Home / Peristiwa

Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:25 WIB

Berhasil Menekan Kasus Covid-19, Gerakan Boyolali di Rumah Saja Diperpanjang

Bupati Boyolali M. Said Hidayat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Bupati Boyolali M. Said Hidayat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

NYATANYA.COM, Boyolali – Gerakan di rumah saja yang diterapkan di Kabupaten Boyolali ternyata mampu menekan laju penambahan kasus Covid-19. Sehingga untuk terus menekan laju kasus Covid-19 ‘Gerakan Boyolali Dirumah Saja‘ yang sudah dimulai sejak 27 Juni 2021 bakal diperpanjang.

Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Boyolali Nomor 300/2140/5.5/2021, Gerakan Boyolali Dirumah Saja akan diperpanjang lagi dua pekan ke depan yaitu pada 25 Juli dan 1 Agustus 2021.

Hal tersebut senada dengan penjelasan Bupati Boyolali M. Said Hidayat, bahwa kegiatan tersebut diperpanjang lagi karena berhasil menurunkan angka kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Boyolali yang sempat melonjak tinggi. Untuk itu Bupati Said meminta masyarakat Kabupaten Boyolali untuk berbesar hati dan mendukung kebijakan yang diambil pemerintah.

Baca juga   Pemkot Yogya Canangkan PKK Bangga Kencana Kesehatan

“Karena faktanya, dengan seluruh masyarakat Boyolali mendukung, penurunan bisa kita tunjukkan bersama,” ujarnya saat melihat pelaksanaan vaksinasi bagi siswa sekolah di SMP N 1 Boyolali, Jumat (23/7/2021).

Selain itu, Bupati Said juga berharap agar masyarakat untuk tidak tergesa-gesa dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta peraturan-peraturan yang ada.

“Sehingga diantara kesabaran kita bersama ini tentunya akan memberikan suatu keberuntungan bersama, adalah kesehatan masyarakat bersama,” katanya.

Ditambahkan Bupati Said, para pedagang pasar sangat taat dan patuh terhadap peraturan pemerintah terkait Gerakan Boyolali Dirumah Saja. Untuk itu sebagai apresiasi pemerintah atas dukungan para pedagang, maka program vaksinasi Covid-19 sudah mulai diberikan kepada para pedagang pasar, karena menyangkut kegiatan perekonomian masyarakat.

Baca juga   Wanagama Kembali Digunakan untuk Karantina Pasien Covid-19

“Karena pedagang ini sudah begitu taat, patuhnya, ketika kita mengadakan Gerakan Boyolali di Rumah Saja. Dengan sukarela, ketulusan, kebersamaan, mereka mendukung dengan dukungan yang begitu baik. Maka pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang pasar ini juga sangat diperlukan,” terang Bupati Said.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 700 pedagang Pasar Boyolali Kota telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Kemudian setelahnya, sebanyak 500 pedagang pasar Sunggingan telah menrima vaksinasi dosis pertama. Selanjutnya secara bertahap direncanakan vaksinasi untuk pasar-pasar yang lainnya sesuai dengan ketersediaan vaksin. (*)

Share :

Baca Juga

Pemadam Kota Yogyakarta saat memadamkan api yang membakar tumpukan rumput kering di Altar, pagi tadi. (Foto:nyatanya.com/@damkarjogja113)

Peristiwa

Rumput Kering di Altar Kembali Terbakar
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Bupati Klaten saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Kasus Corona Masih Tinggi di Klaten, Polda Jateng Terapkan Manajemen Kontigensi
Kubis dari tanah Ngablak banyak diminati masyarakat luar daerah. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Kubis Ngablak Diminati Konsumen Luar Daerah
Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito sat mengunjungi shelter isolasi di Sleman. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Kepala BNPB Imbau Masyarakat Isoman di Shelter
Seorang warga binaan Rumah Tahanan Kelas II-B Kabupaten Temanggung terpaksa dibantu temannya, karena takut. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Warga Binaan Lapas Temanggung Ini Histeris Saat Vaksinasi
Warga Terban membuat peternakan ditengah perkotaan yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Solusi Ternak Ayam di Tengah Kota ala Warga Terban
(nyatanya.com/Infografis: indonesiabaik)

Peristiwa

Sudah Tau Belum? Tarif Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Dibatalkan
Bupati Sukoharjo Etik melakukan sidak. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Sidak Penyaluran BPNT, Etik Suryani Ingatkan Jangan Ada Klaster Baru