Home / News

Minggu, 5 Desember 2021 - 07:48 WIB

Bertolak ke Lumajang, Kepala BNPB Pastikan Penanganan Darurat Optimal

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M dalam konferensi pers, Sabtu (4/12/2021). (Foto:Komunikasi Kebencanaan BNPB/M. Arfari Dwiatmodjo)

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M dalam konferensi pers, Sabtu (4/12/2021). (Foto:Komunikasi Kebencanaan BNPB/M. Arfari Dwiatmodjo)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., Minggu (5/12/2021) pagi ini bertolak ke Kabupaten Lumajang di Jawa Timur, untuk mengunjungi lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kunjungan Kepala BNPB ini sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo dilakukan guna memastikan tahap-tahap penanganan darurat, khususnya proses evakuasi korban terdampak dapat berjalan secara optimal, dan kebutuhan dasar pengungsi tersalurkan dan diterima dengan baik.

“Kami datang untuk memastikan tahap-tahap penanganan darurat, khususnya penanganan pengungsi ini bisa berjalan secara tepat dan cepat. Dan tentunya kebutuhan dasar dari pengungsi ini akan kami yakinkan untuk dapat terfasilitiasi secara optimal,” jelas Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Baca juga   Kunker ke Wonogiri, Ganjar Pranowo Diwaduli Beban Pasien Luar Provinsi

“Langkah cepat ini kami lakukan atas petunjuk dan arahan bapak Presiden Joko Widodo,” sambung Suharyanto.

Sebelumnya BNPB telah mengirimkan tim reaksi cepat guna melaksanakan pendampingan kepada BPBD Kabupaten Lumajang dan BPBD Provinsi Jawa Timur dalam upaya penanganan darurat bencana guguran awan panas Gunung Semeru.

Selain itu, BNPB juga telah mengirimkan bantuan logistik dan peralatan seperti selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat dan logistik dasar lainnya.

“BNPB terlebih dahulu sudah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mendampingi BPBD Kab. Lumajang dan BPBD Provinsi Jawa Timur via darat dengan membawa logistik seperti selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat dan logistik dasar lainnya,” jelas Suharyanto.

Baca juga   BNPB Kirim Bantuan Logistik untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB per Sabtu (4/12/2021), kejadian bencana awan panas guguran Gunung Semeru telah berdampak di enam desa yang berada di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang. Selain itu, sebaran abu vulkanik telah berdampak di 11 desa/kelurahan di sembilan kecamatan.

Di samping itu, kejadian awan panas guguran Gunung Semeru telah menyebabkan satu orang warga meninggal dunia, 2 orang hilang, 8-10 orang masih terjebak, 70 orang dilarikan ke puskesmas dan 300 KK mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, kerusakan dan kerugian materil masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

(Foto: Pixabay/beritamagelang)

News

ASN Dilarang Bepergian dan Cuti Selama Periode Nataru, Kecuali…
Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

News

Presiden Ajak Negara Asia dan Eropa Atasi Kesenjangan Akses Vaksin Covid-19
Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Semarang, Kamis (21/10/2021) mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak. (Foto: BPBD Kota Semarang)

News

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Semarang
Para perwakilan asosiasi pelaku wisata di Kota Yogyakarta hadir di deretan sisi kiri dalam jumpa pers terkait one gate system. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Berlakukan Satu Pintu untuk Bus Pariwisata
Titik longsor yang berada di wilayah hulu alur lembah sungai di Kota Batu, Jawa Timur. (Foto: Bidang Pengelolaan Data dan Sistem Informasi BNPB/Pratama Sispa Sagardi)

News

Survey Udara Banjir Bandang Kota Batu, Ini yang Ditemukan BNPB
Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar di Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Besok Dimulai, Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun
Wagub saat menjadi pembina upacara HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor Gubernur. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Ribuan Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid, Gus Yasin Ajak Warga Jateng Jadi Orang Tua Asuh
Ilustrasi. (Foto:InfoPublik.id)

News

Jaga Stabilitas Harga, Kementan Serap Telur Peternak Rakyat