Home / Peristiwa

Jumat, 1 Oktober 2021 - 23:32 WIB

Banyak Kaum Milenial Belum Tau di TMP Kusumanegara Terdapat Makam Pahlawan Revolusi

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas'udi dan jajaran pengurus DPW PKS DIY saat ziarah ke makam Brigjen Katamso dan Kolenel Sugiyono di TMP Kusumanegara. (Foto:Istimewa)

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas'udi dan jajaran pengurus DPW PKS DIY saat ziarah ke makam Brigjen Katamso dan Kolenel Sugiyono di TMP Kusumanegara. (Foto:Istimewa)

NYATANYA.COM, Yogyakarta –  Untuk menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam perang kemerdekaan Indonesia, jajaran pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yogyakarta melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Jumat (1/10/2021) sore.

Ziarah yang dilakukan pengurus DPW PKS DIY ini, sekaligus untuk Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada Jumat 1 Oktober 2021.

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas’udi mengatakan, sekarang ini khususnya generasi muda, banyak yang tidak mengetahui, bahwa di TMP Kusumanegara banyak para pahlawan yang gugur di medan perang dan terkhusus makam pahlawan revolusi.

Baca juga   Kampung Pesona Pujatim Raih Juara I Lomba Kampung Juara 2021

Dua makam pahlawan revolusi tersebut, adalah Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono. Semoga anak-anak muda khususnya kaum milenial tahu, kalau di taman makam ini ada dua pahlawan revolusi yang dimakamkan di taman makam ini.

“Kami berharap, masyarakat tahu juga kalau di Yogyakarta terdapat makam pahlawan revolusi,” tandas Agus.

Lewat ziarah ini, sekaligus untuk menandaskan bahwa PKS ingin menunjukkan komitmennya terhadap NKRI dan ideologi Pancasila.  Bagi PKS Pancasila sudah final.

”Sebagai ideologi bangsa, Pancasila menjadi harga mati dan tak bisa diutak-atik lagi,” ujarnya.

Baca juga   Menteri Luhut Targetkan Sleman Vaksin 15.000 Orang Perhari

Oleh karena itu, jangan membenturkan Pancasila dan agama. “Kita, sebagai elemen bangsa, mari jadikan Pancasila sebagai kesepakatan bersama, seluruhnya. Waspadai gerakan yang ingin mengganti Pancasila. Kita harus ingat momentum G30S. Komunisme telah bangkrut. Tapi, sebagai ideologi, itu masih ada,” imbuh Agus.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, yang mengabadikan nama pahlawan revolusi, sebagai nama jalan di wilayah Yogyakarta.  Agus menilai, kebijakan itu adalah wujud penghargaan dan penghormatan pemerintah kepada para pahlawan.  (*)

Share :

Baca Juga

Penghargaan diberikan kepada Bupati Kulon Progo atas jasa dan darma bakti bupati yang telah memajukan, mengembangkan, dan melakukan pembinaan terhadap kegiatan koperasi dan UKM di Kabupaten Kulon Progo. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Kulonprogo)

Peristiwa

Bupati Kulon Progo Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2021
Selain gelar operasi yustisi, petugas juga memberikan bantuan sembako bagi PKL. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

Operasi Yustisi Terus Digencarkan Koramil 12/Bendosari
Bupati Klaten melepas armada pengiriman bantuan beras dari Kemensos RI ke 26 wilayah kecamatan. (Foto:Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Pemkab Klaten Salurkan 3.000 Paket Beras Bantuan Kemensos
Saksi beberkan fakta sesungguhnya di muka persidangan gugatan terhadap Gubernur Ganjar Pranowo. (Foto: dokumentasi tim kuasa hukum LBH Nyi Ageng Serang)

Peristiwa

Seputar Gugatan GEMPADEWA Terhadap Gubernur Ganjar Pranowo, Keterangan Saksi Tergugat Mentahkan Gugatan Penggugat
Seorang petani di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang membersihkan abu vulkanik Merapi pada daun tembakau. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Distan Pangan Antisipasi Dampak Hujan Abu Vulkanik Merapi
Kelompok Wanita Tani Munawaroh Dusun Blederan, Desa Blederan Kecamatan Mojotengah Wonosobo dengan hasil pertaniannya. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

KWT Munawaroh Sukses Kembangkan Kampung Sayur Organik
Wakil Bupati Sleman menyerahkan bantuan APD kepada Relawan Gupel. (Foto:nyatanya.com/Humas Sleman)

Peristiwa

Wakil Bupati Sleman Serahkan Bantuan APD untuk Relawan Gupel
Pasien Covid-19 asal Kudus sudah dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan Boyolali. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kudus)

Peristiwa

Sudah Negatif, Semua Pasien Covid-19 Asal Kudus Dipulangkan