Home / News

Selasa, 27 Juli 2021 - 14:43 WIB

‘Bangga Melayani Bangsa’, Ini Branding Baru ASN yang Diluncurkan Presiden

Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara. (Foto:nyatanya.com/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara. (Foto:nyatanya.com/Biro Pers Sekretariat Presiden)

NYATANYA.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Presiden menegaskan bahwa setiap ASN harus memegang teguh satu nilai dasar dan semboyan yang sama.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, saya luncurkan core values ASN ‘Berakhlak’ dan employer branding ASN ‘Bangga Melayani Bangsa’,” ucap Presiden saat menyampaikan sambutannya pada acara Peluncuran Core Values dan Employer Branding ASN secara virtual pada Selasa (27/7/2021).

Sejak lama setiap pemerintah daerah memiliki nilai dan semboyan sendiri sesuai dengan kekhasan daerah masing-masing. Menurut Presiden, hal tersebut memang memperkaya keberagaman daerah di Indonesia, tetapi lebih baik apabila seluruh ASN baik pegawai pusat maupun daerah mempunyai nilai dasar yang sama.

“ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa, dokter, perawat, analis kebijakan, sebagai administrator, juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama. Bahkan pegawai BUMN dan pegawai-pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama,” lanjutnya.

Baca juga   PPKM Kembali Diperpanjang, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Di samping itu, Presiden meminta ASN untuk memiliki orientasi serupa dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Presiden mengatakan, ASN telah dilengkapi dengan kewenangan dan sumber daya yang diberikan negara untuk dapat melaksanakan hal tersebut.

“Otoritas dan sumber daya ini harus digunakan secara akuntabel dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa, dan negara, serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis,” tambah Presiden seperti dikutip dari situs resmi Kemenpora, Selasa (27/7/2021).

Selanjutnya, Presiden juga meminta ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan di tengah era disrupsi teknologi. Kepala Negara juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan kolaborasi baik lintas sektor maupun lintas disiplin.

“Sebab banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh satu dinas, oleh satu daerah, oleh satu kementerian atau lembaga, maupun oleh satu keahlian, dan satu disiplin ilmu. Kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu, lintas profesi menjadi sangat penting. Semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin,” jelas Kepala Negara.

Baca juga   Akhir 2021, Seluruh Kursi Perangkat Desa di Purbalingga Harus Terisi

Presiden pun mengingatkan kepada seluruh ASN untuk terus bekerja sama dan menghindari adanya ego sektoral.

“Saat ini dunia menjadi serba hybrid, serba kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu,” tandasnya.

Untuk diketahui, nilai-nilai ASN “Berakhlak” merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Bersamaan dengan itu, para ASN di Indonesia juga memiliki employer branding #BanggaMelayaniBangsa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong terciptanya birokrasi yang dinamis dengan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, efisien dan cepat dalam mengambil keputusan. Menurutnya, peluncuran ini merupakan momentum untuk mengakselerasi transformasi ASN di seluruh Indonesia.

“Aparatur harus lebih lincah dan inovatif. Birokrasi digerakkan oleh sumber daya manusia aparatur, karena itu peran aparatur sangat signifikan bagi tercapainya tujuan. Jadi, urgensi pengelolaan sumber daya manusia aparatur harus dipercepat,” kata Tjahjo. (*)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi rumah sakit di Magelang. (Foto:Humas/beritamagelang)

News

Okupansi Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hanya 30 Persen
Ilustrasi:nyatanya.com

News

Hari Ini 902 Kasus Positif Covid-19 Sembuh di DIY
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Okupansi Tempat Tidur RS Pasien Covid-19 Terus Menurun
Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi, saat meninjau kegiatan Serbuan Vaksinasi di Desa Srinahan. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

News

Akhir 2021, Vaksinasi Covid-19 Pekalongan Ditarget Selesai
Terhitung Rabu (1/9/2021), pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dan bertahap di Kabupaten Kebumen dimulai. (Foto: Diskominfo Kebumen)

News

Turun Level 3, PTM di Kebumen Dimulai secara Bertahap
Stasiun Yogyakarta dan kawasan Malioboro sebagai kawasan wajib memakai Masker dan wajib vaksin. (Foto: agoes jumianto)

News

PPKM Darurat, 269 Tempat Usaha Non-esensial Ditutup Paksa
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Kembali Memuncak, Hari Ini DIY Tambah 2.523 Positif Covid-19, Sembuh 1.069 Kasus
Relawan pemulasaran jenazah Covid-19 Klaten kewalahan. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

Relawan Kewalahan, Sehari Tangani 27 Lokasi Pemakaman Jenazah Corona