Home / Peristiwa

Jumat, 30 Juli 2021 - 22:57 WIB

BPBD Kabupaten Magelang Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Isoman

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono. (Foto: Humas Magelang)

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono. (Foto: Humas Magelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang menyiapkan keperluan logistik bagi warga yang melakukan isolasi mandiri. Dengan adanya bantuan logistik ini, warga diharapkan tidak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari selama menjalankan isolasi mandiri di rumah.

“Saat ini sudah 10 ton khusus untuk beras yang telah kita salurkan terhitung sejak bulan Januari 2021 hingga sekarang. Dan saat ini kita sudah meminta kepada Pak Bupati untuk memberikan tambahan beras tersebut sebanyak 2 ton,” jelas Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, Jumat (30/7/2021).

Edi menjelaskan bantuan logistik tersebut akan diberikan per jumlah jiwa dalam bentuk paket sembako terdiri dari 5 Kg beras, mie instan, susu dan kebutuhan pokok lainnya. Dalam hal ini, Edi juga berharap pihak Pemerintah Desa juga berkolaborasi melakukan pendampingan dan pendataan agar warga yang sedang melakukan isolasi mandiri lebih cepat tertangani dan sembuh.

Baca juga   Wulandari Lega Bisa Belajar Praktik di Sekolah Lagi

Lebih lanjut, Edi menerangkan prosedur untuk mendapatkan paket sembako itu harus melalui usulan dari desa berdasarkan hasil swab yang dilakukan puskesmas setempat. Meskipun dari pihak tenaga kesehatan (Nakes) menyatakan warga harus isoman, entah hasil swabnya nanti positif atau negatif tetap akan diberikan bantuan paket sembako dengan alasan agar warga tetap di rumah sambil menunggu hasil swab.

“Karena kalau hasil swab (PCR) bisa keluar 5-7 hari, maka kita harapkan warga tidak keluar rumah dulu namun kita berikan bantuan paket sembako ini. Jadi kita tidak menunggu positif atau negatif, ketika rekom dari nakes harus isolasi mandiri setelah swab maka kita berikan bantuan ,” terang Edi.

Baca juga   Hari Pertama PPKM Darurat, Bupati Sukoharjo Pantau Rumah Makan

Menurut Edi, bantuan paket sembako ini bisa digunakan memenuhi kebutuhan pokok hingga 10 hari, dengan harapan sampai warga telah selesai melakukan isolasi mandiri. Ia menyebutkan jumlah bantuan paket sembako tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu.

Untuk diketahui, Tahun 2020 lalu hitungan bantuan paket sembako bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri per KK (dengan jumlah jiwa 3 orang) akan mendapatkan paket sembako 5 kg beras dan kebutuhan pokok lainnya, sementara tahun 2021 ini akan dihitung per jiwa. (*)

Share :

Baca Juga

Sejumlah pasien OTG yang semula menempati GOR Gelarsena mulai dipindahkan ke tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

51 Pasien OTG Asal Klaten Dipindahkan Ke Isolasi Terpusat Donohudan
Rokok ilegal yang ditemukan di Pasar Simo. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Rokok Ilegal Marak di Boyolali, Aparat Belum Bertindak
Ketua PAC PDIP Danurejan menyerahkan bantuan 3 ribu masker. (Foto: Istimewa

Peristiwa

Ajak Warga Taati Prokes, PAC PDIP Danurejan Bagikan 3 Ribu Masker
BAZNAS Kulonprogo menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga terdampak Covid-19. (Foto: Humas Kulonprogo)

Peristiwa

BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rp768,9 Juta Bagi Terdampak Covid-19
Serka Tutut Subagyo memantau proses vaksin AstraZeneca kepada masyarakat. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Serka Tutut Terlibat Langsung Monitoring Vaksin AstraZeneca
Koptu Ridwan lakukan Komsos patroli shelter covid-19. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Babinsa Koramil Tegalrejo Patroli Shelter Covid-19
Webinar Nasional bertajuk 'Peran Milenial dalam Membangkitkan Ekonomi UMKM' yang Akumandiri dan BPR MSA. (Foto: tangkapan layar webinar)

Peristiwa

BPR MSA Gelar Webinar Nasional Peran Milenial Bangkitkan UMKM
Vaksinasi bagi pekerja sektor transportasi dan juru parkir dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional 2021. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Harhubnas, Ratusan Juru Parkir Divaksinasi Covid-19