Home / Plus

Sabtu, 18 September 2021 - 11:08 WIB

Bersepeda Keliling Indonesia, Fahmi dan Lukman Kampanyekan Menanam Pohon

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menerima bibit pohon dari Fahmi Ali dan Lukman, yang berkeliling Indonesia mengkampanyekan menanam pohon. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menerima bibit pohon dari Fahmi Ali dan Lukman, yang berkeliling Indonesia mengkampanyekan menanam pohon. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga lingkungan dan menghijaukan bumi. Salah satu yang mudah dilakukan adalah menanam pohon. Meski demikian, agaknya tak semua memiliki kesadaran yang sama untuk melakukannya.

Adalah Fahmi Ali dan Lukman, dua pemuda asal Bogor Jawa Barat ini punya cara unik untuk membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menanam pohon dengan cara tak biasa.

Mereka berdua gencar mengkampanyekan menanam pohon dengan cara bersepeda berkeliling Indonesia. Perjalanan keliling Indonesia untuk mengkampanyekan kesadaran masyarakat menanam pohon itu dilakukannya sejak awal Agustus 2021 lalu.

“Kami hanya ingin memberi pesan ke anak muda bahwa alam harus lestari. Jangan sampai justru kita sendiri yang merusaknya,” ungkap Fahmi saat tiba di Yogyakarta.

Baca juga   Mahasiswa ITS Sabet Juara Umum IRC 2022 di Amerika Serikat

Setibanya di Yogyakarta, secara simbolis keduanya menyerahkan bibit pohon kepada Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Balaikota Yogyakarta, Jumat (17/9/2021).

Ia mengungkap bahwa Kota Yogyakarta merupakan daerah kedua puluh yang mereka kunjungi dalam aksi penanaman pohon tersebut.

“Setelah dari sini, kami akan melanjutkan perjalanan ke Selo Boyolali, karena di Selo ada kawan kita yang akan melakukan pembibitan pohon,” urainya.

Dengan diserahkan dua bibit pohon tersebut, mereka berharap kepala daerah maupun para pejabat pemerintahan bisa ikut menyebarluaskan kampanye menanam pohon kepada masyarakat luas.

“Program penghijauan setiap tahun juga harus tetap digencarkan agar kelestarian alam tetap terjaga di tengah kemajuan kota,” katanya.

Baca juga   Perpustakaan Masjid sebagai Pusat Pendidikan Masyarakat

Sementara Wakil Walikota Yogya sangat mengapresiasi dua pemuda ini, menurutnya kelestarian alam bukan hanya menjadi tanggungjawab personal melainkan semua pihak baik anak muda maupun orangtua.

Rencananya dua bibit tanaman yang ia terima tersebut akan ditanam di kompleks Balaikota. Ia mengungkap bahwa program penghijauan juga terus di galakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Tidak sekadar berupa penanaman pohon perindang melainkan hingga pembelian lahan kosong milik warga untuk digunakan sebagai ruang publik,” jelasmya.

Lahan yang dibeli Pemkot Yogya, lanjutnya, lantas ditanami sejumlah pohon serta dibangun fasilitas pendukung dan dikembalikan pemanfaatannya ke warga. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Batang, Wihaji, saat mengunjungi industri rumahan shuttlecock di Pasekaran, Kecamatan Batang, baru-baru ini. (Foto: MC Batang)

Plus

Mantul, ‘Shuttlecock’ Produksi Rumahan Batang Tembus Pasar Mancanegara
Tim Barunastra ITS sukses menyabet Juara Umum dalam ajang International Roboboat Competition (IRC) 2022 di Amerika Serikat. Foto: Kemendikbudristek

Plus

Mahasiswa ITS Sabet Juara Umum IRC 2022 di Amerika Serikat
Sendang Kanjengan, airnya tak pernah kering meski musim kemarau. (Foto: MC Kab Klaten)

Plus

Tak Banyak yang Tau, Ada Sendang Kanjengan di Dalam Gedung Perpustakaan Klaten
Warga RW 24 Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogya terus menggalakkan bank sampah, upaya ini selain untuk menjaga kebersihan lingkungan juga untuk meningkatkan ekonomi warga di RW tersebut. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Warga Wirogunan Menuai Berkah Lewat Bank Sampah
Ganjar Pranowo saat mampir ke salah satu toko roti di Pati. (Foto: Humas Jateng)

Plus

Omset Jatuh Selama PPKM, Tri Isnaeni Kembali Bersemangat Dikunjungi Pak Ganjar
Batik menjadi media untuk melestarikan relief yang ada di Candi Borobudur, Mendut dan Pawon di Kabupaten Magelang. (Foto: humas/beritamagelang)

Plus

Cantiknya Relief Candi dalam Motif Batik Borobudur
Pengelolaan sampah eco enzy merupakan salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah rumah tangga. Foto: Humas Pemkot Yogya

Plus

Rumah Eco Enzyme Olah Sisa Buah dan Sayur Jadi Aneka Manfaat
Guardian Limwung

Plus

Guardian Limwung, Cerutu Produksi Temanggung yang Tembus Pasar Eropa dan Amerika