Home / News

Minggu, 30 Oktober 2022 - 08:22 WIB

Bangkit Bersama di Tengah Perlambatan Ekonomi, DIY – Sultra Tandatangani MoU Pembangunan Daerah

Ilustrasi Tugu Yogyakarta. (Foto: Agoes Jumianto)

Ilustrasi Tugu Yogyakarta. (Foto: Agoes Jumianto)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Provinsi DIY dan Sulawesi Tenggara sama-sama mengalami perlambatan perekonomian secara multiplier effect pada berbagai aspek karena pandemi Covid-19.

Guna mengoptimalkan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, DIY dan Sulawesi Tenggara menandatangai MoU Kerjasama Pembangunan Daerah.

MoU ini ditandangani oleh Wagub DIY KGPAA Paku Alam X dan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, pada acara Seminar dan Penandatanganan Kerjasama Pembangunan dan Kepariwisataan Sulawesi Tenggara, Sabtu (29/10/2022) di Hotel Santika, Yogyakarta.

Maksud Kesepakatan Bersama ini adalah untuk mensinergikan program-program pembangunan daerah antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah DIY.

Kerja sama antar Pemerintah Daerah ini merupakan upaya untuk mengembangkan dan mengoptimalkan pendayagunaan potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Baik potensi sumber daya manusia, sumber daya alam dan teknologi untuk dimanfaatkan bersama.

Hal ini didasari oleh pertimbangan efisiensi dan efektivitas dan diharapkan dapat memberikan kontribusi percepatan pencapaian sasaran pembangunan antar daerah nasional.

Baca juga   PT KCI Mulai Uji Coba KRL Solobalapan - Palur, Resmi Beroperasi Pertengahan Juli 2022

Objek kesepakatan bersama ini adalah kerja sama pembangunan daerah di provinsi Sulawesi Tenggara dan DIY. Ruang Lingkup Kerja sama ini meliputi pariwisata, industri dan perdagangan, perikanan dan kelautan, pertanian, peternakan, perkebunan, pertambangan dan energi dan bidang lain sesuai kebutuhan daerah.

Kesepakatan bersama ini berlaku untuk jangka waktu 5 tahun terhitung sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan.

Sri Paduka mengungkapkan, Pemda DIY memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan kerjasama di segala bidang baik dengan provinsi, kabupaten/kota dari seluruh Indonesia, bahkan kerjasama dengan luar negeri.

Melalui forum seminar sekaligus yang juga ada penandatanganan MoU untuk mensinergikan program-program pembangunan daerah, Sri Paduka menyambut antusias dan optimis tujuan-tujuan baik tersebut akan tercapai.

“Kami siap untuk saling mengembangkan dan mengoptimalkan pendayagunaan potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Potensi sumber daya manusia, sumber daya alam dan teknologi akan dimanfaatkan bersama secara timbal balik yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas,” ungkap Sri Paduka dikutip dari portal resmi Pemda DIY.

Baca juga   JSSP 4, Sukses Hadirkan Patung sebagai Penanda Wilayah

Saat ini menurut Sri Paduka, pariwisata sudah mulai bergeliat kembali dengan kebijakan maupun tatanan new normal yang telah dipersiapkan.

Perlu ada akselerasi sektor pariwisata salah satunya dengan pengembangan digital ecosystem tourism sebagai adaptasi, inovasi, dan kolaborasi dalam menjawab kebutuhan pasca pandemi Covid-19.

Pembangunan sektor kepariwisataan yang berkelanjutan, memiliki arti penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan distribusi pendapatan. Untuk mencapai tujuan yang dikehendaki, salah satunya diperlukan kerjasama antar stakeholder.
Untuk itulah, kerjasama dengan Sulawesi Tenggara ini akan menjadi angin segar bagi pembangunan kedua daerah ini, sekaligus mempercepat pembangunan nasional.

“Melalui kerja sama, telah banyak manfaat yang dirasakan dan dengan sinergi berbagai pihak dan dilaksanakan dengan penuh kebulatan tekad. Kami amat yakin nantinya masing-masing daerah dapat Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat pasca pandemi Covid-19,” tutup Sri Paduka.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di Gelanggang Remaja Kecamatan Matraman, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Kementerian Kesehatan mencatat cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah melampaui target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekurang-kurangnya 40 persen populasi pada akhir 2021.(Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

News

Capaian Vaksinasi Covid-19 Indonesia Lampaui Target WHO
Saat ini jumlah warga Klaten tervaksin mencapai 70 persen dari target total target 1.006.650 orang usia di atas 12 tahun. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

Vaksinasi di Klaten Tembus 70 Persen, PPKM Turun Ke Level 2
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU

News

Foto: Puan Maharani Melayat Menpan RB Tjahjo Kumolo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menghubungi otoritas dari PT Pelni, untuk membantu ratusan wisatawan yang terjebak di Kepulauan Karimunjawa, Jepara. Foto: Humas Jateng

News

Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa Akibat Cuaca Buruk, Ini yang Dilakukan Ganjar
Foto: Kemenhub

News

Kemenhub Lakukan Inspeksi Pesawat di 38 Bandara Jelang Libur Nataru
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, menjadi orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, di awal tahun. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Catatan Akhir Tahun: Covid-19 di Jateng Berhasil Ditekan, Sekolah Dibuka dan Perekonomian Menggeliat
(Foto: Kemenkes)

News

Kemenkes Ungkap Peluang Vaksinasi Dosis Keempat, Begini Penjelasannya
Foto: BPMI Setpres

News

Momen Presiden Jokowi Sapa Masyarakat di Malioboro, Nikmati Pengamen Nyanyikan ‘Ojo Dibandingke’