Home / News

Kamis, 24 Maret 2022 - 19:05 WIB

BMKG Prediksikan Cuaca Lebih Bersahabat Saat Musim Tembakau

Sukisno, Kepala BMKG Jawa Tengah. (Foto: MC.TMG)

Sukisno, Kepala BMKG Jawa Tengah. (Foto: MC.TMG)

NYATANYA.COM, Temanggung – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) JawaTengah, memprediksi cuaca tahun 2022 akan lebih bersahabat untuk musim tanam tembakau dibanding tahun 2021, pasalnya tahun ini curah hujan akan jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Sukisno, Kepala BMKG Jawa Tengah, saat ditemui di sela-sela Sosialisasi Ketentuan Perundangan Bidang Cukai, di Jambu Klutuk Resto, Temanggung, Rabu (23/3/2022).

”Kami perkirakan curah hujan tahun ini tidak seperti tahun kemarin yang masih ada La nina,”ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, posisi La nina di tahun ini hanya akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari, mulai bulan Maret dan April sudah dalam posisi netral, tanpa La nina.

Baca juga   Tinjau Pembangunan Kampus Baru, Wapres Berharap UNU Yogyakarta Jadi Model Pengembangan SDM Unggul

“Paling tidak faktor pengendali musim dari La nina maupun el nino bisa kita abaikan untuk tahun ini, tinggal kita memperhatikan potensi hujan hariannya,” terangnya.

Sukisno memprediksikan puncak musim kemarau untuk Kabupaten Temanggung akan dimulai pada bulan Mei dasarian tiga untuk Temanggung wilayah utara, sedangkan untuk wilayah paling terakhir mengalami musim kemarau adalah wilayah barat, yang akan terhadi pada bulan Juni dasarian tiga.

“Mei dasarian tiga itu berarti mulai tanggal 20, Juni dasarian tiga juga sama,” terangnya.

Sedangkan untuk puncak kemarau untuk wilayah Kabupaten Temanggung, BMKG memprediksikan akan terjadi pada bulan Juni hingga September, meski demikian pada musim kemarau tahun ini masih bisa berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

Baca juga   BPBD Ajak Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi, BMKG: Puncak Hujan hingga Januari 2023

“Musim kemarau tahun ini tidak otomatis tidak terjadi hujan sama sekali, karena definisi kemarau di kami jika dalam satu dasarian curah hujannya tidak melebihi 50mm,” jelasnya.

Meski diprediksikan curah hujan akan berkurang dalam tahun ini, namun BMKG Jawa Tengah berharap agar para petani terus mengupdate informasi cuaca harian, bisa melalui https://www.bmkg.go.id
atau lewat aplikasi info bmkg yang di bisa diinstal melalui playstore.

(N1)

Share :

Baca Juga

Jalan Pasar Kembang Yogyakarta yang lengang selama selama PPKM Darurat diterapkan. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

News

Tiga Hari PPKM Darurat, Mobilitas DIY Turun 13-15%
(Foto: Diskominfo Jateng)

News

Banyak Hewan Terpapar PMK, Hindari Konsumsi Daging Setengah Matang
Rakor mengantisipasi adanya lonjakan mobilitas jelang malam pergantian tahun dan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022 di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. (Foto: Kemenhub)

News

Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Arus Balik Nataru, Inilah Titik Krusialnya
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Terus Bertambah
Mendagri M Tito Karnavian dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI. Foto: kemendagri.go.id

News

Kemendagri Dukung Tiga Provinsi Hasil Pemekaran di Papua Ikut Pemilu
Tes usap (swab) antigen secara acak kepada karyawan toko di Temanggung. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

News

Tim Terpadu Penegakan PPKM Lakukan Tes Antigen di Pertokoan

News

Hari Ini Mayoritas Wilayah Indonesia Diguyur Hujan, Waspadai Petir dan Angin Kencang
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Waspada! Varian Delta Mulai Ditemukan di Beberapa Wilayah Jateng