Home / News

Senin, 11 Juli 2022 - 14:28 WIB

BMKG Minta Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi pada 11 – 12 Juli 2022

Ilustrasi. (Foto: Agoes Jumianto)

Ilustrasi. (Foto: Agoes Jumianto)

NYATANYA.COM, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 11 – 12 Juli 2022.

Dalam siaran persnya, Senin (11/7/2022), BMKG merilis informasi terkait pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 8 – 30 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10 – 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Banda, dan Samudra Hindia Selatan Jawa – NTT.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25 – 2,5 meter di perairan timur Pulau Simeulue, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, perairan P. Rote – Kupang.

Selain itu di Selat Ombai, Laut Timor, Laut Jawa, Laut Flores, perairan Kepulauan Masalembo, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kepulauan Selayar – Sabalana, perairan barat Baubau – Kepulauan Wakatobi. Wilayah lain yakni Teluk Tolo, perairan Manui – Kendari, perairan selatan Flores, perairan selatan Kepulangan Banggai – Sula, Laut Seram, perairan selatan Pulau Buru – Pulau Seram, perairan Kepulauan Semata – Letti, perairan Kepulauan Babar – Tanimbar, perairan Kepulauan. Kei – Kepulauan Aru, perairan Fakfak – Kaimana, perairan Amamapare – Agats, perairan Wakatobi bagian timur, Laut Arafuru.

Baca juga   BMKG Ingatkan Potensi Gempa Berkekuatan Besar di Selatan Jatim

Untuk gelombang dikisaran lebih tinggi 2.50 – 4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Simeulue – Kepulauan Mentawai, perairan Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh – Kepulauan Mentawai, Laut Natuna Utara.

Selain itu di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa Tengah – Pulau Sawu, Laut Sawu bagian selatan, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Sumbawa – Pulau Sawu, Laut Banda.

Baca juga   Wajib Patuh di Jalan Lur! Ditlantas Polda Jateng Mulai Uji Coba Pesawat Drone ETLE

Sedangkan, untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4.0 – 6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Kepulauan Enggano – Lampung, perairan selatan Banten – Jawa Barat, Samudra Hindia Selatan Banten – Bali – NTB.

Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada. (*)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi: nyatanya.com

News

Pelat Nomor Kendaraan Warna Putih Dimulai Tahun Ini, Simak Cara dan Aturannya
Kementerian Kelautan dan Perikanan akan membuat dua kapal pengawas perikanan berukuran 50 meter dengan teknologi “anti illegal fishing” yang diproyeksikan memperkuat armada pemberantasan pencurian ikan di laut Indonesia. (Sumber: InfoPublik.id)

News

Perkuat Armada Pemberantasan Pencurian Ikan, KKP Buat Kapal Pengawas Anti Illegal Fishing
Menpora Zainudin Amali berharap Hari SUmpah Pemuda ke-93 yang jatuh pada hari ini 28 Oktober 2021 menjadi momentum para pemuda untuk bersatu dan bangkit bersama membangun Indonesia tumbuh dan maju. (Foto:egan/kemenpora.go.id)

News

Menpora: Hari Sumpah Pemuda ke-93 Momentum Pemuda Bersatu dan Bangkit
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Tambah 1.123 Orang
Ilustrasi obat sirup. Foto: Ist

News

Cegah Gagal Ginjal Akut, IDAI Sarankan Tak Berikan Paracetamol Sirup pada Anak
Gunung Merapi yang berstatus Siaga sejak 5 November 2020, kembali meluncurkan awan panas, Senin (6/12/2021) pukul pukul 16.44 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas ke Arah Kali Bebeng
Sejumlah siswa menjalani skrining Covid-19 di salah satu sekolah di Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogyakarta Lakukan Skrining Covid-19 di Sekolah
Foto: Kemenhub

News

Kemenhub Lakukan Inspeksi Pesawat di 38 Bandara Jelang Libur Nataru