Home / Peristiwa

Sabtu, 7 Januari 2023 - 19:19 WIB

Banjir Bandang di Meteseh Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia

Banjir yang menerjang Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto: BPBD Kota Semarang

Banjir yang menerjang Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto: BPBD Kota Semarang

NYATANYA.COM, Semarang – Seorang warga meninggal dunia setelah terdampak banjir bandang yang menerjang Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (6/1/2022).

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Adhy Yulianto, korban laki-laki berusia 60 tahun itu sempat dievakuasi oleh tim penyelamat, namun kemudian nyawanya tidak tertolong.

“Laki-laki usia 60 tahun. Ditemukan di kamarnya. Sempat diselamatkan namun kemudian meninggal,” jelas Adhy melalui sambungan telepon.

Sementara itu Adhy menuturkan bahwa banjir bandang yang menerjang Perumahan Dinar Indah itu terjadi akibat kerusakan tanggul Sungai Pengkol setelah kehilangan kemampuan menahan debit air yang terus meningkat akibat curah hujan tinggi dari wilayah hulu yang berada di Ungaran.

Baca juga   Apel Gelar Pasukan Gabungan, Perkuat Pelaksanaan PPKM Darurat di Surakarta

“Tanggulnya jebol karena Sungai Pengkol meluap, limpasan air dari atas. Dari Ungaran,” ungkap Adhy.

Adhy menambahkan, wilayah perumahan yang terdampak banjir itu juga merupakan daerah cekungan yang kerap menjadi langganan banjir. Fenomena banjir bandang sebelumnya juga pernah terjadi di lokasi tersebut.

“Itu kan daerah cekungan. Sudah langganan banjir,” ungkap Adhy.

Adapun kondisi saat ini, banjir telah surut dan menyisakan puing, sampah dan lumpur yang terbawa oleh arus.

Tim BPBD Kota Semarang akan berkoordinasi dengan unsur terkait dan mulai melakukan perbaikan tanggul yang rusak pada esok hari.

Baca juga   23 Rumah di Pati Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Tim BPBD Kota Semarang bersama unsur forkopimda terkait saat ini terus melakukan asesmen dan kaji cepat.

Data sementara ada 147 warga yang terdampak banjir tersebut. Beberapa warga dievakuasi dan mengungsi ke masjid yang letaknya tak jauh dari perumahan dan lebih aman.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat dan dapat disertai angin masih berpotensi di wilayah Kota Semarang hingga Minggu (8/1/2022), sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menyikapi hal itu, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bencana susulan.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, dalam sambutannya pada pertemuan kedua Women 20 (W20) Presidensi G20 Indonesia yang mengusung tema "UMKM Milik Perempuan: Kunci Pertumbuhan Inklusif" yang disiarkan secara daring pada Rabu (8/3/2022) bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Sedunia. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Agropolitan TV)

Peristiwa

W20 Indonesia 2022 Perkuat Akses Finansial bagi UMKM Perempuan
Mobil dinas Walikota Yogyakarta era Herry Zudianto, salah satu dari mobil yang akan dilelang Pemkot Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Woro-woro, 49 Unit Kendaraan Dinas Pemkot Yogya Bakal Dilelang
Heroe Poerwadi memimpin jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemkot Yogya Gelar Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo
Wali Kota Salatiga Yuliyanto memberikan legalitas aset (sertifikat) kepada 50 pelaku UMKM yang ada di Salatiga. (Foto: MC Kota Salatiga)

Peristiwa

50 pelaku UMKM Kota Salatiga Terima Sertifikat Hak Atas Tanah
Ilustrasi aktivitas PKL dan pertokoan di Malioboro mulai bergeliat, meski masih sepi. Foto diambil hari pertama PPKM Darurat diberlakukan 3 Juli 2021. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

Peristiwa

PKL Malioboro Mulai ‘Dodolan’, Aturan PPKM Level 4 Tetap Berlaku
Sebanyak 121 sepeda motor dan satu mobil terjaring razia dan diamankan di Mapolres Magelang. Satlantas Polres Magelang akan melakukan proses hukum pelanggaran lalu lintas. Kendaraan-kendaraan tersebut selain berknalpot brong, protolan juga banyak tidak disertai surat-surat dan akan digunakan balap liar. (Foto: beritamagelang)

Peristiwa

Gagalkan Balap Liar, Polres Magelang Sita Ratusan Kendaraan Knalpot Brong
Ganjar Pranowo saat mengunjungi Yoewono, veteran perang keturunan Tionghoa yang tinggal di Bulusan, Kecamatan Tembalang, Semarang. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Senangnya Veteran Perang Keturunan Tionghoa Ini Didatangi Ganjar
(ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/wsj)

Peristiwa

Penertiban Knalpot Brong di Kudus