Home / Peristiwa

Minggu, 24 Juli 2022 - 21:09 WIB

Bapak Bejat Cabuli Anak Sendiri di Sentolo, Dilakukan Bertahun-tahun sejak Masih SMP

Ilustrasi: Ist

Ilustrasi: Ist

NYATANYA.COM, Kulon Progo – Jadilah bapak yang baik dan didik anak menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan agamanya. Begitu petuah yang biasa disampaikan orang tua kepada anaknya.

Tidak seperti bapak satu ini yang malah tega menodai anak kandungnya sendiri. Bahkan pencabulan yang dilakukannya sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Bapak dimaksud adalah ERS (48), warga Kapanewon Sentolo, Kulon Progo. ERS dilaporkan atas tindak asusila terhadap anak kandungnya sendiri berinisial M (17). Pelaku kemudian diamankan polisi di kediamannya pada Selasa (19/7/2022) sore.

Kasi Humas Porles Kulon Progo, Iptu Nengah Jeffry mengatakan bila kasus ini terungkap ketika korban meninggalkan rumah menuju rumah kakaknya di Banten. Di kediaman kakaknya, korban menceritakan semua perbuatan bejat ayahnya itu.

Baca juga   Setahun Sekali, Jamasan Pusaka Pemkab Bantul dan Pusaka Kapanewon

Akhirnya korban dan kakaknya melaporkan kepada Kementerian Sosial bidang PPPA melalui layanan pengaduan dan diteruskan sampai PPA satreskrim Polres Kulon Progo,” ujar jeffry, Sabtu (23/7/2022).

Pelaku, kata Jeffry, dijemput setelah polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk keterangan korban. Pelaku melakukan aksi bejatnya di kamar korban.

Korban saat ini berada dalam perlindungan Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Kulon Progo. Korban disebut mengalami depresi akibat pencabulan yang dilakukan oleh ayahnya sendiri sejak ia duduk di bangku SMP.

Kepala Dinsos P3A Kulon Progo, Yohanes Irianto mengungkapkan kekerasan seksual terhadap anak ini pertama kali dilaporkan ke pihaknya pada Senin (18/7/2022) lalu.

Baca juga   Presidensi G20 Indonesia Dukung Pemulihan Ekonomi Global

Pihaknya didampingi Dinas P3AP2 DIY menerima limpahan kasus itu dari Kementerian P3A.

Korban saat ini masih dalam pendampingan secara intensif. Pendampingan dilakukan bersama lembaga masyarakat, Rifka Annisa Women Crisis Center Yogyakarta.

Korban, lanjut Irianto sekarang sudah ditempatkan di lokasi yang aman dengan pengawasan ketat. Hal ini sesuai arahan dari kepolisian.

“Korban kami tempatkan di satu tempat yang terlindungi itu atas saran dari kepolisian sehingga kami enggak bisa menyebutkan lokasinya. Yang pasti aman sampai saat ini,” ujarnya.

Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kulon Progo.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto:Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Gus Yasin Pastikan Insentif Guru Agama Masih Bergulir
Kemensos mendistribusikan tenda khusus keluarga untuk korban gempa di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Tenda khusus keluarga bagian dari upaya untuk menerapkan pendekatan keluarga dalam penanganan korban bencana. (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Kemensos Distribusikan Tenda Khusus Keluarga bagi Korban Gempa Pasaman
Vaksinasi Wisata digelar dalam rangka optimalisasi vaksinasi massal Covid-19 kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY. (Foto:nyatanya.com?Humas Pemda DIY)

Peristiwa

‘Vaksinasi Wisata’ bagi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Digelar di Jogja Bay
Peringatan Hari Lansia ke-25 di Hotel LPP Convention Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

Peristiwa

DIY Optimalkan Potensi Lansia Berdaya
Joso Wiyono terharu dikunjungi Wakil Bupati dan memberinya bantuan kursi roda. (Foto:Diskominfo Karanganyar)

Peristiwa

Dapat bantuan Kursi Roda, Joso ‘Mbrebes Mili’ Ucapkan Terima Kasih
Doa lintas agama “Pray From Home” yang digelar Pemkot Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

‘Pray From Home’, Yogyakarta Panjatkan Doa Minta Perlindungan Hadapi Pandemi
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto saat mengunjungi pelaksanaan vaksin bagi pelaku UMKM. (Foto: Kominfo Kebumen)

Peristiwa

Pelaku UMKM di Kebumen Divaksin Moderna

Peristiwa

Gebyar Foto dan Pameran Keris Warnai Perayaan HUT ke-266 Kota Jogja