Home / Panggung

Senin, 27 Desember 2021 - 12:47 WIB

Azwar AN, Aktor dan Penggagas Berdirinya PAKYO Meninggal Dunia

Azwar AN. (Foto: Istimewa)

Azwar AN. (Foto: Istimewa)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Dunia seni Yogyakarta kembali kehilangan guru, bapak, aktor, sutradara dan tokoh teater kawakan Azwar AN yang meninggal dunia pada Senin, (27/12/2021) pukul 01.40 WIB di rumahnya Griya Wirokerten Indah, Kotagede, Yogyakarta.

Azwar AN dikenal sebagai pendiri dan pimpinan Teater Alam, kelompok teater yang sudah malang melintang mewarnai dunia teater di Yogyakarta.

Azwar AN yang lulusan Asdrafi ini, sebelum terjun ke film ia aktif di teater. Bersama WS Rendra mendirikan Bengkel Teater. Pertama kali terjun ke film langsung jadi asisten sutradara dalam Bing Slamet Koboi Cengeng (1974).

Pernah juga jadi penulis skenario, selain merangkap jadi astrada, yakni dalam Kampus Biru (1976). Dan mulai jadi sutradara dalam Gara-Gara Janda Kaya (1977). Selain didalam ia juga aktif di organisasi, dengan menjabat Ketua Cabang Parfi Yogyakarta.

Baca juga   Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021

Dan masih sempat juga jadi dosen teater pada ISI serta Ketua Teater Alam Yogyakarta. Masuk juga ke dunia sinetron dengan menyutradarai Nyi Mas Mirah (1986) produksi TVRI.

Azwar AN yang lahir di Palembang Sumatera Selatan 6 Agustus 1937 ini juga ikut membidani kelahiran Paguyuban Kartunis Yogyakarta (PAKYO) pada 5 Desember 1979, berawal dari kelahiran Lembaha Humor Indonesia (LHI).

Alih-alih membentuk LHI di Yogyakarta, Azwar AN dan sejumlah kartunis di Yogyakarta seperti Teguh Budiarto (Hugo), Ashady, Gunawan Raharjo, Bagong Soebardjo, Anwar Rosyid, dan lain-lain justru membentuk PAKYO.

“Bung Azwar AN memang seorang tokoh luar biasa dan tersitimewa utamanya bagi dunia seni kartun di Yogyakarta, beliau termasuk salah satu penggagas berdirinya Paguyuban Kartunis Yogyakarta. Selamat jalan Bung Azwar,” ujar Teguh Budiarto.

Baca juga   Perlahan Tapi Pasti, Anggun Pramudita Andalkan Single 'Tumbak Cucukan'

Pada acara menandai 80 tahun Azwar AN di Gedung Societet Taman Budaya Yogyakarta, pada 2017 silam, PAKYO hadir dalam panggung berbalut budaya itu dengan menyerahkan kenang-kenangan karikatur wajah sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada Azwar AN, dimana tak banyak yang tau jika punggawa teater satu ini juga menjadi bagian bagi kelahiran Paguyuban Kartunis Yogyakarta.

Jenazah almarhum di makamkan di pemakaman umum Alas Buthak, tak jauh dari tempat tinggalnya, pada Senin (27/12/2021) pukul 13.00 WIB.

(Aja)

Share :

Baca Juga

Para wadyabala Seduluran Dangdhut Lawas saat temu kangen. Foto: Dok.SDL

Panggung

Seduluran Dangdhut Lawas Gelar Temu Kangen dan Silaturahmi
Malam peanugerahan pemenang lomba film pendek dan foto yang digelar di Pendapa Kabupaten Klaten, Selasa (27/10/2021) malam. (Foto:Diskominfo Klaten)

Panggung

“Agen Rahasia” Raih Juara Film Pendek Stop Cukai Rokok Ilegal 2021
Sejumlah karya bertema hujan, pengaruh manusia dan estetika yang dipamerkan di Galery Batik Rifaiyah, Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang. Pameran berlangsung 7 hingga 11 Desember 2021. (Foto: MC Batang)

Panggung

Usung Tema Hujan, Perupa Batang Pameran di Galery Batik Rifaiyah
Dari Kiri: Aji Wartono (Founder Jazz Syuhada), Budhi Hermanto (Direktur Jazz Syuhada), Supardi (Lurah Kotabaru), Rendra Agusta (Ketua Pelaksana Jazz Syuhada) dan Frater Agustinus Daryanto (Orang Muda Katolik) dalam jumpa pers. Foto: Agoes Jumianto

Panggung

Jazz Syuhada 2022 Digelar Besok Lusa di Kotabaru, Merajut Keberagaman Inklusif Lewat Musik
Tiho Syl dengan single Ulo Weling. (Foto:nyatanya.com/YouTube PT Aoma Record Indonesia)

Panggung

Anton Obama Hadirkan ‘Ulo Weling’ untuk Penyanyi Tiho SYL
Ifan Seventeen. (Foto:nyatanya.com/YouTube Dory Harsa Music)

Panggung

Ifan Seventeen dan Dory Harsa Garap ‘Kemarin’ Versi Jawa
Komunitas Seniman Jangkoi Kerinci-Sungai Penuh menggelar Pameran Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Silindrik III, untuk memperkenalkan budaya Kerinci di Kota Padang Panjang, Sabtu (5/3/2022). (Foto: mcpadangpanjang)

Panggung

Kenalkan Budaya Kerinci, Komunitas Seniman Jangkoi Gelar Pameran Silindrik III
Pelukis Borobudur Easting Medi, dengan karyanya yang terinspirasi pohon Bodhi yang ada di komplek Taman Wisata Candi Borobudur. (Foto: Humas/beritamagelang)

Panggung

Pelukis Easting Medi Banyak Terinspirasi Keunikan Daun Bodhi