Home / Panggung

Minggu, 8 Agustus 2021 - 08:41 WIB

Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021

(Foto: Dokumentasi Prambanan Jazz 2021)

(Foto: Dokumentasi Prambanan Jazz 2021)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Satu program yang menarik dalam gelaran Prambanan Jazz Festival tahun ini adalah ‘Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival’.

Sebuah kompetisi musik yang digagas oleh IndiHome, channel I-Konser UseeTV dan Prambanan Jazz Festival mencari musisi-musisi terbaik yang berdomisili di Kalimantan untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 bersama musisi-musisi nasional 11-12 September 2021.

Anas Syahrul Alimi selaku Founder Rajawali Indonesia & CEO Prambanan Jazz, dalam kesempatan jumpa pers virtual, Kamis (5/8/2021) menjelaskan, program ini diharapkan akan menjadi ajang kesempatan bagi musisi yang berdomisili di Kalimantan untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air.

Kiki Pea dari I-Konser menambahkan Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival sehingga akan didapat maksimal 100 band yang diikutsertakan dalam seleksi.

Baca juga   Gunung Merapi 4 Kali Luncurkan Awan Panas, Terjauh 3.000 Meter

“Pendaftaran ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival” sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung hingga tanggal 15 Agustus 2021,” ujar Kiki Pea.

Para peserta bisa mendaftar di website www.prambananjazz.com disertai 1 video (video klip/ live session) dan persyaratan lain yang terdapat dalam formular registrasi.

“Peserta ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’ adalah musisi/band yang berdomisili di Kalimantan, dibuktikan cukup dengan 1 KTP serta terbuka untuk seluruh genre musik dan jenis penampil musik (solo, duo, band, dan sejenisnya) yang sesuai dengan karakter festival,” beber Kiki Pea.

Para peserta diharapkan telah memiliki 3 karya orisinal dalam bentuk video musik (klip) atau video live session. Untuk seleksi awal 1 peserta cukup submit 1 karya.

Selanjutnya Promotor akan memilih 20 band/peserta berdasarkan viewers tertinggi dan engagement YouTube (I-Konser Channel) yang akan ditayangkan di I-Konser Channel (Usee TV) guna seleksi selanjutnya.

Baca juga   Awali Tugas, Danrem 072/ Pamungkas Berikan Jam Komandan

“Kemudian panitia akan memilih 10 band/peserta dengan viewers terbanyak di I -Konser untuk ikut di babak final,” imbuh Kiki Pea.

Dua pemenang di Babak Final Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 akan tampil secara langsung di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 dengan membawakan setidaknya 4 karya orisinal.

Dengan adanya ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’ ini diharapkan akan muncul nama-nama baru dari Pulau Kalimantan yang berkilau di blantika musik Indonesia.

Tidak hanya Kalimantan, nantinya seluruh daerah di Indonesia juga akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa tampil di Prambanan Jazz Festival selanjutnya, maupun tayangan-tayangan di I-Konser Channel. (Aja)

Share :

Baca Juga

Penampilan FK Metra Boyolali dengan judul "Pacobaning Urip" menutup Pentas Seni Tradisional Virtual selama 13 hari yang digelar di Balai Sidang Mahesa Boyolali. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Panggung

FK Metra Boyolali Tutup Gelaran Pentas Seni Tradisional Virtual
Ki Manteb Sudarsono. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Panggung

Dalang Kondang Ki Manteb Sudarsono ‘Oye’ Berpulang
Nella Kharisma dalam video lagu Tak Mungkin Kembali. (Foto:nyatanya.com/Nella Kharisma Official)

Panggung

Nella Kharisma Rilis ‘Tak Mungkin Kembali’, untuk Sang Bapak
Apsari Barbie. (Foto:nyatanya.com/dokumentasi)

Panggung

Apsari Barbie, Pengidola Via Vallen yang Sudah Rilis 3 Single

Panggung

Galeri Lorong Gelar Festival Gotong Royong “Self-care for Worldwide Solidarity”
Lyodra. (Foto: Instagram lyodraofficial)

Panggung

Satu di Posisi Puncak, Dua Lagu Lyodra Masuk 5 Besar Indonesian Top Hits
Kartun Faisal UA berjudul "Operasi 17-an" menjadi Juara 1 pilihan Juri. (Foto: Dok Pakarti)

Panggung

Ini Dia Pemenang Lomba Kartun Pakarti “Merdeka Guyonan, Guyonan Merdeka”
Joen Yunus Erlangga. (Foto: dokumen pribadi)

Panggung

Joen Yunus, Kartunis dengan Semangat Nasionalisme yang Tekun Berkarya untuk Pasar Global