Home / Peristiwa

Kamis, 7 Oktober 2021 - 18:27 WIB

Berkah Musim Kemarau, Petani Menoreh Panen Raya Jagung

Musim kemarau membawa berkah bagi para petani di Desa Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, lantaran hasil panen jagung kuning yang mereka tanam sukses dan melimpah. (Foto: MC Kab Magelang)

Musim kemarau membawa berkah bagi para petani di Desa Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, lantaran hasil panen jagung kuning yang mereka tanam sukses dan melimpah. (Foto: MC Kab Magelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Musim kemarau membawa berkah bagi para petani di Desa Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, lantaran hasil panen jagung kuning yang mereka tanam sukses dan melimpah.

Penyuluh Pendamping Desa Menoreh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Salaman, Agus Puspito mengatakan bibit jagung kuning jenis hybrida itu merupakan bantuan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang yang berasal dari alokasi Anggaran APBD Provinsi Jawa Tengah untuk luas 10 hektare.

Berdasar hitungan hasil panen saat ini, menurut Agus sangat bagus dengan hasil panen ubinan mencapai 13,25 ton/ha.

“Bibitnya itu sekitar 300 kg. Prediksi yang sudah dipanen per hektare keluar 13,25 ton. Dibanding hasil panen sebelumnya yang di bawah 10 ton/ha,” ucap Agus disela panen raya, Kamis (7/10/2021).

Baca juga   Terus Meningkat, Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 348 Orang

Agus menuturkan, tanaman jagung menjadi pilihan berdasarkan saran rembug dengan para petani setempat, karena saat kemarau lahan persawahan di Desa Menoreh air dari irigasi tidak mencukupi untuk tanam padi dua kali.

Jadi, setelah tanam padi para petani beralih tanam palawija atau hortikultura cabai dan kacang panjang.

Terkait harga, saat ini jagung pipil kering mencapai Rp5.000/kg. Harga itu menguntungkan petani karena lebih tinggi dibanding musim tanam pada tahun sebelumnya yang hanya di kisaran Rp4.000/kg.

Agus menuturkan, selain harga yang menguntungkan, musim tanam kali ini juga jauh dari serangan hama ulat dan jamur. Kedua hama itu biasanya menyerang tanaman umur dua minggu sampai satu bulan.

Baca juga   Alumni AKABRI Gelar Bakti Sosial Vaksinasi dan Bagi Paket Sembako

Tanaman jagung rawan sekali adanya serangan hama ulat yang bisa menggagalkan panen karena menyerang tunas sehingga tanaman tidak bisa berkembang.

“Saya tanya ke petani, mereka tidak melakukan penyemprotan (anti) hama. Hasil panen bagus melimpah sekarang,” ujarnya.

Sementara itu salah satu petani Desa Menoreh, Nasikun mengaku senang dengan hasil panen jagung di lahan miliknya.

Selain harga jual yang menguntungkan, ia juga merasa terbantu dengan modal bibit jagung berkualitas dan pendampingan dari pemerintah.

“Lahan saya satu hektare lebih. Bibit bantuan dari Dinas Pertanian cukup lumayan bisa menutup modal saya,” ujar Nasikun. (*)

Share :

Baca Juga

Logo Kota Magelang. (Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Kota Magelang Raih WTP untuk Kelima Kalinya
Sri Sultan menerima penyerahan hadiah Paritrana Award Tahun 2020 berupa satu unit mobil dari BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Raih Paritrana Award 2020, Pemda DIY Terus Komitmen Berikan Jaminan Ketenagakerjaan
Doa Bersama Lintas Agama DIY yang digelar kemarin. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

#PrayFromHome, Langitkan Doa dari Jogja untuk Indonesia
Satgas Covid-19 Baturraden bubarkan kerumunan di hari pertama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Patroli PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Baturraden Bubarkan Keramaian
Bupati Bantul H. Abdul halim Muslih mencanangkan program kegiatan padat karya infrastruktur Tahun Anggaran 2021 di Pedukuhan Bungsing, Guwosari, Pajangan. (Foto: Humas Bantul

Peristiwa

60 Lokasi di Bantul Dapat Program Padat Karya Infrastruktur
Gibran Rakabuming Raka dan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi usai menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama untuk mendongkrak UMKM. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Solo Local Festival, Upaya Pemkot Solo dan Bank BJB Dongkrak UMKM
Motif Sarung Batik Pakem Kaumanan resmi dilaunching bertepatan dengan Hari Batik Nasional (HBN) tahun 2021. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Motif Sarung Batik Pakem Kaumanan Resmi Dilaunching
Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba, didampingi Wakapolres Kompol. Aron Sebastian, dan Kabag Ops. Kompol Maryadi melepaskan penyerahan bantuan dan distribusi ke Polsek di Kabupaten Magelang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

2.000 Paket Sembako Didistribusikan Kepada Pelaku Wisata