Home / Plus

Kamis, 3 November 2022 - 13:26 WIB

Berkat Embung Bantuan Ganjar, Kini Warga Paranggupito Wonogiri Tak Lagi Dihantui Kekeringan

Embung di Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri yang dibangun pada 2016 silam yang merupakan salah satu dari Gerakan Seribu Embung yang diinisiasi Gubernur Ganjar Pranowo. Saat ini, ada 1.135 embung tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah. Foto: Diskominfo Jateng

Embung di Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri yang dibangun pada 2016 silam yang merupakan salah satu dari Gerakan Seribu Embung yang diinisiasi Gubernur Ganjar Pranowo. Saat ini, ada 1.135 embung tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah. Foto: Diskominfo Jateng

NYATANYA.COM, Wonogiri – Warga Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri tidak lagi dihantui bencana kekeringan dan kesulitan air bersih. Itu setelah Gubernur Jawa Tengah membangun embung di wilayahnya 2016 silam.

Desa berpenduduk sekitar 500 kepala keluarga itu, sebanyak 95 persennya mendapat manfaat dari embung tersebut. Tiap pagi dan sore hari, mereka mengambil air di embung menggunakan jeriken.

Selain untuk kebutuhan memasak, air embung itu juga digunakan untuk memberi makan ternak, perkebunan, dan beribadah di masjid.

Foto: Diskominfo Jateng

Endiyanto, seorang warga Desa Gudangharjo menuturkan, manfaat embung betul-betul membantu warga, terutama pemenuhan kebutuhan air baku.

“Manfaat dari embung betul-betul sangat membantu warga sekitar untuk air minum, wudhu di masjid, dan buat minum ternak,” ujarnya, Kamis (3/11/2022) dikutip dari portal resmi Pemprov Jateng.

Baca juga   Wonogiri Terima 100 Konsentrator Oksigen dari Pemkot Surakarta

Ia tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya setelah di desanya dibangun embung tersebut. Sebab, bertahun-tahun sebelumnya, warga harus membeli air tangki untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Bukan hanya memasak, air dari embung juga bermanfaat untuk hewan ternaknya. Saat ini, ia memiliki dua ekor sapi dan lima ekor kambing.

“Kalau dulu sebelum ada embung itu beli air tangki, sekarang sudah ada embung ini sangat membantu. Dari Pak Ganjar, waktu itu Gubernur sudah Pak Ganjar. Sebagai warga sini senang sekali. Sekarang air sangat mudah,” lanjutnya.

Foto: Diskominfo Jateng

Yatno, warga yang lain menceritakan susahnya mendapatkan air baku sebelum adanya Embung Gudangharjo. Warga membeli air satu tangki Rp150 ribu.

“Satu tangki paling lama untuk dua minggu. Beda lagi mereka yang punya ternak. Karena dulu susah air, terutama waktu kemarau,” paparnya.

Baca juga   Susun Masterplan, Wonogiri Siapkan Diri Menjadi ‘Smart City’

Cerita itu kini sudah tidak ada lagi. Warga bebas mengambil air baku di embung, kapan saja mereka butuhkan.

“Embung ini buat air baku, sekarang cukup mudah. Cara ambilnya pakai ember dan jeriken. Lebih irit, semuanya senang,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Gudangharjo, Sriyono mengatakan, embung mulai dibangun pada 2016 lalu. Saat ini bisa dimanfaatkan 95 persen warganya yang terdiri dari 8 dusun.

“Ini dibangun dari anggaran APBD Provinsi Jateng. Ada 95 persen dari 500 kepala keluarga mendapat manfaatnya. Ya, buat kebutuhan rumah tangga, ternak, tanaman dan perkebunan,” tandasnya.

Diketahui, Gerakan Seribu Embung yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah tercapai. Saat ini, ada 1.135 embung tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang menyimpan potensi kopi yang luar biasa. Selain meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, kopi di Sambak juga berperan melestarikan konservasi alam. (Foto: humas/beritamagelang)

Plus

Tanam Kopi, Desa Sambak Raih Penghargaan Proklim Lestari
Kolonel Jaelani (Foto: istimewa)

Plus

Kolonel Jaelani : Yang Pernah Gagal Tes Tentara, Sebaiknya Tak Ragu Coba Terapi Penyembuhan di Banyu Urip  
Gofar Hilman, Founder & CEO Sekut. (Foto: Istimewa)

Plus

Gofar Hilman hingga Sammy ‘Seringai’ Ajak Pebisnis Muda Yogya Gabung Superpreneur Meet Up
Ratusan anggota Trah Martowirono merayakan reuni dengan mengusung tema Reggae, Minggu (8/5/2022). (Foto: Ist/Dok.Trah Martowirono)

Plus

Meriahnya Trah Martowirono, Rayakan Reuni Bertema Reggae “Marleytowirono”
Toge tingkatkan kualitas sperma. (Foto:Istimewa)

Plus

Toge Tingkatkan Kualitas Sperma dan Cegah Menopause
Satgas Srikandi Andika Wiratama berbagi kasih di PA Tahfiz Baabul Jannah. (Foto: Istimewa)

Plus

Momen Ramadan, Satgas Srikandi Andika Wiratama Berbagi
Batako ini dibuat dari sampah. Foto: Humas Pemkot Yogya

Plus

Inovatif! Ditangan Warga Bumijo Sampah Residu Diolah Jadi Batako
Maxim meluncurkan layanan Delivery Xpress di Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Padang, Jakarta, Manado, dan beberapa kota lainnya di Indonesia. (Istimewa)

Plus

Maxim Luncurkan Layanan Delivery Xpress, Solusi Baru untuk Pengantaran Barang yang Lebih Cepat