Home / Peristiwa

Minggu, 27 Februari 2022 - 19:11 WIB

BMKG: Video Lumpur Bergerak Pascagempabumi Pasaman Bukan Likuifaksi

Hasil dokumentasi visual dari pesawat nirawak/drone pada titik longsoran di hulu Talamau yang terbawa arus sungai ke hilir menuju rumah penduduk. (Foto: BPBD Kabupaten Limapuluh Kota)

Hasil dokumentasi visual dari pesawat nirawak/drone pada titik longsoran di hulu Talamau yang terbawa arus sungai ke hilir menuju rumah penduduk. (Foto: BPBD Kabupaten Limapuluh Kota)

NYATANYA.COM, Pasaman Barat – Beberapa jam setelah gempabumi bermagnitudo 6.1 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (25/2/2022), beredar video lumpur bergerak yang diasosiasikan seperti kejadian likuifaksi pascagempabumi Palu 2018 silam.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. dalam keterangan resminya, Minggu (27/2/2022) menyampaikan, berdasarkan kaji cepat dan pemetaan melalui udara oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, didapatkan dokumentasi visual dari pesawat nirawak atau drone yang secara jelas memperlihatkan ada titik-titik longsoran di hulu Talamau, yang kemudian masuk ke sungai dan terbawa aliran sungai ke hilir dan menghantam beberapa rumah penduduk.

Baca juga   Pemda DIY Terus Upayakan Tambah TT Rawat Pasien Covid-19
BMKG menjelaskan, dari temuan fakta hasil kaji cepat dan pemetaan tersebut, maka fenomena yang terjadi di Pasaman dipastikan bukanlah likuifaksi, tetapi banjir lumpur akibat longsor yang terjadi di hulu. (Foto: Istimewa)
BMKG menjelaskan, dari temuan fakta hasil kaji cepat dan pemetaan tersebut, maka fenomena yang terjadi di Pasaman dipastikan bukanlah likuifaksi, tetapi banjir lumpur akibat longsor yang terjadi di hulu. (Foto: Istimewa)

“Dari temuan fakta hasil kaji cepat dan pemetaan tersebut, maka fenomena yang terjadi di Pasaman dipastikan bukanlah likuifaksi, tetapi banjir lumpur akibat longsor yang terjadi di hulu,” terang Muhari.

Baca juga   Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Longsor di Gianyar

Kejadian ini lebih mirip dengan banjir sedimen yang terjadi di Sigi akibat luapan bah bercampur pasir dari Sungai Poi yang berasal dari longsoran akibat gempa 2018 Palu.

“BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berpartisipasi meredam kabar dan informasi yang belum diyakini kebenarannya,” tanda Muhari.

(N1)

Share :

Baca Juga

Ulang tahun di hari Kemerdekaan RI, Atlas mendapat berkah hadiah sepeda motor dari Ganjar Pranowo. (Foto:Humas Jateng)

Peristiwa

Ultah di Hari Kemerdekaan, Pasien Covid-19 Ini Dapat Motor dari Ganjar
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mengunjungi pelaksanaan vaksin di Lapas II A Purwokerto. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Lapas di Jateng Bakal Jadi Kantong Plasma Konvalesen
Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menangkap ES, pengelola tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal seluas 3,6 Hektare (ha) di Kampung Buwek, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. (Foto: Biro Humas KLHK)

Peristiwa

Terancam Denda Rp15 Miliar, Bos TPS Ilegal di Bekasi Diciduk Tim KLHK
Foto: Tangkapan layar video balap liar di Jember

Peristiwa

Video Viral Pelaku Balap Liar Tabrakan Beruntun di Jember, Warga Sorak Bersyukur
Peserta sedang Mengikuti Outbond Pendidikan Kader Pratama DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

DPC PDIP Kota Jogja Gembleng Semangat Kader Guna Wujudkan Kesejahteraan Rakyat 
Dinas Pertanian bagikan buah segar untuk para nakes di Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Tingkatkan Imun, Dinas Pertanian Bagikan Bingkisan Buah Segar untuk Para Nakes
Pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Boyolali masih terus dikebut oleh Dinkes, ditargetkan Agustus capai 50 warga Boyolali divaksin. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Terus Dikebut, Vaksinasi Boyolali Baru 34 Persen
Bupati Batang, Wihaji bersama Kapolres Batang, AKBP M. Irwan Susanto dan Korps Brimob menggeruduk Makodim 0736/Batang. (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Bupati dan Kapolres Geruduk Makodim Batang