Home / Peristiwa

Senin, 21 Maret 2022 - 12:26 WIB

Banjir Landa Kutai Timur, Ribuan Jiwa Mengungsi

Petugas sedang melalukan evakuasi warga terdampak banjir di Kutai Timur. (Foto: BPBD Kab. Kutai Timur)

Petugas sedang melalukan evakuasi warga terdampak banjir di Kutai Timur. (Foto: BPBD Kab. Kutai Timur)

NYATANYA.COM, Kutai Timur – Sedikitnya 1.000 jiwa dilaporkan mengungsi akibat banjir melanda enam kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, banjir dipicu oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi pada Jumat (18/3/2022) pukul 14.30 WITA.

“Sempat dilaporkan adanya satu korban jiwa meninggal akibat bencana ini, akan tetapi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kutai Timur merevisi informasi tersebut karena korban dimaksud meninggal karena sakit, bukan akibat banjir,” kata Muhari dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/3/2022).

Hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur mencatat sedikitnya 2.477 unit rumah terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 50 sentimeter hingga 2 meter.

Akibatnya sebanyak 5.245 Kepala Keluarga (KK) atau 16.896 jiwa terdampak, 1.000 jiwa diantaranya mengungsi di pos pengungsi Masjid Agung Center.

BPBD Kutai Timur melaporkan enam kecamatan terdampak antara lain Kecamatan Sangatta Selatan tepatnya di Kelurahan Singa Geweh Desa Sangatta Selatan.

Kemudian Kecamatan Sangatta Utara tepatnya Kelurahan Teluk Lingga di Desa Sangatta Utara dan Swarga Bara.

Selanjutnya di Kecamatan Bengalon, terdapat tiga desa terdampak yakni Desa Spaso, Spaso Selatan dan SpasoTimur. Sementara di Kecamatan Rantau Pulung terdapat dua desa terdampak yakni Desa Rantau Makmur dan Margo Mulyo.

Baca juga   Festival Prawirotaman, Nyawiji Anggayuh Raosing Kautaman

Kemudian Kecamatan Muara Bengkal terdapat 1 desa terdampak yakni Desa Batu Timbau Ulu.

Kecamatan Muara Wahau menjadi kecamatan paling banyak terdampak yakni terdapat tujuh desa terdampak yakni Desa Diak Lay, Benhes, Dabeq, Muara Wahau, Jak Luay, Long Wehea dan Nehas Liah bing.

Sebagai upaya penanganan bencana, BPBD Kutai Timur melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait, sementara pemerintah daerah setempat telah membuka dapur umum di 2 titik yakni di Kantor Desa dan Kelurahan Singa Geweh.

Petugas terus melakukan evakuasi warga hingga Minggu (20/3/2022) malam pulul 22.00 WITA.

“Bantuan logistik seperti makanan dan obat-obatan terus dilakukan pada 10 titik pengungsian yang telah disiapkan. Adapun 10 titik posko terbagi di Kecamatan Sangatta Utara sebanyak tiga titik dan tujuh titik di Kecamatan Sangatta Selatan,” jelas Muhari.

Laporan terkini yang diterima Pusdalops BNPB pada Senin (21/3), banjir semakin meluas hingga di beberapa titik TMA bertambah 20 cm. Sementara akses menuju Kota Sangatta dari arah Bontang terhambat dikarenakan titik banjir yang berada di KM 3.

Baca juga   Longsor Robohkan 17 Rumah di Kulon Progo, 1 Orang Meninggal Dunia

“Petugas di lapangan juga melaporkan akses jalan terganggu dan arus banjir yang cukup deras menyebabkan proses evakuasi warga terganggu,” imbuh Muhari.

Menyikapi hal tersebut, BNPB terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan BPBD Kutai Timur.

BNPB juga mengimbau kepada seluruh komponen pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bahaya ikutan (collateral) akibat eskalasi wilayah terdampak yang masih berlanjut hingga hari ini.

Upaya seperti pemantauan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pembersihan sampah maupun material lain yang dapat menyumbat aliran air, monitoring kondisi tanggul, jalan dan jembatan hingga pemantauan debit air saat terjadi hujan lebat disarankan perlu dilakukan secara berkala baik di daerah yang saat ini terdampak, maupun daerah-daerah sekitarnya yang berpotensi terdampak seiring eskalasi banjir.

Untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan, masyarakat di sekitar lereng tebing dan sepanjang aliran sungai agar evakuasi sementara jika terjadi hujan menerus dengan intesitas tinggi selama lebih dari satu jam. Perhatikan juga kondisi debit sungai dan hindari lereng curam yang minim vegetasi.

(N1)

Share :

Baca Juga

PMI Kabupaten Batang menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya terkena musibah kebakaran. Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai sebesar Rp10 juta diterima langsung oleh korban, Radum (62) warga Desa Selopajang Barat RT 03/RW 01, Kecamatan Blado, Sabtu (2/4/2022). Foto:MC.Batang

Peristiwa

PMI Batang Salurkan Sembako dan Uang Tunai Rp10 Juta untuk Bangun Rumah Korban Kebakaran
Kemantren Wirobrajan menggelar apel kesiapsiagaan bencana, sebagai bentuk dari kewaspadaan terhadap bencana alam di wilayah Kota Yogya khsusnya di Kemantren Wirobrajan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Antisipasi Bencana, Kemantren Wirobrajan Gelar Apel Siaga
Sosialisasi perizinan dan legalitas produk industri bagi pelaku IKM di Kota Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Bersaing di Pasar Global, IKM Didorong Miliki Perizinan dan Legalitas Industri
Bupati Demak Eisti’anah menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada korban angin puting beliung yang melanda wilayahnya. (Foto: Diskominfo Demak)

Peristiwa

Bupati Demak Serahkan Bantuan kepada Korban Angin Puting Beliung
Posko Gugus Pertembakauan mulai menerima aduan dan keluhan masyarakat terkait tembakau. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Tampung Aduan dan Masukan, Temanggung Buka Posko Gugus Pertembakauan
Rumah Warga Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang rusak berat akibat terjangan angin kencang pada Selasa (3/1), pukul 04.20 Wita. Foto: BPBD Kabupaten Mamuju

Peristiwa

23 Rumah Warga Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang, 4 Kecamatan Terdampak
Serka Hadi Suroso Babinsa Triharjo berikan pembekalan pembinaan karakter kepada pelajar. (Foto:Istimewa)

Peristiwa

Tekan Angka Kejahatan Jalanan, Babinsa Koramil 05/Sleman Berikan Pembinaan Karakter Pelajar
Kabupaten Bantul memperoleh Penghargaan Penetapan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY bertempat di Kantor Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (25/11/2021). (Foto: Humas Pemkot Bantul)

Peristiwa

Ini 7 Warisan Budaya Tak Benda Kabupaten Bantul yang Ditetapkan Kemendikbud