Home / Panggung

Selasa, 27 Juli 2021 - 22:20 WIB

Bagong Soebardjo dan Wayang Dongeng di Tengah Pandemi

Bagong Soebardjo. (Foto:nyatanya.com/instagram @bagongsoebardjo)

Bagong Soebardjo. (Foto:nyatanya.com/instagram @bagongsoebardjo)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Sosok Bagong Soebardjo memang tak lepas dari aktivitasnya mendongeng. Itu sebabnya melalui Sanggar Wayang Dongeng yang didirikannya, pria kelahiran Yogyakarta 23 Januari 1957 ini terus mengakar dengan dunianya.

Sekalipun pandemi sontak membuaat banyak perubahan dalam perilaku dan aktivitas manusia, namun Pak Bagong, demikian biasa dipanggil, mampu membuktikan dirinya tetap eksis dan tetap berkesenian sampai hari ini.

“Kita sekarang kan diuntungkan teknologi, lha kalau kita tidak bisa mengikuti atau setidaknya memanfaatkan teknologi itu ya ngga bisa berjalan,” ujar Pak Bagong dalam bincang-bincang dengan nyatanya.com, Selasa (27/7/2021).

Terbukti di tengah pandemi Covid-19 ini, Pak Bagong masih laris mendongeng melalui Zoom dan Instragram. Baik undangan mendongeng dari forum dongeng nasional, sekolah, maupun instansi.

“Tentu saja saya syukuri atas semuanya ini. Anggap berkah pandemi,” imbuh Pak Bagong yang juga dikenal sebagai kartunis produktif sampai hari ini.

Baca juga   Asyik, FDJ Emily Young Garap Lagu 'Lewat Angin Wengi' Versi Kentrung
Bagong Soebardjo mendongeng dengan wayang kardus. (Foto:nyatanya.com/instagram @bagongsoebardjo)

Pandemi Covid-19 yang menuntut aktivitas banyak dilakukan di rumah justru membuat Pak Bagong tambah produktif. Bukan saja melahirkan banyak konten dogeng yang diunggahnya di Instagram dan channel YouTube pribadinya, tetapi juga deretan prestasi yang berhasil diraihnya selama pandemi corona.

Pada 2020 lalu, Pak Bagong berhasil menyabet Juara 1 Lomba Video Pendek Petrokimia Kayaku. Di tahun yang sama Pak Bagong yang tinggal di Semaki Gedhe Umbulharjo Yogyakarta ini masuk dalam 200 Peserta Terpilih pada acara Pentas di Rumah, kegiatan stimulus ekonomi bagi para pelaku ekonomi kreatif di masa tanggap Covid-19.

Peserta Terpilih (Kategori Seni Tutur/Sastra Lisan/Dongeng) pada Jejak Virtual Aktor 2020, dan Juara 2 Indonesia DIY Video Competition 2020.

Sedangkan di tahun 2021 ini, Pak Bagong juga tercatat sebagai Finalis Bank Indonesia Digital Content Competition 2021, serta 20 Terbaik (Kategori Video Iklan Layanan Masyarakat-Umum) dalam acara lomba parade aksi dalam rangka pesan untuk sahabat karakter dengan tema ‘Generasi Cerdas Berkarakter Indonesia Maju Bermartabat’.

Baca juga   The Dance Company Rilis Single 'Ayo Kawin!'
Bagong Soebardjo. (Foto:nyatanya.com/instagram @bagongsoebardjo)

Perjalanan kreatif Pak Bagong sebenarnya sudah dibangun lama. Menulik porto folionya, ia awali dengan menciptakan wayang kardus untuk anak-anak pada 1980. Menciptakan wayang kartun (1989) dan dipentaskan dalam sebuah event di Ancol Jakarta.

Bagong Soebardjo juga menciptakan sejumlah karakter boneka seperti Bontel, Kakaoski, Boned, Bonki yang dibuat dibuat tahun 2003 dan difilmkan tahun 2007. Ada juga karakter kapten Leboy dibuat atas pesanan satu produk kormesil pada tahun 2007.

“Kalau Kakaoski saya dibuat tahun 1987 dan telah difilmkan sebanyak 13 episode di tahun 1992 dengan naskah ditulis oleh Arswendo Atmowiloto,” terang Bagong Soebardjo yang 2018 lalu diundang ke Australia sebagai keynote speaker di di Melborne Univercity sebagai pengajar tamu, memberikan tutorial workshop membuat topeng dan wayang, serta tentu saja mendongeng. (N1)

Share :

Baca Juga

Aksi happening art I Made Arya Dwita Dedok di depan Klenteng Liong Hok Bio Magelang. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Panggung

I Made Arya Dwita Dedok, Lahirkan Lukisan Magelang in Love di Hari Jadinya
Heri Pemad mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir yang telah hadir secara khusus untuk mengapresiasi karya-karya di ARTJOG (Foto: Dokumentasi ARTJOG)

Panggung

“Panyuwunan” Insan Kreatif di Penutupan ARTJOG MMXXI
Single 'Serupa' Amel Amilia. (Foto: YouTube TA Pro & Publishing)

Panggung

Amel Amilia Akhirnya Debut Single ‘Serupa’
(Foto:nyatanya.com/dokumentasi pribadi)

Panggung

Uut Salsabila dan Dunia Campursari
Aksi seniman Tantto dan Sujono melawan Covid-19 dengan melarung sebuah lukisan. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab. Magelang)

Panggung

Aksi Duet Seniman Magelang Gelar Prosesi Larung Covid-19
The Dance Company. (nyatanya.com/nagaswara)

Panggung

The Dance Company Rilis Single ‘Ayo Kawin!’
Tiho Syl dengan single Ulo Weling. (Foto:nyatanya.com/YouTube PT Aoma Record Indonesia)

Panggung

Anton Obama Hadirkan ‘Ulo Weling’ untuk Penyanyi Tiho SYL
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Panggung

Kundha Kabudayan Luncurkan “Yogya Kota Hanacaraka”