Home / Wisata

Rabu, 17 November 2021 - 15:06 WIB

BPPS Sleman Gelar Dialog dan Sarasehan Pemulihan Pariwisata Saat PPKM Level 2

BPPS Sleman dan Urban Hotel Management menggelar Sarasehan serta dialog pemulihan wisata. (Foto: Istimewa)

BPPS Sleman dan Urban Hotel Management menggelar Sarasehan serta dialog pemulihan wisata. (Foto: Istimewa)

NYATANYA.COM, Yogyakarta– Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) bekerjasama dengan Urban Hotel Management dan disupport BRI, menggelar saresehan dan dialog yang diikuti oleh 100 pelaku wisata dan UMKM wilayah Jateng, Jatim dan DIY.

Kegiatan sarasehan yang dihelat di Urban Punokawan Cupuwatu Resto, Selasa (16/11) menghadirkan 3 narasumber yaitu Ir Suparmono, MM yang merupakan Kadispar Sleman, Agung Sasongko SE, Mpar Ketua BPPS dan Joko Paromo, Spar Ketua PHRI Sleman dengan moderator Wahyudi Djaja SS MPd.

Ketua Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Sleman, Joko Paromo mengatakan pariwisata di Kabupaten Sleman sudah dibuka pada masa pandemi Covid-19 dengan penerapan protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

Hal ini dilakukan agar seluruh pihak baik pengelola objek wisata maupun wisatawan tetap merasa aman berwisata pada masa pandemi Covid-19.

Baca juga   Ini Update Terbaru Layanan DAMRI Tujuan YIA

“Daerah Sleman sendiri memang sifatnya pariwisata sudah dibuka, mengutamakan prokes kesehatan, harus kita jalankan semuanya sehingga posisi wisatawan pun tidak akan menimbulkan sesuatu yang complicated (kondisi rumit karena masih pandemi) di daerah Sleman,” jelasnya, Selasa (16/11/2021) pada Sarasehan dan Dialog Pelaku Wisata Jateng, Jatim, dan DIY bertajuk Pemulihan Pariwisata di masa Pandemi PPKM Level 2.

Terlebih menurut Joko, telah ada dukungan yang baik dan optimisme yang terus dilahirkan akan bangkitnya pariwisata di Sleman. Apalagi puluhan objek wisata telah tersertifikasi CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan.

“Kepala Dinpar (Dinas Pariwisata) Sleman juga menanggapi hal ini dengan baik dan sigap, bagaimana pariwisata di Sleman bisa bangkit lagi. Terutama ada 14 destinasi yang memenuhi CHSE,” jelas Joko.

Baca juga   Kampung Rejowinangun Masuk 50 Desa Wisata Terbaik ADWI 2021

Salah satu upaya menarik wisatawan agar berwisata sehat di Kabupaten Sleman, Joko menilai pentingnya event untuk menarik minat wisatawan misalnya penyelenggaraan event olahraga berbasis wisata.

Untuk kegiatan ada Sleman Tempel Run, Tour de Merapi kemudian ada turnamen golf, kita juga akan lakukan bagaimana membranding, bagaimana dengan kegiatan ini orang berkunjung ke Sleman,” ujarnya.

Adapun menghadapi Natal dan Tahun Baru 2022 yang dimungkinkan akan banyaknya wisatawan yang berkunjung, Joko menilai perlunya pertimbangan satuan gugus tugas Covid-19 apabila akan mengadakan acara.

“Untuk tahun baru kita memang sebenernya mau mengadakan kegiatan tapi saat ini masih menunggu perintah dari pusat ya. Tapi kita tetal prepare bahwa teman-teman satgas Covid-19 harus (siaga dan fokus) di titik-titik pariwisata untuk penjagaan secara ketat,” jelasnya.  (N2)

Share :

Baca Juga

Foto:nyatanya.com/Twitter DAMRI Indonesia

Wisata

Ini Update Terbaru Layanan DAMRI Tujuan YIA
Sejauh mata memandang, pesona alam Papua bisa terlihat, termasuk Danau Sentani. Barisan bukit-bukit lainnya nan hijau juga menambah keindahan kawasan wisata Bukit Teletubbies. (Foto: InfoPublik)

Wisata

Kemolekan Bukit Teletubbies yang Melahirkan Jutaan Imajinasi
Kepala Disparpora Kabupaten Magelang meninjau Vaksinasi Merdeka Candi Polres Magelang bagi pelaku pariwisata di Pendopo dr Soepardi Sawitan Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

‘Vaksinasi Merdeka Candi’ Sasar Pelaku Wisata dan Ekonomi Kreatif
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pinus Sari Mangunan dan di Desa Wisata Kaki Langit, Minggu (10/10/2021). Desa Wisata Kaki Langit Mangunan masuk dalam 50 desa wisata terbaik yang ditetapkan Kemenparekraf. (Foto: Humas Bantul)

Wisata

Desa Wisata Kaki Langit Mangunan, Masuk 50 Desa Wisata Kemenparekraf
Ilustrasi tempat wisata di DIY. (Foto:nyatanya.com/Igantius Anto)

Wisata

PPKM Level 4, Penutupan Tempat Wisata di DIY Juga Diperpanjang
Petugas Balai Konservasi Borobudur meneliti abu vulkanik Merapi. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

Candi Borobudur, Pawon dan Mendut Terdampak Abu Vulkanik Gunung Merapi
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno. (Foto: Kemenparekraf)

Wisata

Menparekraf Ingatkan, Covid-19 Naik Wisata Bakal Ditutup Lagi
Satu gelas Wedang Jancuk dengan gula batu di Angkringan DuaAtap Ngluwar dijual Rp6.000 per gelas. (Foto:Humas/beritamagelang)

Wisata

‘Wedang Jancuk’ Minuman Rempah Penambah Imun yang Laris di Tengah Pandemi