Home / Peristiwa

Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:05 WIB

Audiensi dengan PT Djarum, Bupati Minta Tembakau Temanggung Dibeli dengan Harga Tinggi

Bupati Temanggung HM Al Khadziq saat audiensi dengan PT Djarum. (Foto:nyatanya.com

Bupati Temanggung HM Al Khadziq saat audiensi dengan PT Djarum. (Foto:nyatanya.com

NYATANYA.COM, Temanggung – Bupati Temanggung HM Al Khadziq melakukan audiensi dengan PT Djarum, dengan harapan dari pertemuan ini nanti dimasa panen raya pihak pabrikan bisa menyerap tembakau petani Temanggung sampai habis dengan harga tinggi. Kendati saat ini masih masa pandemi Covid-19, namun diharapkan tidak mempengaruhi jual beli.

Hadir dalam pertemuan yang digelar di Aula Progo Bappeda Temanggung, antara lain, Bupati HM Al Khadziq dan Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo. Sementara dari PT Djarum adalah Direktur Pembelian Sutanto, kemudian Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Nasional Agus Parmudji, dan perwakilan petani dari Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prau.

“Tujuan dari audiensi ini, agar tembakau asli Temanggung dibeli dengan harga tinggi sampai habis jangan disisakan. Saya juga meminta agar sistem jual beli dirubah, dari sistem titip jual menjadi sistem jual beli kontan, agar tidak menyulitkan petani. Lalu menghilangkan sistem revisi harga dan revisi jumlah yang selama ini sangat menyulitkan dan merugikan petani,” ujar Bupati, Selasa (13/7/2021).

Baca juga   Perajin Mie Lethek Tetap Eksis di Tengah Gempuran Pandemi

Bupati meminta kepada PT Djarum agar sistem kemitraan dengan petani harus memberikan kepastian harga jual yang menguntungkan petani. Jangan seperti selama ini, pelaku kemitraan justru merasa dirugikan karena dibeli dengan harga rendah.

“Saya minta juga agar PT Djarum menerapkan timbangan secara konsekuen tidak melakukan pemotongan timbangan yang merugikan petani,” tegasnya.

Direktur Pembelian PT Djarum Sutanto mengatakan, pihaknya siap melakukan pembelian tembakau Temanggung asli dengan dengan kuota minimal 4.000 ton. Meski masa pandemi Covid-19, namun PT Djarum berjanji akan membeli seperti biasa sampai tembakau Temanggung yang asli habis, namun dalam prosesnya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, agar aman.

Baca juga   ‘Vaksinasi Wisata’ bagi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Digelar di Jogja Bay

“Djarum akan tetap membeli tembakau Temanggung yang asli sampai habis, namun dengan menerapkan protokol keehatan secara ketat, tetapi berusaha tidak menghambat penyerapan agar tidak mempengaruhi harga,” katanya.

Sutanto juga berjanji akan menindak tegas grader atau opkoper nakal yang melakukan revisi harga dan revisi jumlah yang merugikan petani. Harusnya semua tembakau yang sudah dibeli opkoper kalau sampai ditolak masuk pabrik menjadi tanggungjawab opkoper atau grader, sehingga beban jangan sampai dilimpahkan kepada petani. (*)

Share :

Baca Juga

Vaksinasi yang diselenggarakan IKASUKA Magelang bekerja sama dengan Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Ikatan Keluarga Alumni UIN Suka Gelar Vaksinasi
Ganjar Pranowo berdialog petugas polisi saat bersepeda memantau mobilitas warganya. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pranowo Ajak ASN Banyak Jajan
Ilustrasi Pemprov terus dorong siswa di Jateng lakukan vaksin. Gubernur Ganjar Pranowo dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Tingginya Antusiasme Anak Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Semarang
Petani di Pekalongan yang gagal panen mendapat bantuan beras dari Dinperpa. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

“Tamba Gela”, Petani Gagal Panen Dapat Bantuan Beras
Sejak 2015 Karimunjawa menjadi terang 24 jam setelah listrik memenuhi kebutuhan pulau yang masuk wilayah Jawa Tengah ini. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Cerita Karimunjawa Setelah Listrik Menyala 24 Jam
Ganjar Pranowo saat mengunjungi proyek geothermal PT Geo Dipa Energi di sekitar kawah Sikidang, Dieng. (Foto:Humas Jateng)

Peristiwa

Proyek Geothermal Dieng Bisa Jadi Wisata Energi
Bupati Bantul saat hadiri acara wiwitan. Foto: nyatanya.com/Humas Bantul

News

Ungkap Rasa Bersyukur, Warga Srandakan Adakan Wiwitan
Pelatihan Pemulasaraan jenazah terkonfirmasi Covid-19 tingkat Kecamatan se Kabupaten Wonosobo. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Bupati Berharap Tidak Ada Penularan Covid-19 Melalui Pemulasaran Jenazah