Home / Peristiwa

Jumat, 1 Oktober 2021 - 15:47 WIB

Berani Ajak Ganjar Nari Burure, Bocah Papua Ini Dihadiahi Sepeda

Ganjar diajak menari dan bernyanyi Burure, tarian dan lagu khas Papua. (Foto: Humas Jateng)

Ganjar diajak menari dan bernyanyi Burure, tarian dan lagu khas Papua. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Jayapura – Bak mendapat durian runtuh. Pepatah itu sangat tepat diberikan pada Antoneta Ester Salampessy. Bocah Sentani Jayapura berusia 10 tahun ini memang mendapat rezeki nomplok saat ia bersama teman-temannya diminta menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Jayapura, Jumat (1/10/2021).

Ganjar yang datang ke Papua untuk mengikuti pembukaan PON sekaligus menyemangati atlet Jateng itu mampir ke radio Kenambai Umbai Jayapura. Di sana, ia disambut tarian selamat datang oleh belasan anak, salah satunya Antoneta.

Setelah Ganjar selesai siaran radio dan keluar dari studio, Antoneta bersama rekan-rekannya sudah siap menyambut. Tiba-tiba, Antoneta menarik tangan Ganjar menuju ke teman-temannya.

Baca juga   Tiba di Papua, Presidan Jokowi Siap Buka PON XX 'Torang Bisa'

“Ayo bapak, ikut saya menari,” pinta Antoneta.

“Ayo-ayo, kamu ajari saya ya,” jawab Ganjar mengiyakan.

Antoneta kemudian memberikan Ganjar Tifa, alat musik khas Papua. Setelah itu, Ganjar diajak menari dan bernyanyi Burure, tarian dan lagu khas Papua.

Usai menari dan bernyanyi bersama, Ganjar pun mengajak ngobrol Antoneta. Kemudian Ganjar menanyakan apakah Antoneta sudah punya sepeda atau belum, dan dijawab belum olehnya.

“Ya sudah, saya belikan sepeda mau nggak? Besok biar dikirim ke rumahmu ya,” kata Ganjar.

Antoneta seolah tak percaya dengan ucapan Ganjar. Ia hanya terpaku, sebelum salah satu ajudan Ganjar mendekatinya dan menanyakan alamat rumah serta nomor telponnya.

Baca juga   Bareng TNI-Polri, Pemkab Temanggung Genjot Vaksinasi Pekerja

“Tadi saya ajak nari Pak Gubernur Jawa Tengah. Namanya tarian Burure, itu tarian suka cita. Tidak menyangka dapat sepeda,” kata Antoneta.

Antoneta mengatakan memang tidak punya sepeda. Selama ini, ia hanya jalan kaki saat bepergian.

“Kalau sekolah kadang jalan kaki, kadang naik ojek. Kalau nanti dikasih sepeda, saya naik sepeda. Senang sekali rasanya. Terima kasih Bapak Gubernur,” ucapnya terharu.

Selain Antoneta, belasan anak-anak Papua yang menari menyambut Ganjar juga bersyukur bisa bertemu dan mengajaknya menari. Apalagi, mereka juga bisa berfoto dan bercanda bersama. (*)

Share :

Baca Juga

Babinsa Koramil Tegalrejo distribusikan obat dan vitamin kepada warga. (Foto: dokumentasi Koramil Tegalrejo)

Peristiwa

Babinsa Koramil Tegalrejo Bagikan Obat dan Vitamin Gratis
Bupati Demak Eisti’anah saat melantik kepala desa antarwaktu Desa Tlogorejo. Foto:nyatanya.com/Kominfo Demak

Peristiwa

Kades Diimbau Lakukan Lockdown Tingkat RT/ RW Jika Terjadi Lonjakan Covid-19
Pasien Covid-19 dan melakukan isolasi GOR Gelarsena dilatih senam pernafasan. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Pasien Isoman GOR Klaten Dilatih Senam Pernafasan
Prajurit Kopassus BKO Kodim Yogya evakuasi warga terpapar Covid ke Isoter Asrama UNY. (Foto : dokumentasi Kodim Yogya)

Peristiwa

Kopassus Evakuasi Pasien Isoman ke Isoter Asrama UNY
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Peristiwa

Keluarga Garda Terdepan Wujudkan DIY Bebas Stunting
Pemantauan diperlukan untuk memastikan ketersediaan obat di apotek dalam jumlah aman. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Meski Permintaan Tinggi, Stok Obat di Temanggung Dipastikan Aman
Perkantoran di Balaikota Terapkan WFO 25 Persen. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Perkantoran di Kompleks Balaikota Terapkan WFO 25 Persen
Pola penanganan jenazah Covid-19 tidak boleh dilakukan sembrono. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

Jangan Sembrono! Jenazah Covid-19 itu Masih Infeksius