Home / News

Jumat, 10 September 2021 - 18:19 WIB

Bakesbangpol Kota Yogya Fasilitasi Ormas Perempuan Daftarkan Diri

Diharapkan dengan kemudahan persyaratan yang ditentukan oleh Bakesbangpol akan menjadikan ormas se Kota Yogyakarta dapat segera melaporkan keberadaannya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Diharapkan dengan kemudahan persyaratan yang ditentukan oleh Bakesbangpol akan menjadikan ormas se Kota Yogyakarta dapat segera melaporkan keberadaannya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Berdasarkan UU 16 Tahun 2017 yang menyempurnakan UU 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan mensyaratkan setiap ormas harus memiliki legalitas baik berwujud badan hukum yang dikeluarkan oleh Kementrian Hukum dan HAM RI maupun Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang dikeluarkan oleh Kemendagri.

Bagi ormas yang sudah memiliki legal standing sebagaimana yang dimaksud di atas masih memiliki kewajiban untuk melaporkan keberadaan pada Pemerintah Daerah (Pemda) agar dapat dibina, dikembangkan dan diawasi keberadaan dan kegiatannya. Hal ini bertujuan agar semakin memantapkan posisi ormas sebagai mitra Pemda dalam menjalankan pembangunan.

Dalam rangka melakukan percepatan tertib administrasi ormas yang ada di Kota Yogyakarta, selama 2 hari tanggal 8 dan 9 September 2021, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Yogyakarta dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta berkolaborasi mengundang semua ormas perempuan yang di bawah koordinasi GOW.

Baca juga   PMI Bantah Beri Vaksin ke Pejabat Pemkab Klaten

Dalam kesempatan ini Ria Rinawati, SSTP selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digagas oleh Bakesbangpol Kota Yogyakarta beberapa saat yang lalu yang dihadiri langsung oleh Ketua GOW Tri Kirana Muslidatun.

Pentingnya legal standing yang disampaikan oleh Kepala Bidang Poldagri dan Ormas Bakesbangpol Kota Yogyakarta menjadi dasar mengapa semua ormas yang ada dan bergerak di Kota Yogyakarta harus terdaftar keberadaannya di Bakesbangpol Kota Yogyakarta.

Bakesbangpol akan menfasilitasi ormas yang belum memiliki legal standing namun telah memenuhi persyaratan untuk mengajukan SKT ke Kemendagri sebagai legal standing ormas tersebut. Pengurusan ini tanpa dipungut biaya dan sepenuhnya akan difaslitisasi pengurusannya oleh Bakesbangpol Kota Yogyakarta.

Baca juga   Ganjar Pranowo: 7.000 RT di Zona Merah Harus Lockdown

“Diharapkan dengan kemudahan persyaratan yang ditentukan oleh Bakesbangpol akan menjadikan ormas se Kota Yogyakarta dapat segera melaporkan keberadaannya. Degan terdatanya ormas di Bakesbangpol selaku OPD yang memiliki tupoksi untuk pembinaan, pengembangan dan pengawasan ormas maka optimalisasi kemitraan antara Pemkot Yogyakarta dengan ormas dapat terjalin lebih baik dan lebih efektif,” kata Ria Rinawati.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Surat Keterangan Teregister Organisasi (SKTO) kepada Wanita Hindu Darma Indonesia (WHDI) Kota Yogyakarta sebagai tanda bahwa untuk menjadi ormas yang terdaftar di Pemerintah Kota Yogyakarta tidak membutuhkan waktu lama.

Diharapkan dengan pertemuan tersebut semua ormas perempuan yang berada di bawah koordinasi GOW segera mengurus legal standingnya serta melaporkan keberadaannya kepada Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini melalui Bakesbangpol Kota Yogyakarta. (*)

Share :

Baca Juga

Foto: nyatanya.com/istimewa

News

Dalam Sehari Sudah 13 Kali Gempa Guncang Banten
Stasiun Yogyakarta dan kawasan Malioboro sebagai kawasan wajib memakai Masker dan wajib vaksin. (Foto: agoes jumianto)

News

Pakai Masker dan Wajib Vaksin, Jadi Syarat Kalau Dolan ke Malioboro
Warga Desa Wadas, Bener, Purworejo menyerahkan surat kuasa kepada tim Kuasa Hukum Nyi Ageng Serang. FOTO : nyatanya.com/ahmad zain

News

Kerap Dapat Ancaman dan Intimidasi, Warga Wadas Datangi LBH Minta Pendampingan Hukum
Penampakan aktivitas Gunung Merapi Rabu (23/6/2021) pukul 21.40 WIB.(Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Baru Saja, Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas
Vaksinasi yang digelar alumni AKPOL angkatan 1995 eks yon Patriatama di halaman parkir Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan. (Foto: media_twc)

News

Vaksinasi Pelajar dan Pelaku Wisata di Prambanan Targetkan 3.000 Dosis
Jalan Kusumanegara ditutup mulai perempatan SGM. (Foto:nyatanya.com/Humas Kota Yogya)

News

Mobilitas Masyarakat Terus Diperketat, Akses Jalan Kampung pun Dibatasi
Update Citra Radar Cuaca DIY Tanggal 3 Agustus 2021 Pukul 08.00 WIB. (Foto: BMKG)

News

Prakiraan Cuaca DIY, Sebagian Wilayah Masih Berpotensi Hujan
Presiden Jokowi menyapa warga Desa Segaran pada kunjungannya meninjau vaksinasi door to door. (Foto: Humas Jateng)

News

Senangnya Warga Segaran Didatangi Jokowi dan Ganjar