Home / Peristiwa

Kamis, 27 Mei 2021 - 23:36 WIB

BSI Migrasikan 1,18 Juta Rekening, Perluas Layanan di Semarang Raya, Solo, Yogyakarta dan Purwokerto

Direktur Utama BSI Hery Gunardi usai beraudiensi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: nyatanya.com/istimewa

Direktur Utama BSI Hery Gunardi usai beraudiensi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: nyatanya.com/istimewa

NYATANYA.COM, Yogya – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI memperluas layanannya. Bank syariah terbesar di Indonesia ini migrasikan 1,18 juta rekening guna memperkuat pelayanan kepada nasabah di regional Semarang, yang meliputi Semarang Kota, Semarang Raya, Solo, Yogyakarta dan Purwokerto. Jika dirinci, total rekening yang akan dimigrasikan tersebut berasal dari 62 cabang legacy BNI Syariah dan BRI Syariah serta mendapat dukungan penuh dari 50 outlet legacy Mandiri Syariah.

Langkah strategis itu bukan tanpa alasan. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, integrasi sistem layanan di Regional Semarang merupakan komitmen perusahaan mendorong pengembangan keuangan syariah dan meningkatkan literasi masyarakat. Penyatuan sistem layanan Regional Semarang juga merupakan rangkaian dari proses roll out BSI.

“Keberhasilan merger tidak hanya diukur dari sisi bagaimana kita menggabungkan organisasi tiga bank asal secara legal tetapi juga kemampuan menggabungkan dari sisi teknikal operasional dan jaringan,” kata Hery Gunadi.

Menurut Hery penyatuan sistem layanan ini mencakup migrasi rekening nasabah, kartu ATM, hingga mobile dan internet banking. Perseroan pun menjamin proses tersebut mengedepankan kenyamanan dan keamanan data nasabah. Selama proses integrasi sistem layanan, BSI memastikan nasabah tetap dapat melakukan aktivitas dan transaksi keuangan seperti biasa.

Oleh karena itu, untuk memastikan proses integrasi sistem layanan berjalan dengan baik Hery melakukan kunjungan ke BSI Area Yogyakarta pada Selasa (25/5/2021). Dalam kunjungannya, Hery juga melakukan silaturahmi dengan para stakeholder diantaranya Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Rektor Universitas Gajah Mada Panut Mulyono, dan Executive Director Shafiec Brian Edityanto.

Baca juga   Telur Nyamuk ber-Wolbachia Disebar di Sleman, Ini Maksudnya

Hery menjelaskan, dengan selesainya penggabungan 62 cabang Jawa Tengah membuka kesempatan lebih besar bagi Regional Semarang untuk memberikan pelayanan terbaik ke nasabah. Selain itu, penggabungan ini diharapkan menggenjot pertumbuhan bisnis, model operasional dan layanan di seluruh outlet Regional Semarang yang sesuai dengan standardisasi BSI.

Masa Integrasi, Nasabah Tak Perlu Khawatir Soal Pelayanan

Adapun proses penyatuan sistem layanan di Regional Semarang dimulai dengan kick off roll out dan auto migration sejak 3 Mei dan 18 Mei 2021. Acara tersebut merupakan bagian dari proses integrasi operasional cabang, layanan dan produk secara nasional yang telah dimulai sejak 1 Februari 2021 dan rencananya akan berlanjut hingga 30 Oktober 2021.

Terkait program besar itu, BSI telah melakukan training, sharing knowledge IT, hingga persiapan data nasabah yang akan dilakukan migrasi. Dalam proses tersebut nasabah bank asal secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia. Untuk fasilitas kartu, buku tabungan dan deposito, nasabah bisa melakukan migrasi secara bertahap hingga 31 Oktober 2021.

Baca juga   Liga Mahasiswa Muslim Yogyakarta (LMMY) Turun ke Jalan Gelar Aksi Kecam Diskriminasi Apartheid Israel

Selama proses migrasi, nasabah bank asal tak perlu khawatir sulit bertransaksi. BSI menjamin nasabah masih dapat menggunakan kartu ATM dan buku tabungan yang dimiliki sampai dengan cabang terkait berubah menjadi kantor cabang yang sudah terintegrasi. Nasabah dapat menggunakan jaringan ATM dari masing-masing bank asal.

Selain itu, nasabah dapat menggunakan ATM dari jaringan yang bekerja sama, yakni jaringan ATM Prima, ATM Bersama, dan GPN. BSI menargetkan pada 1 November 2021 seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia bisa terintegrasi. Hingga akhir 2021 BSI menjamin 100% nasabah bank asal akan memiliki akun di sistem baru bank syariah milik Himbara tersebut.

Nasabah pun bisa melakukan migrasi rekening secara digital dengan aplikasi BSI Mobile, atau hadir langsung ke kantor cabang BSI. Adapun migrasi rekening via digital bisa dilakukan pula melalui call center 14040, Whatsapp Business BSI, dan live chat Asiyah. Dalam periode migrasi nasabah dapat menyampaikan informasi bila terdapat perubahan nomor telepon dan surel.

Untuk memperlancar proses migrasi, BSI melakukan beberapa pendekatan diantaranya melalui media online yaitu direct message ke nasabah, media sosial hingga surel. Hal ini agar nasabah mendapatkan informasi terkait jadwal migrasi dengan tepat. (N5)

Share :

Baca Juga

Serma Hartono secara simbolis berikan masker kepada Ketua RT. FOTO: nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Wujud Kepedulian Babinsa, Serma Hartono Bagikan Masker
Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan penyemprotan disinfektan di area publik. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Klaten)

Peristiwa

Bupati Klaten Sri Mulyani Turun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Acara pembukaan TMMD Reguler Ke-111. (Foto:nyatanya.com/Penrem072/Pmk)

Peristiwa

TMMD Reguler Ke-111 Kodim 0734/Kota Yogyakarta Resmi Dibuka Walikota
Atikoh Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Nikah Dini untuk Mengurangi Beban Orang Tua, Bukan Solusi Tepat
Kios percontohan di kompleks Pasar Kowen Sidokarto. Foto: Nyatanya.com/Sulis

Peristiwa

BUMKal Karta Sembada Miliki Kios Percontohan
Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2020. (Foto:nyatanya.com/DiskominfoJtg)

Peristiwa

Bupati dan Ketua DPRD Sukoharjo Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2020
Bupati Demak Eisti’anah saat melantik kepala desa antarwaktu Desa Tlogorejo. Foto:nyatanya.com/Kominfo Demak

Peristiwa

Kades Diimbau Lakukan Lockdown Tingkat RT/ RW Jika Terjadi Lonjakan Covid-19
Upacara Perayaan HUT ke-75 Pemkot Surakarta berlangsung khidmad dan segerhana. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Gibran Rakabuming Raka, Pimpin Upacara Hut ke-75 Pemkot Surakarta