Home / Peristiwa

Kamis, 24 November 2022 - 13:43 WIB

Bocah 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Ternyata Dilakukan Bersama Pasangan Sesama Jenisnya

NYATANYA.COM, Surabaya – Penganiayaan bocah berusia 6 tahun warga Bulak Benteng Kidul Surabaya hingga tewas, ternyata tidak hanya dilakukan sendiri oleh ibu kandungnya, tetapi dilakukan bersama pasangan sesama jenisnya.

Sam (45), tetangga kos korban menyebutkan bahwa pelaku U atau ibu kandungnya kerap kali menyiksa anaknya bersama pasangan sesama jenisnya alias lesbi berinisial P.

“Ibunya itu punya pacar, pacarnya itu yang kejam,” kata Sam, kepada selalu.id, Rabu (23/11/2022).

Tetangga dan pemilik kos, lanjut Sam, seringkali menegur pelaku U. Bahkan, sempat didatangi ketua RT.

Baca juga   Banjir di Banyumas dan Kebumen, Ganjar Pastikan Pengungsi Tertangani

“Tapi dia bilang, jangan urusi rumah tangga orang, gitu,” tuturnya.

Lebih lanjut Sam menceritakan, kronologi awal sebelum korban meninggal pada Minggu 20 November 2022.

Saat itu, korban keluar membeli sesuatu sambil kehujanan sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian, korban langsung menuju kamar kos.

“Itu kan hujan, terus saya tanya beli apa dia bilang beli ini, terus itu yang dia beli dimasukkan di bajunya,” ujar Sam.

Tak berselang lama, usai korban masuk dalam kamar kos. Sam mendengar suara ribut dan teriakan dalam kamar pelaku.

Baca juga   Butuh Bantuan! Keluarga di Surabaya Ini Hidup Tanpa Listrik Selama 25 Tahun

Setelah itu, korban dibawa keluar oleh U dan P sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, Sam merasa ada yang janggal saat mereka membawa korban dengan kain jarik.

“Keluar semua gak pakai sandal, anaknya itu digendong pakai jarik, saya bilang itu anaknya bu U ya kok tumben pakai gendongan, kok anaknya gak bergerak ya,” curiganya.

Sam pun baru mengetahui korban meninggal dunia saat polisi datang ke kamar kos pelaku pada, Senin, 21 November 2022 lalu.

(Ade/SL1/N1)

Share :

Baca Juga

nyatanya.com

Peristiwa

Di Harganas 2021 Blora Raih 2 Penghargaan
Aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau sepanjang Minggu (6/2/2022) berdasarkan hasil rekaman seismograf dengan letusan tujuh kali, hembusan berkisar antara 25 sampai 50 meter juga amplitudo 0,5 - 42 mm, delapan kali vulkanik dangkal dan tujuh kali hembusan. (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Status Level II, Nelayan dan Wisatawan Dilarang Dekati Krakatau
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Andrini Wiramati, dalam jumpa pers di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Jumat (10/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Diluncurkan Hari Ini, Calendar of Event Jogja 2022
Tim Tabur mengamankan Mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Raja Ampat, PPT, di Jalan Pondok Pesantren, Kanoman/ Banjeng, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (Foto: Dok. Puspenkum)

Peristiwa

Tersangka Korupsi Jaringan Listrik Raja Ampat Ditangkap di Sleman
BPBD Temanggung mengimbau masyarakat menunda pendakian gunung, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung. Imbauan tersebut disampaikan menyikapi cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Temanggung akhir-akhir ini. Foto: Dok.MC TMG

Peristiwa

Cuaca Ekstrem, BPBD Temanggung Imbau Masyarakat Tunda Pendakian Gunung
Dalam waktu kurang dari satu bulan, Indonesia telah menerima sebanyak 36.575.850 dosis vaksin dari berbagai merek. Vaksin yang didapatkan ini dalam bentuk pembelian langsung maupun donasi dari negara sahabat. (Foto: Taofiq Raof/InfoPublik)

Peristiwa

Kurang dari Sebulan, Sudah 36.575.850 Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Air
Warga Wadas yang selama ini menerima beragam ancaman mengadu ke Gubernur Jateng. (Foto: nyatanya.com/ahmad zain)

Peristiwa

Warga Wadas : “Kami Diancam Mau Dibunuh Kalo Tetap Dukung Bendungan Bener…”
Pemkot Yogyakarta menyerahkan dana penyertaan modal bagi tiga perusahaan BUMD yakni Bank BPD DIY, BPR Bank Jogja, dan PDAM Tirtamarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Kembali Serahkan Penyertaan Modal kepada Tiga BUMD