Home / Peristiwa

Jumat, 24 September 2021 - 13:36 WIB

Baznas Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim Korban Covid-19 Magelang

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Magelang KH M Mansyur di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (23/9/2021). (Foto: Humas Magelang)

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Magelang KH M Mansyur di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (23/9/2021). (Foto: Humas Magelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Pemerintah Kota Magelang menyalurkan bantuan yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah kepada anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu korban Covid-19. Bantuan ini merupakan bagian dari pendampingan dan pemberdayaan bagi mereka agar tetap semangat menyongsong masa depan.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Magelang KH M Mansyur di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (23/9/2021).

“Yang terpenting anak-anak tetap semangat, jangan putus asa. Insyaallah Pemkot Magelang akan hadir untuk anak-anak semuanya,” kata Mansyur.

Mansyur menyatakan, Pemkot Magelang akan terus memberikan pendampingan dan pemberdayaan bagi anak-anak korban Covid-19. Selain berupa peralatan sekolah dan sembako, bantuan juga berupa beasiswa hingga ke perguruan tinggi.

Menurutnya, pendampingan ini sebagai wujud pemerintah hadir untuk memotivasi anak-anak korban Covid-19. Dia tidak ingin, anak-anak yang semestinya punya cita-cita tinggi, tapi putus sekolah karena tidak punya biaya.

Baca juga   Limbah Medis Covid-19 Jadi Perhatian Khusus DLH Kota Yogya

“Pokoknya sekolahnya harus semangat. Pemkot Magelang hadir menyertai putra putri kita. Nanti akan dialokasikan lewat APBD, beasiswa bahkan sampai mereka sarjana. Anak-anak punya hak untuk maju ke depan, punya masa depan yang cerah, dan asah asih asuh,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang, Khudoifah mengatakan, hingga 13 Agustus 2021, tercatat 64 anak-anak di Kota Magelang jadi yatim, piatu dan yatim piatu karena orangtua mereka meninggal akibat Covid-19.

“Jumlah itu terbagi per kecamatan, Magelang Utara sebanyak 22 anak, Kecamatan Magelang Tengah 26 anak, dan Magelang Selatan 16 anak,” ujarnya.

Dia menjelaskan, setiap anak sudah didata termasuk nomor telepon pengasuh dan alamatnya secara lengkap. Nantinya, mereka akan mendapatkan bantuan dari Pemkot Magelang sebesar Rp150.000 per bulan per anak mulai Oktober, November, dan Desember 2021. (*)

Baca juga   Dari Paket Obat, Oksigen dan Infus Gratis Dibagikan kepada Warga Isoman

“Alokasinya dari APBD Perubahan tahun 2021. Kami juga sudah mengusulkan tambahan anggaran untuk kebutuhan per makanan, kebutuhan tambahan pengasuhan pada balita, kebutuhan pendidikan, dan kebutuhan lain-lain bagi anak-anak yang terdampak Covid-19,” tuturnya.

Rencana lainnya, DP4KB Kota Magelang akan berkolaborasi dengan lembaga masyarakat, forum anak, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk menginisiasi upaya pemulihan psikososial terpadu bagi anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

“Untuk pendampingan sudah kami rencanakan. Namun kita harus melihat situasi dan kondisi, karena saat ini belum boleh. Nanti kalau sudah diperbolehkan kita akan jalin kerja sama dengan forum lainnya, untuk trauma healing,” ucapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Lomba Produktivitas Nelayan Gerakan Jaga Segaraku yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo. (Foto: MC.Kab.Kulon Progo)

Peristiwa

Jogo Segoroku, Puluhan Nelayan Kulon Progo Ikuti Lomba Tangkap Ikan
Sejumlah anak punk yang terjaring razia Satpol PP Salatiga. (Foto: Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

12 Anak Punk Terjaring Razia Satpol PP
Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau pelaksanaan vaksinasi di PT Perindustrian Bapak Djenggot, Bergas. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Bupati Ngesti Apresiasi Dukungan Perusahaan Swasta untuk Percepat Vaksinasi
Setiap pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah setidaknya memperoleh bantuan logistik selama 10 hari. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pelaku ‘Gandeng Gendong’ Cukupi Kebutuhan Permakanan Pasien Isoman Kota Yogya
Ganjar Pranowo dan relawan Covid Rangers. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

‘Covid Rangers’, Pejuang Kemanusiaan Semangati Pasien Covid-19
Petani di Kembanglimus Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang melakukan okulasi tanaman jeruk untuk meningkatkan kualitas. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Tingkatkan Kualitas Pertanian Eduwisata, Petani Borobudur Okulasi Tanaman Jeruk Non Biji
TransJogja berhenti beroperasi selama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Banyak Jalan Disekat PPKM Darurat, TransJogja Berhenti Beroperasi
Bantuan ini sebagai antisipasi dan kepedulian pemerintah kepada nakes dan penghuni isoter untuk meningkatkan asupan gizi agar imun tubuh meningkat. (Foto: Humas Pemkab Kulonprogo)

Peristiwa

Tingkatkan Imun Nakes, Pemkab Serahkan Bantuan Buah