Sulawesi Tenggara) dengan waktu 2:14:01 detik
  8. Lelly Cristi Natalia (Riau) dengan waktu 2:17:26 detik.

(*/Humas PPM/Febri Eka/Mujiono)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Menpora Zainudin Amali dan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw berpose bersama pemenang renang gaya dada 200 meter PON XX di Kolam Aquatik Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/10/2021). (Foto: PB PON XX 2021/Rahmat Takbir)

Olga

Banyak Pecah Rekor, Menpora Puji Semangat Atlet PON di Tengah Pandemi
Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X dalam kunjungannya di arena PON Xx Papua memberi semangat kepada para atlet DIY. (Foto: Humas Pemda DIY)

Olga

Wagub GPAA Paku Alam X Kunjungi Atlet DIY di PON Papua
Ganjar Pranowo melepas 7 Atlet Jateng ke Paralimpiade Tokyo 2020 secara daring. (Foto: Humas Jateng)

Olga

Ganjar Lepas 7 Atlet Jateng ke Paralimpiade Tokyo 2020
Doa Siti Aisah dan keluarga mengantar sang putri Windy Cantika meraih sukses di Olimpaide 2020 Tokyo. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Olga

Barbel Semen, Doa dan Air Mata Siti Aisah Mengiringi Windy Cantika
Eksebisi paramotor Pekan Olahraga Nasional (PON) XX resmi dipertandingkan di Merauke, Papua. (Foto: PB PON/Nuryani)

Olga

Eksebisi Paramotor PON Papua Digelar, 28 Atlet Berebut 12 Medali
Para atlet kontingen Indonesia di ajang multi event olahraga Paralimpiade Tokyo 2020 menerima bonus dari dari pemerintah yang nominalnya sama dengan yang didapatkan peraih medali pada atlet olimpiade yang telah diberikan sebelumnya.(Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Diserahkan Presiden Jokowi, Bonus Atlet Paralimpiade Tokyo 2020
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melepas atlet dan pelatih yang akan memperkuat kontingen Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua ditandai dengan penyerahan uang saku. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Olga

Atlet PON Kabupaten Semarang Optimistis Raih 4 Emas
Lifter putra Jawa Timur Eko Yuli Irawan (tengah), lifter Kalimantan Timur Triyatno (kiri) dan lifter Bengkulu Deni (kanan) berfoto bersama saat upacara pengalungan medali angkat besi kelas 67 Kg PON Papua di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Rabu (6/10/2021). Lifter putra Jawa Timur Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 313 Kg sementara medali perak diraih lifter Kalimantan Timur Triyatno dengan total angkatan 304 Kg dan medali perunggu diraih lifter Bengkulu Deni dengan total angkatan 303 Kg. (ANTARA FOTO/Fauzan/ws)

Olga

Klasemen Sementara, Jabar Teratas Lengserkan DKI Jakarta