Home / News

Selasa, 14 September 2021 - 21:25 WIB

Baru 30 Persen, 8,7 Juta Orang di Jateng Telah Divaksin

Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jateng untuk percepatan vaksinasi dengan mengoperasikan

Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jateng untuk percepatan vaksinasi dengan mengoperasikan "Vaccine Mobile". (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini, jumlah orang yang telah divaksin total mencapai 8,7 juta orang. Jumlah itu akan terus digenjot setiap pekannya.

“Kalau jumlah orangnya (yang divaksin) 8,7 juta orang, persentasenya 30 persen lebih. Rata-rata Jawa Tengah. Tentunya ini masih perlu percepatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo, seusai rapat penanganan Covid-19, di kantor Gubernur Jateng, Selasa (14/5/2021).

Dengan jumlah itu, menurut Yulianto, pihaknya akan terus melakukan percepatan. Adapun jika dilihat dari minggu ke minggu, terjadi peningkatan vaksinasi yang cukup siginifikan.

“Di minggu terakhir kemarin, dalam satu minggu sudah bisa memvaksin sekitar 1 juta 200-an (orang). Tentunya ini, faktornya antara lain kemampuan teman-teman di lapangan meningkat, tetapi juga ketersediaan vaksinnya meningkat,” tambah Yulianto.

Baca juga   Varian Delta Ditemukan di Magelang, Satgas Covid-19 Siap Tambah RS Darurat

Pihaknya berharap, ketersediaan vaksin di Jateng bisa sesuai dengan yang diminta, yakni 2,5 juta dosis per minggu. Meski demikian, pihaknya bersyukur semingggu ini persediaan vaksin sudah ada 1,2 juta dosis. Jumlah itu meningkat cukup signifikan setiap minggu.

“Harap kita memang inilah percepatan. Percepatan itu tidak hanya kemampuan menyuntikkan, tapi juga ketersediaan vaksin yang ada,” imbuhnya.

Yulianto mengatakan, pemprov telah meluncurkan mobil pelayanan vaksinasi keliling atau bus vaksin. Sehingga, meningkatkan akses kelompok rentan yang saat ini terbatas, untuk bisa divaksin. Pihaknya masih memprioritaskan kelompok rentan, seperti, lansia, pralansia, berpenyakit hipertensi, diabetes, ibu hamil, dan difabel.

Baca juga   SD Negeri 2 Gunungsari Dirusak Orang Tak Dikenal, 37 Kaca Jendela Hancur

“Makanya Provinsi Jawa Tengah kan meluncurkan mobil pelayanan vaksinasi keliling. Ini untuk meningkatkan akses kelompok rentan yang saat ini terbatas,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meminta para bupati/wali kota se-Jateng melakukan percepatan vaksinasi. Bahkan, Ganjar berharap setiap vaksin yang dikirimkan ke daerah, harus dihabiskan dalam waktu satu hari.

“Pokoknya begitu dikirim vaksin, sehari langsung habis, kirim lagi langsung habis. Kalau sehari berat, ya bolehlah dua hari,” kata Ganjar. (*)

Share :

Baca Juga

Heroe Poerwadi berbincang dengan tenaga medis vaksinasi Covid-19 di wilayah Kelurahan Bener. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Sisir Warga Ber-KTP Yogya, Pemkot Sebar Tim Vaksinasi Covid-19
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima bantuan berupa 500 ton Liquid Oxygen dari Tanoto Foundation.(Foto:nyatanya.com/BNPB)

News

Pemerintah Terima Bantuan 500 Ton Oksigen Cair dari Tanoto Foundation

News

Pagi Tadi, Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas
Ilustrasi:nyatanya.com

News

PPKM Minimalisir Paparan Covid-19 di Wilayah Industri di DIY
Kepala Desa Tegalgiri Ngateman (kanan) di sela kegiatan vaksinasi bagi 200 warganya. (Foto: Foto: Diskominfo Boyolali)

News

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Boyolali Mulai Sasar Warga Desa
Wagub DIY KGPAA Paku Alam X meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Hari Ini 2500 Pelajar di DIY Terima Vaksinasi Covid-19
Andika Pandu Puragabaya Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra sosialisasikan 4 Pilar. FOTO : nyatanya.com/istimewa .

News

Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Ngaglik, Andika Pandu Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kesatuan
Rakor Penerapan Protkes pada Industri Sektor Esensial yang diikuti secara daring oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X didampingi Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji dari Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Ini 6 Perusahaan di DIY yang Boleh Beroperasi Penuh Selama Perpanjangan PPKM